Pendidikan Tinggi yang Berkarakter Pancasila

Dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dinyatakan bahwa kurikulum pendidikan tinggi dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi untuk mencapai tujuan pendidikan tinggi. Tujuan pendidikan tinggi adalah menghasilkan lulusan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif mandiri, terampil, kompeten dan menjadi warga negara yang demokratis, bertanggung jawab dan berbudaya untuk kepentingan bangsa.

Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerjasama dengan Majelis Pendidikan (Mapen) mengembangkan program Inti Dasar Capaian Pendidikan (IDCP) dengan mengadakan Seminar Nasional bertajuk Peneguhan Karakter Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi. Melalui program IDCP diharapkan perguruan tinggi dapat mendorong program studi untuk menghasilkan lulusan yang mendunia, siap beradaptasi  dan mampu bersaing pada Era Industri 4.0.

IDCP adalah suatu rumusan baru yang dirancang untuk menjadi bagian solusi penting atas berbagai permasalahan bangsa. Proyeksi peran IDCP ke masa depan yaitu menjadi andalan untuk meningkatkan mutu lulusan pendidikan tinggi calon – calon pemimpin bangsa yang berilmu, mumpuni pada bidang tugasnya dan memiliki karakter terpuji. Untuk memberikan gambaran bagaimana implementasi IDCP di perguruan tinggi, Direktorat Pembelajaran bekerja sama dengan Mapen telah menyusun buku dengan judul Inspirasi Kepemimpinan Era Industri 5.0.

Melalui program IDCP, diharapkan perguruan tinggi di Indonesia menyiapkan dan mengembangkan kurikulum yang sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) dengan metode pembelajaran yang mengacu pada tujuan pendidikan tinggi dengan memanfaatkan teknologi, data dan informasi

Direktorat Pembelajaran mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta berkontribusi dalam penyusunan buku kepada Widijanto S. Nugroho, Ph.D., Prof. Dr. Ir. Sudjarwadi, M.Eng., Prof. Tian Belawati, Ph.D., Prof. Fuad Abdul Hamied, MA, Ph.D., Irid Agoes, Ph.D., Dr. Ismet P. Ilyas, M.Eng.Sc., Prof. Dr. M. Amin Abdullah., Prof. Dr. Marsudi Triatmodjo, SH, LL.M., Prof. Dr. Rizal Z. Tamin., Slamet Santoso Sarwono, MBA, DBA., Supra Wimbarti, M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Adil basuki Ahza, MS.

Sebelumnya pada Minggu (27/10/2019) telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang dipimpin oleh Paristiyanti selaku Direktur Pembelajaran, Ditjen Belmawa. Pertemuan tersebut dihadiri oleh beberapa narasumber antara lain Sudjarwadi (UGM), Supra Wimbarti (UGM), Fuad Abdul Hamid (UPI),  Amin Abdullah (UIN Sunan Kalijaga), Marsudi Triatmodjo (UGM), Adil Basuki Ahza (IPB), Tian Belawati (UT), Slamet S. Sarwono (Universitas Atma Jaya Yogyakarta), Ismet P. Ilyas (Politeknik Manufaktur Bandung), Rizal Z. Tamin (ITB), Irid Agoes (UI), Arqom Kuswanjono (UGM), Nanang T. Puspito (ITB), Radhiatul Fitri (Universitas Mercubuana Yogyakarta), Hendriati Agustiani (Unpad), Harjanto Prabowo (Universitas Binus), Epin Saepudin (ITB), dan I Wayan Sumandya (IKIP PGRI Bali). Turut hadir dari tim Direktorat Pembelajaran antara lain Sirin Wahyu Nugroho, Fajar Priyautama, Eni Susanti, Helsa Jumaipa, Pradipta Hendrawan P., Melly, Yuni, Tasya, dan Hafiz. Hasil rumusan pertemuan terkait pembahasan IDCP dilanjutkan pada Seminar Nasional dan launching buku “Inspirasi Kepemimpinan Era Revolusi Industri 4.0 menuju 5.0.

29/10/2019

HUBUNGI KAMI

Gedung D Lt 7, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270
Indonesia

021-57946073
021-57946072
ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id
top
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN © 2019. ALL RIGHTS RESERVED.