Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Kebangsaan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) - Kebangsaan adalah program Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti bekerjasama dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dengan melibatkan semua perguruan tinggi negeri di tanah air, dan beberapa perguruan tinggi swasta yang berminat dan memenuhi kriteria sebagai perguruan tinggi peserta KKN – Kebangsaan, sesuai dengan aturan yang ada dalam buku panduan operasional baku (POB). Kegiatan ini merupakan perwujudan dari konsep tridarma perguruan tinggi, karena memadukan dharma Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, sekaligus dalam satu kegiatan. Kegiatan KKN – Kebangsaan tidak hanya sekedar sebagai aktivitas pengabdian dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah masyarakat saja, akan tetapi dikembangkan sebagai media efektif bagi mahasiswa untuk melakukan proses pembekalan diri dalam membantu memberdayakan masyarakat, dan termasuk berbagai institusinya.

Kegiatan dilaksanakan oleh salah satu perguruan tinggi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), berdasarkan seleksi melalui pengajuan proposal oleh perguruan tinggi yang berminat menjadi pelaksana. Kuliah Kerja Nyata (KKN) - Kebangsaan dilaksanakan setiap 1 (satu) tahun sekali pada masa alih semester genap ke semester ganjil, dengan lama waktu pelaksanaan minimal 30 hari efektif. Peserta dalam kegiatan ini adalah mahasiswa aktif yang telah memenuhi syarat mengikuti Kuliah Kerja Nyata sebagaimana diatur oleh perguruan tinggi masing-masing, serta dinyatakan siap secara fisik dan mental dengan prestasi akademik terbaik.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Kebangsaan memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme mahasiswa Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  2. Membangun jejaring sebagai perekat nilai-nilai kebangsaan mahasiswa sebagai generasi muda penerus perjuangan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dimasa yang akan datang.
  3. Meningkatkan kemampuan leadership atau kepemimpinan organisasi pada tataran kerja nyata di masyarakat bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa masa depan.
  4. Mendorong dan memacu kegiatan pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat di daerah untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat (community empowerment).
  5. Memperkuat visi kebangsaan mahasiswa melalui kesempatan dan pengalaman hidup bersosialisasi dengan masyarakat berbeda dengan daerah asalnya, sehingga menumbuhkan jiwa toleransi dengan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai dan keragaman budaya Indonesia.
  6. Mengembangkan watak, karakter dan soft skill melalui penanaman jiwa dan nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, etos kerja dan tanggung jawab.

Dengan tujuan tersebut, maka Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memberikan dukungan sepenuhnya kepada perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk melaksanakan dan terlibat aktif dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Kebangsaan.

Lampiran :

Panduan