KJI KBGI 2019 Dorong Inovasi Mahasiswa dalam Rancangan Infrastruktur

Depok – Kompetisi Jembatan Indonesia XV dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia XI (KJI KBGI) 2019 telah resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa), Ismunandar di Gedung Direktorat Politeknik Negeri Jakarta, Depok, Jawa Barat pada Jumat (8/11/2019). Pembukaan ini turut dihadiri oleh Direktur Kemahasiswaan Ditjen Belmawa Didin Wahidin, Kepala Subdirektorat Penalaran dan Kreativitas, Direktorat Kemahasiswaan Ditjen Belmawa, Misbah Fikrianto serta Direktur Politeknik Negeri Jakarta Abdillah.

Dalam sambutannya, Ismunandar berpesan bahwa kemampuan kerjasama, kreativitas, inovasi dan strategi oleh seluruh peserta sangat penting untuk dikembangkan.

“Dalam KJI KBGI kali ini setiap peserta harus mengeksplorasi kemampuannya dalam perancangan, implementasi dan strategi. Peserta juga harus mengembangkan berbagai ide untuk membuat rancang bangun jembatan dan bangunan dengan berbagai bentuk dan struktur serta material agar memenuhi tema dan aturan yang telah ditentukan,” sebut Ismunandar.

Acara pembukaan KJI KBI 2019 diawali dengan tari Goyang Ngamprok dan pemaparan panduan mengenai Safety Induction. Kemudian dilanjutkan dengan parade dan defile dari setiap tim yang akan bertanding.

KJI KBGI 2019 dibuka dengan pemukulan gong dan penyerahan piala bergilir KJI KBGI dari perwakilan juara umum KBGI 2018 yang dipindahtangankan kepada Ismunandar dan kemudian diserahkan kepada Abdillah selaku Direktur Politeknik Negeri Jakarta.

Tahun ini, Politeknik Negeri Jakarta dipilih menjadi tuan rumah penyelenggara KJI KBGI 2019 dan diikuti 26 Perguruan Tinggi dari 13 provinsi di Indonesia. KJI diikuti sebanyak 24 tim yang akan mengikuti 3 kategori lomba yaitu Jembatan Rangka Baja Berskala Jalan Raya, Jembatan Model Pelengkung dan Jembatan Model Cable Stay. Sedangkan KBGI memiliki 1 kategori lomba yaitu Bangunan Gedung 12 Lantai Tahan Gempa yang akan diikuti oleh 10 tim.

Dirjen Belmawa, Ismunandar, berharap agar seluruh peserta dan Perguruan Tinggi dapat berkontribusi untuk kemajuan pendidikan tinggi di era Revolusi Industri 4.0. “Kita harus mendorong semua komponen untuk menggapai tujuan pendidikan yang utuh serta semakin memberikan kontribusi cerdas-berkualitas supaya dapat memperjuangkan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing,” tutup Ismunandar.  (HKLI/ETD)

08/11/2019

HUBUNGI KAMI

Gedung D Lt 7, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270
Indonesia

021-57946073
021-57946072
ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id
top
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN © 2019. ALL RIGHTS RESERVED.