Inovasi Pembelajaran PPG Prajabatan Ciptakan Lulusan Guru Profesional

Direktorat Jenderal Pembelajaran, dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Pendaftaran dan Seleksi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan tahun 2019 yang diselenggarakan di Jakarta, 31 Oktober 2019. Tujuan dari diadakannya rapat koordinasi ini adalah untuk berdiskusi dengan para rektor dan dosen berbagai Perguruan Tinggi mengenai persiapan seleksi dan upaya berbagai pihak dalam menghasilkan lulusan guru profesional.

Ismunandar selaku Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti, menyatakan dalam menghadapi perubahan zaman yang cukup pesat, para guru harus meyakinkan siswa bahwa pendidikannya berguna. “Kegiatan belajar mengajar di kelas tidak hanya sekedar sampai selesai proses tetapi juga menyampaikan esensi pembelajaran yang baik karena apa yang tertulis akan diterjemahkan melalui perilaku,” ujarnya.

Oleh sebab itu melalui rapat koordinasi ini para guru akan dipersiapkan untuk mengajar dalam tingkatan global tetapi tidak melupakan nilai-nilai nasional serta menerapkan pembelajaran aktif di kelas. Melalui proses PPG Prajabatan yang telah terstandarisasi, seseorang dapat dikatakan layak untuk menjadi guru yang berkualitas sesuai dengan kriteria dari diskusi oleh forum rektor dengan Dirjen Belmawa. Hal ini sesuai dengan UU nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Direktur Pembelajaran, Ditjen Belmawa, Paristiyanti Nurwardani menyampaikan dalam menghasilkan guru-guru yang berkualitas harus melakukan terobosan teknologi dan inovasi dalam bidang pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan menyiapkan Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) dalam program PPG Vokasi dalam menunjang kegiatan pembelajaran.

Acara ini dibuka oleh Uwes Anis Chaeruman selaku Kepala Subdirektorat Pembelajaran Khusus, Direktorat Pembelajaran, Ditjen Belmawa. Acara ini turut mengundang beberapa narasumber seperti Yusep Rosmansyah yang memberikan paparan mengenai Pengembangan Sistem Pendaftaran, Seleksi dan LMS PPG; Alfath Yanuarto yang membahas mengenai Evaluasi dan Pengembangan Sistem Aplikasi PPG yang Sudah Berjalan; Syawal Gultom yang memberikan paparan tentang Sistem Seleksi dan Tata Kelola PPG Prajabatan dan ALPTKI yang menjelaskan mengenai Kesiapan LPTK dalam Menyelenggarakan PPG Prajabatan Berbiaya mandiri. Acara ini diikuti 63 Rektor LPTK penyelenggara PPG dan didampingi 63 Koor PPG dari LPTK dan 63 tim IT PPG LPTK.

Pendaftaran Seleksi PPG Prajabatan 2019 akan dimulai pada bulan November 2019. Sesuai dengan Kepdirjen Belmawa nomor: 231/B/HK/2019 tentang Kuota Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan tahun 2019, 12.225 mahasiswa dari 13 bidang studi dapat mengikuti PPG Prajabatan di 63 Perguruan Tinggi penyelenggara. Seluruh peserta akan mengikuti seleksi administratif, akademik serta bakat minat kepribadian dan panggilan jiwa.

Harapannya, PPG Prajabatan Mandiri yang sudah disepakati bersama untuk dijalankan dapat membantu para guru untuk memenuhi panggilan jiwanya dengan menjadi guru-guru profesional yang memberikan pembelajaran aktif serta mudah beradaptasi dengan perkembangan zaman.

01/11/2019

HUBUNGI KAMI

Gedung D Lt 7, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270
Indonesia

021-57946073
021-57946072
ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id
top
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN © 2019. ALL RIGHTS RESERVED.