Ditjen Belmawa Resmikan Sky Bridge dan Resto Apung KKN Tematik Citarum Harum

Pada saat ini kondisi sungai Citarum sudah dikenal sebagai Sungai Terkotor di Dunia. Pemerintah memiliki visi agar sungai Citarum dapat menjadi bersih di tujuh tahun mendatang. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim) telah berkerja sama untuk mengimplementasikan visi tersebut.

Peresmian Sky Bridge dan Resto Apung Universitas Suryakancana di akhir tahun menjadi simbol kemajuan dan perkembangan Citarum Harum di desa Cikidang Bayabang, Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (06/12/2019). Peresmian ini turut dihadiri oleh Direktur Pembelajaran Paristiyanti Nurwardani, Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Maritim Kemenko Maritim Tubagus Haeru Rahayu, Staff Ahli Gubernur Jawa Barat Dady Iskandar beserta perwakilan dari Universitas Suryakancana.

Dalam sambutannya, Direktur Pembelajaran, Paristiyanti Nurwardani, menyampaikan bahwa terdapat beberapa tugas penting Ditjen Belmawa. “Pertama, melakukan penelitian terkait dengan penanganan pencemaran daerah aliran sungai citarum. Kedua, melakukan intervensi akademik terhadap berbagai macam visi dan misi Satuan Tugas (Satgas) atas dasar Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018. Ketiga, menggerakan dosen dan mahasiswa untuk melakukan edukasi agar terjadi mindset terkait dengan penanganan pencemaran limbah di daerah aliran sungai dengan indikator agar kualitas air sungai Citarum menjadi bersih.”

Dengan ketiga tugas tersebut Ditjen Belmawa membuat sistem KKN Tematik Citarum Harum yang berkerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sistem tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Kemenko Maritim yang sudah bergerak selama dua tahun melibatkan kurang lebih 100 perguruan tinggi dari dosen penggerak hingga mahasiswa.

Paristiyanti juga menambahkan bahwa Cianjur sangat di kenal sebagai supplier tenaga kerja terbanyak ke luar negeri. “Saya ingin merubah image tersebut, dengan Citarum Harum ini kita akan mencoba menyiapkan SDM Unggul untuk Indonesia Maju. Bagi para mahasiswa, jadikan Taman Jagabaya dan KKN Tematik Citarum Harum menjadi laboratorium bisnis sambil menangani pencemaran lingkungan Citarum harum, yang tentunya sesuai dengan Tri Dharma perguruan tinggi,” pungkasnya.

KKN Tematik Citarum Harum juga ingin menciptakan desa bernuansa seperti Kampung Inggris di Jawa Timur. Rencana ini mendapat dukungan dari Kemenko Maritim dan pemerintah provinsi Jawa Barat karena menjadi kampung satu satunya di Jawa Barat yang menggunakan konsep tersebut. Harapannya, program ini dapat menjadi pemantik bagi desa lainnya untuk melakukan hal serupa. (HKLI/MIA)

09/12/2019

HUBUNGI KAMI

Gedung D Lt 7, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270
Indonesia

021-57946073
021-57946072
ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id
top
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN © 2019. ALL RIGHTS RESERVED.