Direktorat Kemahasiswaan

Tentang Direktorat Kemahasiswaan

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Bidikmisi

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Program Afirmasi Adik bagi Putra-Putri Papua

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Progam Afirmasi Pendidikan Tinggi bagi Putra-Putri Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (Adik 3T)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Program Mahasiswa Wirausaha (PMW)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Program Hibah Bina Desa (PHBD)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Bantuan Dana Pemberdayaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Program Cooperative Academic Education (Co-op) dan Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Mahasiswa Berprestasi (Mawapres)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Tingkat Menengah

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
National University Debating Championshit (NUDC) dan World Universities Debating Championship (WUDC)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA-PT)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Musabaqa Tilawatil Qur'an (MTQ) Mahasiswa Nasional

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Asean University Games (AUG) Mahasiswa

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Pekan Olahraga Mahasiswa Tingkat Nasional (POMNas)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Sukan Malaysia dan Indonesia (Sukmalindo) Bidang Olahraga

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.
Sistem Informasi Pendidikan dan Dunia Kerja (Sindikker)

Tugas Pokok Direktorat Kemahasiswaan

Direktorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, fasilitasi, pengawasan dan pengendalian, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang kemahasiswaan.

Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Fasilitasi di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa,
    kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang penalaran, kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja; dan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat.

PEKSIMINAS

Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS)

Pekan Seni Mahasiswa Nasional  (PEKSIMINAS) merupakan ajang lomba seni bagi mahasiswa seluruh Indonesia yang tergabung dalam Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI). Peksiminas bertujuan untuk meningkatkan kegiatan ekstra kurikuler kemahasiswaan di Perguruan Tinggi melalui minat, bakat dan kemampuan para mahasiswanya khususnya di bidang seni, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan praktis  mahasiswa dalam menumbuhkan apresiasi tehadap seni, baik seni suara, seni pertunjukan, penulisan sastra, dan seni rupa. Melalui Peksiminas, dapat terjalinnya kerjasama antar mahasiswa dari berbagai daerah untuk mempererat rasa persaudaraan dalam rangka keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peksiminas berlangsung sejak 1991 dan dilaksanakan 2 (dua) tahun sekali oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Dalam program ini, Badan Pembina seni mahasiswa Indonesia (BPSMI) menunjuk salah satu pengurus daerah BPSMI sebagai panitia penyelenggara. Pesertanya merupakan mahasiswa yang menjadi perwakilan daerahnya masing-masing berdasarkan hasil seleksi Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) yang diselenggarakan oleh masing-masing BPSMI. Nantinya, para peserta yang berhasil lolos seleksi Pekan Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA),  akan mewakilkan daerahnya masing-masing di Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS).

Kegiatan ini bersifat kompetisi yang terdiri dari 15 tangkai  perlombaan  dalam bidang  seni dan budaya. Adapun tangkai perlombaan tersebut terdiri dari:( a) lomba tari kreasi baru, (b) lomba menyanyi pop hiburan, (c) lomba vocal group,(d) lomba menyanyi kroncong , (e) lomba menyanyi seriosa, (f) lomba menyanyi dangdut, (g) lomba membaca puisi, (h) lomba membaca monolog, (i) lomba melukis, (j) lomba membuat design poster, (k) lomba fotografi, (l) lomba penulisan cerita pendek (cerpen), (m) lomba penulisan puisi, (n) lomba penulisan lakon, (o) dan lomba pembuatan komik strip. Meskipun Peksiminas ini bersifat kompetisi umum, namun mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi selalu mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta  adanya kebersamaan dalam mengembangkan minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni dan budaya.

PESPARAWI

Undangan Delegasi PESPARAWI XV 2018

Yth.

  1. Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri
  2. Pemimpin Perguruan Tinggi Swasta
    di seluruh Indonesia

Menidaklanjuti Surat Direktur Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti, Nomor 274/B3.3/KM/2018 tanggal 24 Januari 2018 perihal penunjukan Universitas Papua, STIH Bintuni, dan STIMIK Kreatindo Manokwari sebagai penyelenggara bersama Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) XV Tahun 2018, dengan ini kami mengundang perguruan tinggi Saudara untuk ikut berpartisipasi dan mengirimkan delegasi dalam PESPARAWI XV Tahun 2018, yang akan dilaksanakan pada:

Tanggal : 14-19 Juli 2018
Tempat : Universitas Papua, STIH Bintuni, dan STMIK Kreatindo Manokwari

Perlu kami sampaikan bahwa periode pendaftaran PESPARAWI XV 2018 adalah 1 s.d. 31 Maret 2018, selanjutnya ketentuan pendaftaran dan informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman http://pesparamanas15mkw.com.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Saudara kami ucapkan terima kasih.

Direktur Jenderal,

TTD

Intan Ahmad

Tembusan:

  1. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
  2. Direktur Kemahasiswaan, Ditjen Belmawa
  3. Koordiantor Kopertis Wilayah I-XIV
  4. Rektor Universitas Papua
  5. Ketua STIH Bintuni
  6. Ketua STIMIK Kreatindo Manokwari

Lampiran :

  1. Undangan Delegasi Pesparawi 2018

MTQMN

Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN)

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa serta mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Republik Indonesia No.12 Th. 2012 Tentang Pendidikan Tinggi dan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No.182A tahun 1988 dan No.48 Tahun 1988 tentang Organisasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) maka dirasa perlu adanya pembinaan mental dan spiritual bagi mahasiswa sebagai upaya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan pemahaman dan penghayatan terhadap isi kandungan Al-Qur’an. Salah satu sarana mewujudkan hal itu adalah menyelenggarakan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN).

Dengan Semangat Ukhuwah Islamiyah, MTQMN menyiapkan Generasi Qur’ani, membentuk mahasiswa yang Beriman, Bertakwa dan Berakhlaqulkarimah, dan menjadi sarana aktualisasi Al Qur’an dan Penguat Ukhuwah Islamiyah, serta membentuk mahasiswa yang aktif, kreatif dan berjiwa Qur’ani untuk generasi umat muslim di masa depan. Kegiatan ini dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengembangkan soft skill di bidang Al Qur’an,  mengaktualisasikan nilai-nilai kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan mahasiswa, serta pemahaman nilai – nilai seni budaya Islami dikalangan mahasiswa.

Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan AlQur’an.
  2. Meningkatkan Syiar dan Ukhuwwah Islamiyah antar perguruan tinggi se Indonesia.
  3. Melestarikan seni dan budaya Qur’ani bangsa Indonesia.

Terdapat beberapa bidang yang di Musabaqahkan dalam kegiatan ini, di antara lain adalah lomba membaca Al-Qur’an dengan bacaan Imam ‘Ashim riwayat Hafsh dengan martabat mujawwad, lomba Tadarrus Al-Qur’an dengan bacaan murattal, lomba Menghafal Al-Qur’an 1 juz, lomba

menghafal Al-Qur’an 5 juz, lomba menghafal Al-Qur’an 10 juz, musabaqah dengan bacaan riwayat Warsy atau Qalun dengan martabat mujawwad, lomba pemahaman isi kandungan Al-Qur’an, lomba analisis kajian tentang Al-Qur’an, lomba menulis indah Al-Qur’an (Kaligrafi), lomba menulis karya ilmiah tentang ilmu pengetahuan dan kehidupan sosial yang di kaitkan dengan isi kandungan Al-Qur’an,  debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dalam Bahasa Arab, debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dalam Bahasa Inggris, lomba desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an.

Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) ini di tujukan kepada seluruh mahasiswa di Indonesia baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta. Peserta MTQMN adalah mahasiswa yang masih aktif di perguruan tinggi dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau Surat aktif dan surat pembayaran SPP terakhir pada tahun pelaksanaan kegiatan, serta harus mendapatkan Surat rekomendasi atau Surat Tugas yang dikeluarkan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi.

POMNAS

Pekan Olah Raga Mahasiswa Nasional (POMNAS)

Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) merupakan ajang kompetisi cabang Olah Raga yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa di Indonesia. Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, melalui organisasi Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) yang di dasari oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Pelaksanaan Pomnas di delegasikan kepada Pengurus Provinsi Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia  (Pengprov BAPOMI) namun tetap di bawah tanggung jawab Pengurus Pusat Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia. Pekan Olahraga Mahasiswa Tingkat Nasional (POMNAS) telah berlangsung sejak 1951 dan diselenggarakan setiap 2 (dua) tahun sekali, dengan waktu penyelenggaraan  di sesuaikan  kalender akademik perguruan tinggi yang telah ditentukan melalui Rapat Kerja Nasional, paling lambat 1 (satu) tahun sebelum penyelenggaraan POMNAS.

Setiap Pengurus Provinsi BAPOMI (Pengprov BAPOMI) berhak mengajukan permohonan tertulis (proposal) untuk menjadi calon penyelenggara POMNAS kepada Pengurus Pusat Bapomi , waktu pengajuan selambat lambatnya 24 (dua puluh empat) bulan sebelum penyelenggaraan POMNAS. Permohonan tertulis berisi uraian yang menggambarkan kelayakan terutama terkait fasilitas, ketersediaan sumberdaya manusia dan faktor-faktor pendukung lainnya.

Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) di selenggarakan dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Memupuk dan meningkatkan persatuan, kebersamaan, persahabatan antar-mahasiswa se Indonesia.
  2. Memupuk dan meningkatkan kesadaran Berbangsa dan Bernegara berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
  3. Meningkatkan dan mengembangkan minat dan bakat olahraga mahasiswa.
  4. Meningkatkan kebugaran jasmani, disiplin, dan sportivitas mahasiswa.
  5. Meningkatkan dan mengembangkan prestasi olahraga mahasiswa.
  6. Membantu pemerintah dalam peningkatan dan pengembangan prestasi olahraga nasional dan Internasional.
  7. Menanamkan pendidikan karakter pada mahasiswa melalui olahraga.

Para peserta dalam kompetisi ini merupakan mahasiswa aktif di seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia, nantinya para mahasiswa dapat mewakilkan masing-masing perguruan tinggi dan berpartisipasi sebagai atelit di setiap cabang olahraga yang di lombakan. Adapun persyaratan bagi para mahasiswa yang berpartisipasi menjadi atlet dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) adalah sebagai berikut:

  1. Atlet peserta adalah warga negara Indonesia dan harus berstatus mahasiswa aktif (Program Diploma dan Sarjana) pada perguruan tinggi yang dibina oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (termasuk Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan).
  2. Atlet peserta harus didaftarkan dan tergabung dalam satu kontingen Provinsi.
  3. Atlet harus mengisi data pribadi, asal perguruan tinggi, dan prestasi terbaik yang pernah diraihnya.
  4. Atlet peserta harus memenuhi syarat sebagai mahasiswa yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa serta surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan yang bersangkutan.
  5. Pimpinan Kontingen harus mengisi dan menyerahkan formulir yang berisi jumlah atlet pada setiap cabang olahraga yang diikuti.
  6. Seorang atlet hanya dapat mengikuti salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan/diperlombakan.
  7. Pimpinan Kontingen harus menyampaikan daftar nama dan pas foto setiap atlet peserta.
  8. Atlet peserta wajib saling menghormati, bertanding secara jujur, tidak melakukan tindak kekerasan dan tunduk pada peraturan pertandingan sesuai cabang olahraga yang diikutinya.

POM Asean

Asean University Games (POMASEAN )

Asean University Games (POMASEAN) adalah suatu kegiatan dibidang olahraga untuk membangun persahabatan dan perdamaian para mahasiswa di tingkat Asean. Program ini merupakan ajang kompetesi olahraga sebagai perwujudan semangat kebersamaan dan persahabatan antar mahasiswa di kawasan asia tenggara, meningkatkan dan mengembangkan minat olahraga mahasiswa, serta meningkatkan kesegaran jasmani, disiplin dan sportifitas mahasiswa.

Dalam Asean University Games terdapat 11 negara yang ikut berpartisipasi diantaranya Thailand, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Singapura, Philipina, Kamboja, Laos, Timor Leste, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Sebagai ajang kompetisi olah raga mahasiswa di tingkat Asean, terdapat 17 cabang olah raga yang dilombakan pada Asean University Games yaitu Atletik, Basket, Bulu Tangkis, Sepak Bola, Sepak Takraw, Berenang, Tennis Meja, Bola Volley, Memanah, Volley Pantai, Catur, Lompat Indah, Hockey, Futsal, Golf, dan Judo.

Keikutsertaan dalam Asean University Games / POMASEAN merupakan bentuk partisipasi Indonesia sebagai bagian anggota dari organisasi olahraga mahasiswa negara-negara kawasan Asia Tenggara. Ajang kompetisi ini sudah berlangsung sejak 1981 dan diselenggarakan dua tahun sekali dengan tuan rumah secara bergantian sesuai dengan kesepakatan.

Para peserta yang akan mewakili Indonesia untuk menjadi atlit dalam ajang Asean University Games/POMASEAN adalah para mahasiswa yang telah ikut serta dalam kejuaraan Nasional seperti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas), Sukan Malaysia Indonesia (SUKMALINDO) dan telah meraih kemenangan dalam kejuaraan tersebut. Selain olahraga yang menjadi pusat perhatian dalam kegiatan ini, kebudayaan juga turut serta ditampilkan. Mahasiswa dari universitas yang terpilih akan menampilkan kebudayaan Indonesia dalam ajang Asean University Games/POMASEAN ini.

Tujuan di selenggarakannya Asean University Games/POMASEAN adalah sebagai berikut:

  1. Menjalin persahabatan antar mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa dari Negara ASEAN.
  2. Meningkatkan citra bangsa Indonesia di forum Internasional melalui keikutsertaan mahasiswa Indonesia dibidang olahraga Internasional.
  3. Mendorong peningkatan prestasi olahraga mahasiswa Indonesia sehingga mampu menunjang olahraga Nasional.
  4. Mendorong mahasiswa memiliki daya saing dan kompetisi serta meraih prestasi yang maksimal dalam bidang olahraga di kawasan ASEAN dan Internasional.
  5. Memberikan motivasi mahasiswa Indonesia untuk mampu mengembangkan wawasan Internasional khususnya dalam bidang olahraga.

SUKMALINDO

Sukan Malaysia dan Indonesia (SUKMALINDO)

Sukan Malaysia dan Indonesia (SUKMALINDO) adalah suatu kegiatan dibidang olahraga untuk membangun persahabatan dan perdamaian  antarmahasiswa di dua Negara yaitu Malaysia dan Indonesia. Selain itu Sukmalindo diharapkan mampu membangun networking antara Malaysia dan Indonesia. Sukmalindo dilaksanakan setiap satu tahun sekali secara bergantian antara Malaysia dan Indonesia. Pertandingan persahabatan olahraga antara dua negara, Malaysia dan Indonesia ini diselenggarakan untuk mempererat tali persaudaraan dan persahabatan mahasiswa antara dua negara yang serumpun.

Kegiatan SUKMALINDO juga dapat meningkatkan pemahaman dan persepsi mahasiswa untuk menjadi generasi muda yang unggul demi kemajuan negara dan bangsanya masing-masing. Hal ini sangat penting dilakukan sebagai bagian dari mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

SUKMALINDO di selenggarakan dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Menjalin persahabatan antarmahasiswa Indonesia dengan mahasiswa dari negara Malaysia.
  2. Meningkatkan citra bangsa Indonesia di forum Internasional melalui keikutsertaan mahasiswa Indonesia.
  3. Mendorong peningkatan prestasi olahraga mahasiswa Indonesia sehingga mampu menunjang olahraga nasional.
  4. Mendorong mahasiswa memiliki daya saing dan kompetisi serta meraih prestasi yang maksimal dalam bidang olahrga di kawasan ASEAN dan Internasional.
  5. Memberikan motivasi mahasiswa Indonesia untuk mampu mengembangkan wawasan Internasional khususnya dalam bidang olahraga.

Terdapat 5 (lima) cabang olahraga yang di pertandingkan dalam kegiatan ini antara lain Badminton putra-putri, Sepak Takraw Putra-putri, bola voli putra-putri, futsal dan panahan. Para peserta yang akan mewakili Indonesia untuk menjadi atlit dalam ajang Sukan Malaysia Indonesia (SUKMALINDO) adalah para mahasiswa yang telah ikut serta dalam kejuaraan Nasional seperti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) dan telah meraih kemenangan dalam kejuaraan tersebut.

Selain olahraga yang menjadi pusat perhatian dalam kegiatan ini, kebudayaan juga turut serta ditampilkan. Malaysia dan Indonesia saling menampilkan kebudayaan yang dimiliki negaranya masing-masing. Tidak hanya para atlit saja yang akan berpartisipasi dalam kegiatan ini, Mahasiswa dari universitas yang terpilih juga akan ikut berpartisipasi dalam ajang SUKMALINDO dan berkesempatan untuk menampilkan kebudayaan Indonesia.

Universiade

Universiade

Universiade adalah ajang olahraga internasional yang diselenggarakan oleh International University Sports Federation (FISU)untuk atlet-atlet dari seluruh Universitas atau Perguruan Tinggi. Kata Universiade merupakan gabungan dari kata University dan Olympiade. Kompetisi olahraga ini termasuk dalam tingkat Internasional dan di ikuti oleh seluruh mahasiswa dari berbagai negara, di seluruh dunia. Kegiatan ini berlangsung sejak 1959 dan dilaksanakan secara rutin selama 2 (dua) tahun sekali. Mahasiswa di Indonesia yang menjadi peserta dalam Universiade ialah mahasiswa dari universitas terpilih serta para atelit yang berjuang di kompetisi tingkat nasional dan internasional seperti POMNAS, Asean University Games (POM ASEAN), dan Sukan Malaysia Indonesia (SUKMALINDO). Seluruh mahasiswa yang menjadi peserta dalam ajang Universiade akan mewakili Indonesia dan mengharumkan nama bangsa dengan berkompetisi secara sehat.

Dengan berpartisipasinya Indonesia dalam ajang Universiade dapat meningkatkan prestasi mahasiswa di Indonesia melalui kompetisi olahraga di tingkat Internasional, serta menjalin persahabatan dengan seluruh mahasiswa dari perguruan tinggi di berbagai negara.

BAPOMI

Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI)

Mahasiswa Indonesia dituntut tidak hanya tekun dalam bidang keilmuan yang bersifat kognitif, tetapi juga harus aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler diantaranya ialah olahraga. Untuk dapat mewadahi dan sekaligus mengembangkan minat serta bakat mahasiswa, maka telah di bentuk suatu organisasi yang mengoordinasikan aktifitas mahasiswa di bidang olahraga pada perguruan tinggi negeri dan swasta dengan tujuan akhir mencapai cita-cita bangsa dan negara Indonesia yang berlandaskan falsafah negara Pancasila serta berdasarkan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Badan Pembina Olahraga mahasiswa Indonesia (BAPOMI) merupakan satu-satunya badan yang bertanggung jawab  terhadap olahraga mahasiswa dan membantu pemerintah dalam membuat kebijakan nasional dalam bidang pengelolaan, pembinaan, pengembangan olahraga mahasiswa nasional di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. BAPOMI sendiri dibentuk pada tanggal 9 April 1987 untuk waktu yang tidak terbatas, berazaskan Pancasila, dan berdasarkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Status BAPOMI adalah organisasi pembina olahraga mahasiswa yang berwenang dan bertanggung jawab mengelola, membina, mengembangkan, dan mengoordinasikan setiap dan seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga mahasiswa di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Organisasi Bapomi dibentuk dalam tingkat nasional (Pengurus Pusat Bapomi) dan tingkat Provinsi (Pengprov Bapomi) dengan struktur berdasarkan tugas pokok dan fungsi yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kualitas manusia Indonesia dan membina serta memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa melalui pembinaan olahraga di kalangan mahasiswa secara nasional.
  2. Memasyarakatkan olahraga di perguruan tinggi dalam rangka tercapainya tujuan olahraga di kalangan mahasiswa.
  3. Menfasilitasi dalam peningkatan dan pengembangan prestasi olahraga mahasiswa yang dilaksanakan pembinaannya di perguruan tinggi dalam rangka menunjang prestasi olahraga nasional.

Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) memiliki tugas sebagai berikut:

  1. Membantu Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dalam membuat kebijakan nasional dalam bidang pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan olahraga mahasiswa pada tingkat nasional.
  2. Mengoordinasikan badan pembina olahraga mahasiswa Indonesia tingkat provinsi (Pengprov Bapomi).
  3. Menfasilitasi perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dalam melaksanakan kegiatan olahraga di perguruan tinggi.
  4. Menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional yang dalam pelaksanaannya dapat didelegasikan kepada Pengprov Bapomi.
  5. Membantu dan mendukung penyelenggaraan single event / kejuaraan-kejuaraan cabang olahraga yang dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi.
  6. Melaksanakan evaluasi dan pengawasan untuk mencapai konsistensi antara kebijakan dan pelaksanaan.

BPSMI

Badan Pembina Seni Indonesia (BPSMI)

Badan Pembina Seni Indonesia (BPSMI) merupakan organisasi yang bertanggung jawab dalam hal pembinaan dan pengembangan seni mahasiswa di Indonesia. BPSMI merupakan satu-satunya badan yang bertanggung jawab  terhadap seni mahasiswa dan membantu pemerintah dalam membuat kebijakan nasional dalam bidang pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan seni mahasiswa nasional di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Organisasi BPSMI dibentuk dalam tingkat nasional (Pengurus Pusat BPSMI) dan tingkat Provinsi (Pengurus provinsi BPSMI) dengan struktur berdasarkan tugas pokok dan fungsi yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

Badan Pembina Seni Indonesia (BPSMI) dibentuk dengan tujuan sebagai berikut:

  • Membina dan mengembangkan apresiasi seni bagi mahasiswa.
  • Membina dan mengembangkan minat dan bakat mahasiswa.
  • Memupuk persatuan dan kesatuan mahasiswa Indonesia melalui seni.
  • Meningkatkan kerjasama nasional dan internasional dalam bidang seni.

Badan Pembina Seni Indonesia (BPSMI) memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Membina minat dan bakat mahasiswa dalam bidang seni.
  • Mengelola kegiatan seni mahasiswa Indonesia baik tingkat daerah, regional, nasional dan internasional.
  • Mengembangkan potensi minat dan bakat mahasiswa dalam bidang seni.
  • Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan seni mahasiswa tingkat pusat dan daerah.
  • Meningkatkan kualitas seni mahasisawa Indonesia dan membina serta memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa melalui pembinaan seni secara nasional.
  • Memasyarakatkan seni di perguruan tinggi dalam rangka tercapainya tujuan seni di kalangan mahasiswa.

PHBD

Program Hibah Bina Desa (PHBD)

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dalam pasal 13 ayat 2 menyatakan bahwa mahasiswa secara aktif mengembangkan potensinya dengan melakukan pembelajaran, pencarian kebenaran ilmiah, penguasaan, pengembangan, dan pengamalan suatu cabang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk menjadi ilmuwan, intelektual, praktisi, dan profesional yang berbudaya. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk terjun membangun desa melalui Program Hibah Bina Desa (PHBD). PHBD yang dimulai sejak tahun 2011 merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang di inisiasi oleh mahasiswa dan sekaligus merupakan implementasi dari konsep Bela Negara yang dalam pelaksanaannya terus mengalami peningkatan, baik jumlah proposal, kuota hibah maupun jumlah organisasi mahasiswa dan perguruan tinggi yang menjadi pengusul.

PHBD adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta melalui Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa. Mahasiswa pelaksana PHBD ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera. Di sisi lain, masyarakat desa diharapkan mampu menemukan dan mengembangkan potensi yang sudah ada untuk diwujudkan menjadi kegiatan nyata atau mengembangkan kegiatan yang telah dirintis masyarakat menjadi lebih berkembang dan bermanfaat sehingga dapat mewujudkan ketahanan nasional di wilayah Republik Indonesia.

Pelaksanaan Program Hibah Bina Desa (PHBD) sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini. Program ini dapat membuka kesempatan mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembangunan, melalui program pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari pelaksanaan Program Hibah Bina Desa (PHBD) yaitu:

  1. Membantu mengatasi permasalahan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan yang dihadapi masyarakat desa melalui upaya peningkatan kesadaran/sikap, wawasan/pengetahuan dan keterampilan.
  2. Menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi yang dilaksanakan dalam tim kerja yang bersifat interdisipliner dan kolaboratif.
  3. Membangun kemitraan dengan stakeholder terkait dalam mewujudkan program.
  4. Menjadikan lokasi PHBD sebagai desa binaan kampus.

Lingkup bidang Program Hiba Bina Desa meliputi pendidikan, pertanian, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. Kegiatan yang diusulkan oleh mahasiswa harus bersifat strategis dan berkelanjutan berdasarkan potensi dan identifikasi masalah masyarakat. Pengusul dalam PHBD adalah kelompok mahasiswa aktif program Sarjana atau Diploma yang tergabung di dalam organisasi kemahasiswaan baik Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) maupun lembaga eksekutif mahasiswa dan disetujui oleh Pemimpin Perguruan Tinggi pelaksana. Program ini memiliki beberapa tahapan yang harus di lewati pengusul diantaranya ialah penulisan dan pengumpulan pra-proposal, serta penulisan dan pengumpulan proposal sesuai dengan kriteria yang tertera dalam pedoman Program Hibah Bina Desa (PHBD).

Panduan          : Pedoman PHBD 2019 Final

Website          : http://phbd.dikti.go.id/

LKMM-TM

Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa – Tingkat Menengah (LKMM – TM)

Berdasarkan Undang Undang Negara Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang Undang Negera Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengelolaan Pendidikan Tinggi, maka di bentuk program yang menjadi bentuk upaya untuk memberi bekal pengetahuan dan keterampilan manajerial dalam mengelola berbagai organisasi kemahasiswaan yang perlu dimiliki oleh para mahasiswa, terutama para mahasiswa yang terlibat langsung dan aktif di dalam kepengurusan organisasi kemahasiswaan baik di tingkat program studi, fakultas, maupun di tingkat universitas melalui pelatihan – pelatihan, salah satunya adalah Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sejak tahun 1989.

Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa – Tingkat Menengah (LKMM – TM) merupakan program atau kegiatan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan manajerial organisasi bagi mahasiswa khususnya yang aktif berorganisasi serta membekali mahasiswa dengan wawasan dan keterampilan mengkoordinasi dan membina tim kerja dalam suatu kelembagaan. Tujuan dari program LKKM – TM adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki wawasan tentang kondisi lingkungan yang ikut mempengaruhi eksistensi dari lembaga yang dipimpin. Hal ini berarti bahwa mahasiswa perlu menguasai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dari lembaga atau organisasi di mana ia terlibat dan memiliki wawasan yang luas tentang keterkaitan antara perguruan tinggi dengan berbagai sub-sistem masyarakat.
  2. Mampu menjabarkan tujuan umum dari lembaga yang dipimpinnya dalam program-program kerja yang mempunyai sasaran yang realistik sesuai dengan kondisi “Here and Now”.
  3. Mampu berdikusi / bertukar pikiran dengan sikap ilmiah.
  4. Mampu menganalisa kekuatan dan kelemahan lembaga atau organisasi yang dipimpinnya, serta mampu mengantisipasi berbagai hambatan maupun peluang yang ada dalam usaha merealisasikan program kerja yang telah disusun.
  5. Mampu merumuskan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh organisasi yang dipimpinnya dan mampu mentrandormasi masalah yang dihadapi organisasi menjadi target yang harus dicapai dalam rangka pemecahan masalah itu.
  6. Mampu “mengamankan” keputusan yang telah diambil atau dengan kata lain mampu mengkoordinasi kerja kelompok untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

LKMM tingkat Menengah ini diperuntukkan bagi para mahasiswa semester III yang perlu dibekali dengan berbagai kesiapan dalam menghadapi semester-semester berikutnya yang lebih berat dengan tugas-tugas intra, ko dan ekstra kurikuler, serta harus didukung dengan kedisiplinan, manajemen diri dan kelompok, pengambilan keputusan, dan kemampuan mengungkap gagasan agar dapat lebih berprestasi di banyak bidang dan dapat menyelesaikan studi secara tepat waktu. Peserta pelatihan adalah para mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Pernah mengikuti LKMM tingkat dasar atau pelatihan setara.
  • Masih terdaftar dan aktif di perguruan tinggi (semester III – VII).
  • Aktif sebagai pengurus organisasi intra atau antarperguruan tinggi.
  • IPK semester minimal 2,5.
  • Mengirim Biodata (CV) dan pasfoto ukuran 3×4 sebanyak 3 (tiga) lembar.
  • Mengirim surat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan.

Bersedia mengenakan jaket almamater dan menaati tata tertib dan ketentuan ketika penyelenggaraan.

Lampiran :
Panduan

KKN Kebangsaan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Kebangsaan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Kebangsaan adalah program Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti bekerjasama dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dengan melibatkan semua perguruan tinggi negeri di tanah air, dan beberapa perguruan tinggi swasta yang berminat dan memenuhi kriteria sebagai perguruan tinggi peserta KKN – Kebangsaan, sesuai dengan aturan yang ada dalam buku panduan operasional baku (POB). Kegiatan ini merupakan perwujudan dari konsep tridarma perguruan tinggi, karena memadukan dharma Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, sekaligus dalam satu kegiatan. Kegiatan KKN – Kebangsaan tidak hanya sekedar sebagai aktivitas pengabdian dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah masyarakat saja, akan tetapi dikembangkan sebagai media efektif bagi mahasiswa untuk melakukan proses pembekalan diri dalam membantu memberdayakan masyarakat, dan termasuk berbagai institusinya.

Kegiatan dilaksanakan oleh salah satu perguruan tinggi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), berdasarkan seleksi melalui pengajuan proposal oleh perguruan tinggi yang berminat menjadi pelaksana. Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Kebangsaan dilaksanakan setiap 1 (satu) tahun sekali pada masa alih semester genap ke semester ganjil, dengan lama waktu pelaksanaan minimal 30 hari efektif. Peserta dalam kegiatan ini adalah mahasiswa aktif yang telah memenuhi syarat mengikuti Kuliah Kerja Nyata sebagaimana diatur oleh perguruan tinggi masing-masing, serta dinyatakan siap secara fisik dan mental dengan prestasi akademik terbaik.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Kebangsaan memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme mahasiswa Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  2. Membangun jejaring sebagai perekat nilai-nilai kebangsaan mahasiswa sebagai generasi muda penerus perjuangan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dimasa yang akan datang.
  3. Meningkatkan kemampuan leadership atau kepemimpinan organisasi pada tataran kerja nyata di masyarakat bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa masa depan.
  4. Mendorong dan memacu kegiatan pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat di daerah untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat (community empowerment).
  5. Memperkuat visi kebangsaan mahasiswa melalui kesempatan dan pengalaman hidup bersosialisasi dengan masyarakat berbeda dengan daerah asalnya, sehingga menumbuhkan jiwa toleransi dengan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai dan keragaman budaya Indonesia.
  6. Mengembangkan watak, karakter dan soft skill melalui penanaman jiwa dan nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, etos kerja dan tanggung jawab.

Dengan tujuan tersebut, maka Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memberikan dukungan sepenuhnya kepada perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk melaksanakan dan terlibat aktif dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Kebangsaan.

Lampiran :

Panduan

ORMAWA

Program Bantuan Ormawa

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 12 ayat (1) b menyatakan bahwa setiap peserta didik pada satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya. Begitu pula berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 mengamanahkan bahwa untuk mengembangkan bakat, minat, dan potensi Mahasiswa, kreativitas, kepekaan, daya kritis, keberanian, dan kepemimpinan, serta rasa kebangsaan, mahasiswa didorong untuk melakukan berbagai kegiatan melalui wadah organisasi kemahasiswaan. Para mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai bidang ilmu yang ditekuni di kampus, tetapi juga mengusai bidang lain yang dapat menunjang keberhasilan mereka di masa depan. Untuk mendukung harapan tersebut serta dalam rangka menyiapkan mahasiswa yang lebih berkualitas, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Kemahasiswaan memprogramkan bantuan dana untuk berbagai kegiatan kemahasiswaan sebagai penunjang pendanaan yang telah ada di masing-masing perguruan tinggi.

Program bantuan dana kegiatan kemahasiswaan ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada para mahasiswa (perseorangan maupun kelompok) atau organisasi kemahasiswaan antar perguruan tinggi untuk mengembangkan potensi, menyalurkan bakat, minat dan kemampuannya dalam bidang tertentu melalui organisasi yang dapat menambah wawasan keilmuan, pembentukan karakter/sikap, dan keterampilan. program ini memberikan dan bantuan kepada kegiatan kemahasiswaan yang bertaraf Nasional serta Internasional, adapun persyaratan untuk kegiatan yang dapat memperoleh bantuan dana adalah sebagai berikut:

  1. Kegiatan yang di selenggarakan dan di laksanakan oleh mahasiswa dan diperuntukan kepada mahasiswa.
  2. Permohonan bantuan dana diajukan dengan menyampaikan proposal (sistematika terlampir dalam panduan), serta harus mendapat persetujuan dari Pemimpin Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (Wakil/Pembantu Rektor/Ketua/Direktur Bidang Kemahasiswaan).
  3. Kegiatan kemahasiswaan diselenggarakan oleh individu mahasiswa/ORMAWA dari Universitas yang di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Proposal yang telah disetujui dan atau disertai Pengantar Pemimpin Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan dikirimkan ke Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Proposal harus sudah diterima paling lambat 45 (empat puluh lima) hari sebelum tanggal pelaksanaan kegiatan. Kegiatan kemahasiswaan yang disetujui untuk dibantu akan diberitahukan secara tertulis melalui email, pos dan atau faks, sekaligus memberitahukan kepada perguruan tinggi dan pelaksana untuk melengkapi persyaratan administrasi keuangan.

 

Lampiran :

Panduan

SIMKATMAWA

Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan (SIMKATMAWA)

Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan penilaian pemeringkatan bidang kemahasiswaan yang merupakan wahana bagi Perguruan Tinggi untuk melaporkan prestasi-prestasi mahasiswa dan institusi dalam bidang kemahasiswaan. Pemeringkatan kemahasiswaan tersebut dilakukan guna mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan keperdulian kepada kegiatan-kegiatan kemahasiswaan untuk menumbuhkembangkan prestasi mahasiswa dalam bidang penalaran dan kreativitas mahasiswa, olahraga, seni, minat khusus, bakat, kewirausahaan, dan kesejahteraan mahasiswa dalam skala nasional maupun internasional. Penyelenggaraan pemeringkatan bidang kemahasiswaan Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan bertujuan untuk:

  1. Mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas layanan bidang kemahasiswaan dan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan baik di tingkat wilayah, nasional maupun intenasional.
  2. Menumbuhkan kesadaran perguruan tinggi dalam mengembangkan minat, bakat, penalaran dan kreativitas serta meningkatkan kesejahteraan dan pengembangan kewirusahaan mahasiswa sehingga mampu berprestasi baik di tingkat wilayah, nasional maupun intenasional serta berkontribusi dalam pembangunan Bangsa.

Manfaat dari penyelenggaraan pemeringkatan bidang kemahasiswaan Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan adalah:

  1. Meningkatkan dukungan kebijakan untuk pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan menjadi lebih strategis dan berdampak pada kualitas mahasiswa serta lulusan perguruan tinggi.
  2. Memberikan nilai tambah bagi perguruan tinggi yang memiliki komitmen tinggi untuk pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan.
  3. Menjadikan kegiatan kemahasiswaan lebih bersaing dan unggul.

Lampiran :

NUDC

NUDC (National University Debate Championship)

Sesuai dengan tujuan pendidikan tinggi, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan dalam menetapkan pola pembinaan mahasiswa dengan memberi wadah berkembangnya potensi mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, terampil, kompeten dan berbudaya. Salah satunya dengan merumuskan NUDC (National University Debate Championship) yang merupakan kegiatan lomba debat Bahasa Inggris yang bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan daya saing mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi melalui media debat ilmiah
  2. Meningkatkan kemampuan bahasa inggris lisan dan menciptakan kompetisi yang sehat antar mahasiswa
  3. Meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis, sehingga mahasiswa mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional
  4. Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat secara logis dan sistematis
  5. Memperkuat karakter mahasiswa melalui pemahaman akan permasalahan nasional dan internasional beserta aternatif pemecahannya melalui kompetisi debat.

Lomba debat NUDC ini terdiri atas 2 kategori yaitu main draw dan novice, sedangkan lomba non debat terdiri atas lomba public speaking dan essay writing. Sistem yang digunakan dalam NUDC adalah sistem British Parliamentary (BP) sebagaimana yang digunakan dalam World University Debating Championship (WUDC) atau lomba debat antar perguruan tinggi tingkat dunia. Lomba debat NUDC dilaksanakan pada 14-19 juli 2019, seleksi dilakukan dalam tiga tahap ; tingkatan perguruan tinggi, tingkatan wilayah dan tingkatan nasional, serta diikuti oleh 14 wilayah, 112 tim, 336 peserta.

Lampiran :

Pedoman NUDC 2019

ON-MIPA

Penyelenggaraan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) Tahun 2019

Kepada Yth:

1. Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi Negeri
2. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I s.d XIV

Dalam rangka peningkatan kemampuan akademik dan wawasan mahasiswa bidang MIPA, Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemristekdikti kembali menyelenggarakan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) tahun 2019 dengan ketentuan sebagai berikut :

 

1. Seleksi dilaksanakan secara berjenjang yaitu:

a. Seleksi Tahap I dilaksanakan oleh perguruan tinggi untuk memilih 7 (tujuh) orang mahasiswa per bidang (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi) dan hasilnya dikirim ke LLDIKTI Wilayah masing-masing paling lambat tanggal 4 Maret 2019 untuk mengikuti seleksi Tahap II (Tingkat Wilayah).
b. Seleksi Tahap II (Tingkat Wilayah) dilaksanakan secara serentak pada tanggal 26-27 Maret 2019 oleh LLDIKTI di 14 (empat belas) wilayah sebagai berikut:

1)    Wilayah I 1.     Sumatera Utara
2)    Wilayah II 2.     Sumatera Selatan,3.     Bangka Belitung,

4.     Bengkulu, dan

5.     Lampung

3)    Wilayah III 6.     Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta
4)    Wilayah IV 7.     Jawa Barat, termasuk Bogor, Depok dan Bekasi8.     Banten
5)    Wilayah V 9.     Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
6)    Wilayah VI 10.  Jawa Tengah
7)    Wilayah VII 11.  Jawa Timur
8)    Wilayah VIII 12.  Nusa Tenggara Timur,13.  Nusa Tenggara Barat, dan

14.  Bali

9)    Wilayah IX

 

 

15.  Sulawesi Selatan,16.  Sulawesi Utara,

17.  Sulawesi Tengah,

18.  Sulawesi Tenggara,

19.  Sulawesi Barat, dan

20.  Gorontalo

10) Wilayah X 21.  Sumatera Barat,22.  Riau,

23.  Kepulauan Riau (Kepri), dan

24.  Jambi

11) Wilayah XI

 

25.  Kalimantan Selatan,26.  Kalimantan Barat

27.  Kalimantan Tengah

28.  Kalimantan Timur, dan

29.  Kalimantan Utara

12) Wilayah XII 30.  Maluku, dan31.  Maluku Utara
13) Wilayah XIII 32.  Aceh
14) Wilayah XIV 33.  Papua, dan34.  Papua Barat

c. Seleksi Tahap III (Tingkat Nasional)
Seleksi Tahap III akan diikuti oleh maksimal 64 mahasiswa setiap bidangnya yang terdiri atas:

a. Juara I hasil seleksi Tahap II ON MIPA-PT tingkat wilayah;
b. Peserta terbaik dari PTS di masing-masing wilayah;
c. Mahasiswa peraih nilai tertinggi seleksi Tahap II (selain butir a) secara keseluruhan untuk memenuhi kuota maksimal.

Pada Tahap III ini akan ditentukan 20 peserta terbaik per-bidang dengan pengelompokan:

a. Tiga peraih medali emas;
b. Lima medali perak;
c. Tujuh medali perunggu; dan
d. Lima honorable mention.

2. Peserta adalah mahasiswa:

a. Program studi Strata Satu (S1) perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi;
b. Maksimal semester 8;
c. Terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) http://forlap.dikti.go.id ;
d. Belum lulus sampai dengan tanggal 31 Agustus 2019;
e. Berasal dari bidang ilmu MIPA atau yang relevan.
f. Peserta belum pernah mendapatkan medali emas atau Juara I masing-masing dalam ON MIPA-PT.
g. Khusus peserta matematika, belum pernah mengikuti kompetisi International Mathematics Competition for University Students (IMC).
h. Peserta seleksi Tahap II adalah peserta terbaik hasil seleksi Tahap I dan mendapatkan rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan.

3. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan akan mengirimkan para juara bidang Matematika hasil ON MIPA-PT tingkat nasional untuk mengikuti ajang International Mathematics Competition for University Students (IMC) yang akan dilaksanakan di Blagoevgrad, Bulgaria pada bulan Juli s.d. Agustus 2019.

4. Kepada Kepala LLDIKTI Wilayah mohon bantuan untuk dapat memfasilitasi dan atau mempersiapkan kegiatan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan.

5. Pedoman Umum ON MIPA-PT Tahun 2019 dapat diunduh di laman: https://belmawa.ristekdikti.go.id/ dan komunikasi melalui email jokinugroho@gmail.com dan topanal.gusti@gmail.com
Atas perhatian, partisipasi dan kerja sama yang baik kami mengucapkan terima kasih.

Direktur Kemahasiswaan

TTD

Didin Wahidin

Tembusan:
1. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan
2. Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi Negeri
3. Kepala LLDIKTI Wilayah I s.d. XIV

Lampiran :

1. Edaran ON MIPA PT 2019-update
2. PEDOMAN-ONMI

PILMAPRES

PILMAPRES (Pemilihan Mahasiswa Berprestasi)

Sejak tahun 1986, Direktorat Kemahasiswaan Kemenristekdikti berupaya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa berprestasi melalui kegiatan Pilmapres. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberian motivasi berprestasi dikalangan mahasiswa dan menciptakan budaya akademik yang lebih baik.

Pilmapres diselenggarakan dalam dua kategori pemilihan, yaitu Pilmapres Program Sarjana dan Pilmapres Program Diploma dengan perbedaan yang terletak pada prosedur, kriteria, dan metode penilaian.

Tujuan dari program ini adalah:

  1. Memilih dan memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang meraih prestasi/capaian unggul dan membanggakan dalam kegiatan instrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler
  2. Memotivasi mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler sebagai wahana untuk menyeimbangkan hard skills dan soft skills mahasiswa

Mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan budaya akademik yang dapat memfasilitasi mahasiswa mencapai prestas/capaian unggul dan membanggakan secara berkesinambungan.

KDMI

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI)

Menyadari pentingnya lomba debat bagi peningkatan kualitas lulusan dan pendidikan tinggi, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengembangkan kegiatan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI), KDMI adalah lomba debat tingkat nasional yang menggunakan Bahasa Indonesia untuk menetapkan pola pembinaan mahasiswa serta memberi wadah berkembangan potensi mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, terampil, kompeten dan berbudaya.

Kegiatan tahunan ini telah menjadi ajang positif bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berpikir kritis dan berkomunikasi, meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan jejaring antar perguruan tinggi, memupuk rasa kesatuan dan kebanggaan terhadap kebhinekaan bangsa dan budaya. KDMI mampu mendorong mahasiswa tidak hanya mampu mengungkapkan ide dalam bahasa Indonesia, tetapi juga menuntut mahasiswa mampu menguasai pengetahuan global, menganalisis, membuat judgement, dan meyakinkan publik. Di dalam debat, mahasiswa akan dihadapkan pada persoalan-persoalan nyata yang dihadapi suatu masyarakat atau bangsa.

Mekanisme seleksi penjaringan peserta KDMI tingkat nasional berdasarkan atas hasil seleksi yang dilaksanakan oleh masing-masing LLDIKTI di daerah/wilayah masing-masing, kompetisi dilaksanakan pada 14-19 juli 2019 dan diikuti oleh 112 peserta.

Lampiran :

Pedoman_KDMI_2019

Kompetisi Mahasiswa

Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan

Kompetisi   Mahasiswa   Nasional   bidang   ilmu   Bisnis,   Manajemen   dan   Keuangan merupakan kompetisi yang tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu, tetapi juga merupakan sebuah upaya untuk mendekatkan kemitraan antara akademisi, dunia usaha dan pemerintah. Dengan tema  Mendorong  Kemajuan  Ekosistem  Dunia Usaha dengan  Inovasi  dalam Ilmu Bisnis, Manajemen  dan Keuangan yang Menguatkan Jati Diri Bangsa dan Memanfaatkan Teknologi Bagi Sebesarnya  Kesejahteraan Masyarakat,  pelaksanaan rangkaian kegiatan pada kompetisi ini dibagi menjadi dua yakni rangkaian kegiatan utama dan rangkaian kegiatan pendamping.

Program Kompetisi in diharapkan dapat menjadi alternatif tambahan  baru pada agenda lomba kemahasiswa tingkat nasional Kemenristek Dikti dalam kerangka mencapai tujuan eratnya kerjasama antara Akademisi, Bisnis dan Pemerintahan. Rangkaian perlombaan pada pagelaran tersebut  dilakukan melalui proses adaptasi berbagai lomba bidang bisnis dan manajemen internasinal dan bekerjasama dengan praktisi dan asosiasi profesi terkait

 

Lampiran :

  1. Edaran Kompetisi Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan 2019
  2. Panduan kompetisi bidang ilmu bisnis dan manajemen Jan 2019_N review

KRI

Link eksternal:

Kontes Robot Indonesia

KMHE

Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan

Kompetisi   Mahasiswa   Nasional   bidang   ilmu   Bisnis,   Manajemen   dan   Keuangan merupakan kompetisi yang tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu, tetapi juga merupakan sebuah upaya untuk mendekatkan kemitraan antara akademisi, dunia usaha dan pemerintah. Dengan tema  Mendorong  Kemajuan  Ekosistem  Dunia Usaha dengan  Inovasi  dalam Ilmu Bisnis, Manajemen  dan Keuangan yang Menguatkan Jati Diri Bangsa dan Memanfaatkan Teknologi Bagi Sebesarnya  Kesejahteraan Masyarakat,  pelaksanaan rangkaian kegiatan pada kompetisi ini dibagi menjadi dua yakni rangkaian kegiatan utama dan rangkaian kegiatan pendamping.

Program Kompetisi in diharapkan dapat menjadi alternatif tambahan  baru pada agenda lomba kemahasiswa tingkat nasional Kemenristek Dikti dalam kerangka mencapai tujuan eratnya kerjasama antara Akademisi, Bisnis dan Pemerintahan. Rangkaian perlombaan pada pagelaran tersebut  dilakukan melalui proses adaptasi berbagai lomba bidang bisnis dan manajemen internasinal dan bekerjasama dengan praktisi dan asosiasi profesi terkait

 

Lampiran :

  1. Edaran Kompetisi Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan 2019
  2. Panduan kompetisi bidang ilmu bisnis dan manajemen Jan 2019_N review

KRTI

Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan

Kompetisi   Mahasiswa   Nasional   bidang   ilmu   Bisnis,   Manajemen   dan   Keuangan merupakan kompetisi yang tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu, tetapi juga merupakan sebuah upaya untuk mendekatkan kemitraan antara akademisi, dunia usaha dan pemerintah. Dengan tema  Mendorong  Kemajuan  Ekosistem  Dunia Usaha dengan  Inovasi  dalam Ilmu Bisnis, Manajemen  dan Keuangan yang Menguatkan Jati Diri Bangsa dan Memanfaatkan Teknologi Bagi Sebesarnya  Kesejahteraan Masyarakat,  pelaksanaan rangkaian kegiatan pada kompetisi ini dibagi menjadi dua yakni rangkaian kegiatan utama dan rangkaian kegiatan pendamping.

Program Kompetisi in diharapkan dapat menjadi alternatif tambahan  baru pada agenda lomba kemahasiswa tingkat nasional Kemenristek Dikti dalam kerangka mencapai tujuan eratnya kerjasama antara Akademisi, Bisnis dan Pemerintahan. Rangkaian perlombaan pada pagelaran tersebut  dilakukan melalui proses adaptasi berbagai lomba bidang bisnis dan manajemen internasinal dan bekerjasama dengan praktisi dan asosiasi profesi terkait

Lampiran :

  1. Edaran Kompetisi Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan 2019
  2. Panduan kompetisi bidang ilmu bisnis dan manajemen Jan 2019_N review

KKCTBN

Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan

Kompetisi   Mahasiswa   Nasional   bidang   ilmu   Bisnis,   Manajemen   dan   Keuangan merupakan kompetisi yang tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu, tetapi juga merupakan sebuah upaya untuk mendekatkan kemitraan antara akademisi, dunia usaha dan pemerintah. Dengan tema  Mendorong  Kemajuan  Ekosistem  Dunia Usaha dengan  Inovasi  dalam Ilmu Bisnis, Manajemen  dan Keuangan yang Menguatkan Jati Diri Bangsa dan Memanfaatkan Teknologi Bagi Sebesarnya  Kesejahteraan Masyarakat,  pelaksanaan rangkaian kegiatan pada kompetisi ini dibagi menjadi dua yakni rangkaian kegiatan utama dan rangkaian kegiatan pendamping.

Program Kompetisi in diharapkan dapat menjadi alternatif tambahan  baru pada agenda lomba kemahasiswa tingkat nasional Kemenristek Dikti dalam kerangka mencapai tujuan eratnya kerjasama antara Akademisi, Bisnis dan Pemerintahan. Rangkaian perlombaan pada pagelaran tersebut  dilakukan melalui proses adaptasi berbagai lomba bidang bisnis dan manajemen internasinal dan bekerjasama dengan praktisi dan asosiasi profesi terkait

Lampiran :

  1. Edaran Kompetisi Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan 2019
  2. Panduan kompetisi bidang ilmu bisnis dan manajemen Jan 2019_N review

GEMASTIK

Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan

Kompetisi   Mahasiswa   Nasional   bidang   ilmu   Bisnis,   Manajemen   dan   Keuangan merupakan kompetisi yang tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu, tetapi juga merupakan sebuah upaya untuk mendekatkan kemitraan antara akademisi, dunia usaha dan pemerintah. Dengan tema  Mendorong  Kemajuan  Ekosistem  Dunia Usaha dengan  Inovasi  dalam Ilmu Bisnis, Manajemen  dan Keuangan yang Menguatkan Jati Diri Bangsa dan Memanfaatkan Teknologi Bagi Sebesarnya  Kesejahteraan Masyarakat,  pelaksanaan rangkaian kegiatan pada kompetisi ini dibagi menjadi dua yakni rangkaian kegiatan utama dan rangkaian kegiatan pendamping.

Program Kompetisi in diharapkan dapat menjadi alternatif tambahan  baru pada agenda lomba kemahasiswa tingkat nasional Kemenristek Dikti dalam kerangka mencapai tujuan eratnya kerjasama antara Akademisi, Bisnis dan Pemerintahan. Rangkaian perlombaan pada pagelaran tersebut  dilakukan melalui proses adaptasi berbagai lomba bidang bisnis dan manajemen internasinal dan bekerjasama dengan praktisi dan asosiasi profesi terkait

Lampiran :

  1. Edaran Kompetisi Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan 2019
  2. Panduan kompetisi bidang ilmu bisnis dan manajemen Jan 2019_N review

KJI & KBGI

Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan

Kompetisi   Mahasiswa   Nasional   bidang   ilmu   Bisnis,   Manajemen   dan   Keuangan merupakan kompetisi yang tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu, tetapi juga merupakan sebuah upaya untuk mendekatkan kemitraan antara akademisi, dunia usaha dan pemerintah. Dengan tema  Mendorong  Kemajuan  Ekosistem  Dunia Usaha dengan  Inovasi  dalam Ilmu Bisnis, Manajemen  dan Keuangan yang Menguatkan Jati Diri Bangsa dan Memanfaatkan Teknologi Bagi Sebesarnya  Kesejahteraan Masyarakat,  pelaksanaan rangkaian kegiatan pada kompetisi ini dibagi menjadi dua yakni rangkaian kegiatan utama dan rangkaian kegiatan pendamping.

Program Kompetisi in diharapkan dapat menjadi alternatif tambahan  baru pada agenda lomba kemahasiswa tingkat nasional Kemenristek Dikti dalam kerangka mencapai tujuan eratnya kerjasama antara Akademisi, Bisnis dan Pemerintahan. Rangkaian perlombaan pada pagelaran tersebut  dilakukan melalui proses adaptasi berbagai lomba bidang bisnis dan manajemen internasinal dan bekerjasama dengan praktisi dan asosiasi profesi terkait

Lampiran :

  1. Edaran Kompetisi Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan 2019
  2. Panduan kompetisi bidang ilmu bisnis dan manajemen Jan 2019_N review

Eksternal Link

 

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Eksternal Link

 

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Bantuan Pendidikan Bidikmisi

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab V Pasal 12 (1.c), menyebutkan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya dan Pasal 12 (1.d) menyebutkan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikan. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal merintis program yang disebut Bidikmisi. Bidikmisi merupakan program unggulan nasional yang dilaksanakan sejak tahun 2010 dan telah mencatatkan sejarah baru dalam pendidikan tinggi di Indonesia atas perannya memutus mata rantai kemiskinan. Bantuan biaya pendidikan ini diberikan kepada calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu.

Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia yang memberikan fasilitas bantuan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup. Misi pokok program bidikmisi adalah untuk menghidupkan harapan bagi masyarakat tidak mampu yang memiliki potensi akademik untuk menempuh jenjang pendidikan tinggi, sehingga dihasilkan sumber daya insani yang unggul dan mampu berperan memberdayakan masyarakat dalam memutus rantai kemiskinan.

Program bantuan biaya pendidikan bidikmisi ini ditujukan untuk;

  1. meningkatkan motivasi belajar dan prestasi calon mahasiswa khususnya mereka yang menghadapi kendala ekonomi
  2. meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik
  3. menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai dan tepat waktu
  4. menimbulkan dampak bagi mahasiswa dan calon mahasiswa lain untuk selalu meningkatkan prestasi dan kompetitif
  5. melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki keperdulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upaya pemutusan mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Bidikmisi diberikan kepada penerima selama 8 (delapan) semester untuk S1 / D4, 6 (enam) semester untuk D3, 4 (empat) semester untuk  D2, dan 2 (dua) semester untuk D1. Besaran subsidi biaya hidup yang diberikan serendah-rendahnya Rp 650.000,00 per bulan diberikan setiap 6 bulan. Adapun bantuan biaya pendidikan sebesar Rp. 2.400.000,-.

Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi laman berikut :

http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

HUBUNGI KAMI

Gedung D Lt 7, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270
Indonesia

021-57946073
021-57946072
ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id
top
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN © 2019. ALL RIGHTS RESERVED.