Apresiasi PT Asuh, Memberi Inspirasi Peningkatkan Mutu Pendidikan Tinggi Indonesia

Kualitas mutu pendidikan tinggi di Indonesia menjadi salah satu perhatian pemerintah untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul. Berdasarkan data dari PDDikti, saat ini masih terdapat 2.893 perguruan tinggi yang belum terakreditasi dan 1.068 perguruan tinggi hanya terakreditasi C. Selain itu, terdapat 27.779 program studi di Indonesia di mana 29% masih terakreditasi C.

Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kemendikbud, berupaya meningkatkan mutu Pendidikan tinggi setidaknya dengan dua program, yaitu Perguraun Tinggi Asuh (PT Asuh) dan penguataan Lembaga Layanan Pendidikan Tingi (LL Dikti).

Setelah berlangsung efektif selama delapan bulan, Ditjen Belmawa memberikan apresiasi kepada Perguruan Tinggi dan LL Dikti yang telah terbukti secara positif meningkatkan mutu perguruan tinggi dan program studi. Apresiasi tersebut diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan serta Direktur Penjaminan Mutu di Jakarta pada Kamis (12/12/2019).

Dirjen Belmawa, Ismunandar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, yaitu kepada LL Dikti dan Perguruan Tinggi yang telah menyelenggarakan program PT Asuh serta program lainnya yang mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi.

“Ke depan, kita memasuki era yang berbeda. Namun esensinya bukan menjadikan penjaminan mutu tidak penting, tetapi justru semakin penting. Di era tersebut, mutu pendidikan yang dituntut menghasilkan kompetensi dan karakteristik yang lebih hebat, tentu harus lahir dari perguran tinggi dan program studi yang bermutu. Jadi Mas Menteri (Mendikbud), selalu menkeankan bahw perguruan tinggi harus bermutu” terang Ismunandar.

PT Asuh merupakan program hibah untuk kepada perguruan tinggi (PT) yang telah unggul untuk membantu perguruan tinggi dan program studi yang masih terakreditasi C. Tahun 2019 merupakan tahun ketiga penyelenggaraan Program Asuh PT Unggul. Pada tahun ini tercatat terdapat 30 PT Pengasuh, serta 190 PT Asuhan. Angka tersebut meningkat dari tahun 2018 dengan 29 PT Pengasuh dan 141 PT Asuhan. Selain itu, tahun ini terdapat 705 program studi dari seluruh Indonesia yang mengikuti program ini.

Pada akhir pelaksanaan Program Asuh PT Unggul tercatat peningkatan capaian akreditasi program studi dari C ke B sebanyak 124 program studi, atau sebesar 19,5%. Tercatat juga program studi yang tengah melakukan reakreditasi sebanyak 172 program studi, atau sebesar 27%. Total jumlah prodi yang menunjukkan adanya aktivitas peningkatan saat program mutu diselenggarakan sebesar 46,5%.

Setali tiga uang, Direktur Penjaminan Mutu, Aris Junaidi, menyampaikan bahwa banyak yang mengapresiasi program ini dapat mendorong program studi untuk terakreditasi. Saat disinggung oleh peserta acara terkait keberlangsungan program pada tahun berikutnya, Aris menjelaskan bahwa program akan tetap ada. Namun, anggaran dan bentuk kegiatannya belum dapat dipastikan karena ada pergantian nomenklatur Kementerian.

“Namun terdapat dua pesan utama presiden, yaitu deregulasi dan debirokritasasi untuk mendorong percepatan pembangunan negara dan sumber daya manusia. Tahun depan tidak ada lagi penghargaan kepada institusi, tetapi lebih ditekankan kepada individu. Seperti mahasiswa penggerak, guru dan dosen penggerak. Jadi kemungkinan apresiasi ini merupakan yang terakhir diselenggarakan,” jelasnya.

Salah satu penyelenggara PT Asuh dari Universitas Lampung, menyatakan bahwa program ini sudah sangat efektif dalam mengentaskan disparitas mutu perguruan tinggi dan program studi di Indonesia. PT yang diasuh oleh Unila menyatakan bahwa dengan program ini mereka dipaksa untuk terus meningkatkan mutu.

Harapan program PT Asuh selain dalam bentuk konkret berupa peningkatan akreditasi, juga diharapkan dapat menularkan budaya mutu. Praktik-praktik baik dalam manajemen mutu internal diharapkan dapat diterapkan pada PT Asuhan. Sehingga ke depannya perguruan tinggi yang diasuh dapat mengelola mutunya secara mandiri dan melakukan peningkatan yang simultan.

Ditjen Belmawa memberikan penilaian terhadap PT Asuh yang berhasil melaksanakan program dengan sangat baik, serta menularkan budaya mutu untuk bagi perguruan tinggi yang diasu. Penilaian yang adil telah dilakukan oleh tim yang melakukan monitoring dan evaluasi ke lapangan dan melihat bukti-bukti dari laporan akhir dari laporan yang dijalankan.

Ditjen belmawa memberikan penghargaan kepada lima PT asuh yang telah membantu pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan program studi. Kelima perguruan tinggi tersbut ialah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas, Universita Gadjah Mada, Universitas Kristen Petra, Universitas Mercu Buana, Universitas Udayana.

Selain PT Asuh, Ditjen Belmawa juga memberikan apresiasi kepada LL Dikti yang berhasil meningkatkan layanan mutu di masing-masing wilayahnya. Kegiatan LL Dikti dalam meningkatkan mutu program studi dapat dilihat dari berbagai aktivitas penguatan internal berupa penyediaan fasilitas layanan, pembuatan aplikasi, dan pengembangan sistem. Sehingga perguruan tinggi di masing-masing wilayah dapat memanfaatkannya untuk secara mandiri meningkatkan kualitas mutu.

Setelah dilakukan monitoring dan evaluasi, terdapat LL Dikti telah terbukti mampu secara efektif melaksanakan program tersebut, dan hasilnya sudah bisa dilaporkan dalam laporan akhir program penguatan LL Dikti 2019. Telah diputuskan untuk kepada lima LL Dikti untuk menerima apresiasi program penguatan LL Dikti 2019, yaitu LL Dikti III, LL Dikti IV, LL Dikti VII, LL Dikti X, LL Dikti XI.

Bentuk apresiasi baik Program Asuh maupun Penguatan LL Dikti dimaksudkan agar program ini ke depan apabila dilanjutkan bisa dilaksanakan dengan lebih baik, tepat sasaran, dan efektif meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. (HKLI/MFR)

13/12/2019

HUBUNGI KAMI

Gedung D Lt 7, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270
Indonesia

021-57946073
021-57946072
ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id
top
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN © 2019. ALL RIGHTS RESERVED.