Kerjasama Belmawa dengan Kementerian PUPR dalam Peningkatan Kompetensi Bidang Konstruksi

Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenrsitekdikti) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Kontruksi, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Perumahan Rakyat tentang Peningkatan Kompetensi Bidang Konstruksi di Pendidikan Vokasi dan Pendidikan Akademik,

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Bintaro, Tangerang Selatan pada Kamis (22/08/2019) dihadiri oleh 21 perwakilan Politeknik dari seluruh Indonesia.

Tujuan Perjanjian Kerja Sama ini adalah untuk memperkuat sinergitas dua kementerian dalam akselerasi dan optimalisasi pendidikan vokasi dan pendidikan akademik. Sehingga, terjadi peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan bidang konstruksi.

Dirjen Belmawa Kemenristekdikti, Ismunandar, menyampaikan bahwa saat ini perlu sekali keterkaitan erat antara dunia pendidikan tinggi dengan dunia kerja. “Melalui kerja sama ini kita berharap dapat menfasilitasi mahasiswa magang, dan dapat mendorong 50% dunia kerja,” jelas Ismunadnar. Di akhir sambutannya, ia pun berharap kerja sama yang baik ini dapat terus dipelihara, seperti tagline “SDM Unggul, Indonesia Maju”.

Sebagai pihak kedua, Dirjen Bina Konstruksi, Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin saat membuka acara menyampaikan bahwa telah lama pihaknya melakukan link and match dengan politeknik dan SMK. “Harapannya kedepan, materi  dengan modul baru serta integrasi sesuai kebutuhan pasar. Kita siap mendengarkan keluhan dari sisi keinginan mahasiswa,” sambutnya.

Selain itu, menurutnya proses sertifikasi juga menjadi hal penting, banyak tenaga kerja kita yang sudah banyak pengalaman tetapi belum memiliki sertifikat. Rekognisi Pembelajaran Lampau RPL menjadi solusi dari Kemenristekdikti.

Pada saat bersaamaan juga dilaksanakan diskusi antara peserta dengan Direktur Pembelajaran, Ditjen Belmawa Kemenristekdikti, Paristiyanti Nurwardani, Direktur Kerja sama dan Pemberdayaan, Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR , Kimron Manik  dan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional, Ruslan Rivai.

Kimron Manik pada paparannya menyampaikan, faktor SDM yang professional, kompeten sangat strategis sangat penting dalam penyelesaian dan kualitas proyek konstruksi.

“Saat ini kondisi tenaga konstruksi kebanyakan Ad Hoc artinya masih belum mempunyai kepastian karir. Kementerian PUPR menyatakan siap menerima mahasiswa politeknik untuk magang di proyek konstruksi, karena saat ini dibutuhkan SDM, material dan peralatan  serta Link and match dunia pendidikan dan dunia industry,” ujarnya.

Direktur Pembelajaran,   Paristiyanti Nurwadani, menyampaikan bahwa implementasi kurikulum dual sistem dapata meningkatkan relevansi lulusan pendidikan vokasi dengan industry.

“Saat ini kami mengajak perguruan tinggi vokasi dengan Kementerian PUPR ingin meningkatkan mutu hidup. Proses pembelajaran  communication, collaboration, creativity, critical thinking atau 4C  menekankan kepada kemampuan siswa untuk berpikir kritis, mampu menghubungkan ilmu dengan dunia nyata, menguasai teknologi informasi, berkomunikasi dan berkolaborasi,” ujarnya. Ia pun berkeyakinan proses magang di industri mampu meningkatkan seluruh kemampuan tersebut.

Ketua LPJK Nasional, Ruslan Rivai, dalam paparannya menyampaikan bahwa sertifikasi bagi mahasiswa politeknik sangat penting. Menurutnya peluang kerja untuk bidang konstruksi sangat besar. Sesuai data BPS, kebutuhan kerja konstruksi berjumlah sekitar 8 juta, tenaga ahli 5 juta. Namun saat ini jumlah yang mempunyai sertifikasi hanya sekitar 600ribu.

“Tugas setiap tenaga kerja harus bisa menunjukan bukti kompetensi, jika tidak punya, sanksinya harus diberhentikan dari tempat kerja. Tugas LPJK adalah untuk melakukan sertifikasi dan registrasi tenaga kerja,” imbuhnya.

Kedepannya ia berharap bahwa kualifikasi lulusan Poltek, harus ada laporan.  Apalagi saat ini LPJK sudah melakukan Penerapan sertifikat elektronik, pemohon langsung mengajukan permohonan. Saat ini LPJK juga telah menyiapkan sistem informasi kontruksi Indonesia, yang dapat diakses oleh lulusan Perguruan Tinggi. (HKLI/Walanstar)

22/08/2019

HUBUNGI KAMI

Gedung D Lt 7, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270
Indonesia

021-57946073
021-57946072
ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id
top
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN © 2019. ALL RIGHTS RESERVED.