Dosen Perlu Pahami Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

Pendidikan tinggi yang inklusif terus menjadi forkus perhatian Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Hal itu sebagai upaya untuk mewujudkan amanat eksistensi negara Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa diskriminasi. Salah satu upayanya adalah dengan bimbingan teknis pendidikan tinggi bagi mahasiswa berkebutuhan khusus di perguruan tinggi.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran, dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti di Gedung UBC Menara Iqra Universitas Muhammadiyah Makassar (UMM) Khusus pada tanggal 15-16 Agustus 2019.

Kegiatan yang dihadiri oleh dihadiri oleh 75 dosen dari 27 Perguruan Tinggi di wilayah LLDIKTI Wilayah IX ini dibuka oleh Wakil Rektor I (UMM), Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, MT., IPM dengan didampingi Kepala Seksi Pendidikan Khusus Ditjen Belmawa, Galuh Ajeng Rashika; tiga narasumber yakni Nur Azizah (UNY), Budiyanto (UNESA), dan Khofidotur Rofiah (UNESA).

Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Aktivitas Instruksional (LP2AI), Dr. Khaeruddin, M.Pd dalam sambutannya mengatakan dalam kegiatan ini akan diberikan bimbingan teknis mengenai pentingnya pendidikan inklusif. ”Karena dalam dunia pendidikan tidak boleh ada diskriminasi antara mahasiswa regular dengan mahasiswa berkebutuhan khusus,”terangnya.

Kepala Seksi Pendidikan Khusus, Galuh Ajeng Rashika mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah dengan adanya bimbingan teknis ini dapat memperluas pengetahuan dosen tentang mahasiswa disabilitas di Perguruan Tinggi dalam rangka menjalankan amanah Permenristekdikti Nomor 46 Tahun 2017.

”Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan mengenai pemahaman disabilitas, layanan tuna daksa, layanan tuna netra, dan layanan tuna rungu,” jelas Galuh.

Dengan adanya bimbingan teknis ini diharapkan peserta yang terdiri dari dosen dapat memiliki pengetahuan bagaimana membimbing mahasiswa berkebutuhan khusus dalam proses pembelajaran. Selain itu, Perguruan Tinggi dapat menerima mahasiswa berkebutuhan khusus sesuai dengan program studi yang ada, serta dapat memfasilitasi mahasiswa berkebutuhan khusus dari segala aspek, termasuk sarana dan prasarana. (Ditbela dan HKLI)

21/08/2019

HUBUNGI KAMI

Gedung D Lt 7, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270
Indonesia

021-57946073
021-57946072
ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id
top
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN © 2019. ALL RIGHTS RESERVED.