Pelayanan publik pada Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan TIDAK DIKENAKAN BIAYA. Jika ditemukan pelanggaran, silakan hubungi : ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id, telp: 02157946072. Maklumat Pelayanan Ditjen Belmawa.
Home » Berita

Peserta Antusias Mengikuti Lokakarya Auditor Mutu Internal (AMI) di Kupang

09/07/2019

Peserta Lokakarya Auditor Mutu Internal (AMI) batch ketiga di Kupang diikuti 59 orang peserta dari beberapa perguruan tinggi wilayah Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur. Kegiatan yang dilaksanakan pada 2-4 Juli ini sudah dinanti-nanti selama setahun oleh para peserta sehingga mereka sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatannya.

Selain itu, peserta mengapresiasi materi lokakarya yang selalu dimutakhirkan sesuai dengan peraturan-peraturan baru terkait akreditasi. Misalnya Per BAN-PT tentang IAPT 3.0 dan IAPS 4.0 yang mensyaratkan akreditasi perguruan tinggi atau prodi dengan pelaksanaan audit mutu berbasis risiko (risk based audit). Akreditasi sendiri menjadi hal paling menarik karena menyangkut salah satu indikator mutu perguruan tinggi atau prodi.

Untuk ikut lokakarya AMI syaratnya adalah sudah mengikuti lokakarya penyusunan dokumen SPMI dan sudah mendiseminasikan di perguruan tinggi masing-masing dengan bukti laporan portofolio implementasi SPMI. Selain bukti implementasi SPMI, peserta juga harus menunggu setahun karena kuota lokakarya AMI yang terbatas sedangkan peserta penyusuna dokumen SPMI hampir dua kali lipat jumlahnya.

Lokakarya di Kupang ini dihadiri oleh Kepala Subdit Penguatan Mutu, Masluhin Hajaz; Kepala Seksi Revitalisasi Program Studi, Sri Hariyanti, dan didampingi para fasilitator dari Tim Pengembang SPMI antara lain Prof. Dr. Hartanto Nugoroho, Dr. Gentur Sutapa, Dr. Wonny Ahmad Ridwan, dan Ir. Emma Hermawati Muhari, M.T.

Kepala Subdit Penguatan Mutu membuka langsung acara lokakarya. Ia menyatakan bahwa peserta diharapkan bersungguh-sungguh mengikut pelatihan. Pasalnya, bukti audit mutu harus sempurna untuk mendapatkan akreditasi perguruan tinggi dan prodi yang baik.

“Kemampuan audit ini bersifat personal walaupun Bapak atau Ibu berpindah jabatan tetap bisa melakukan audit sebagai tim auditor. Harapan dari Direktorat Penjaminan Mutu semakin banyak auditor yang lulus akan semakin bagus dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi kita,” harap Masluhin Hajaz.

Materi lokakarya AMI diawali dengan materi paparan Pengertian AMI dilanjutkan Rencana AMI, dan Pelaksanaan AMI. Pelatihan berlangsung dua setengah hari, di hari kedua adalah tahap penting adalah pada hari kedua berupa audit dokumen yang menggunakan dokumen prodi aktif dari 12 prodi Universitas Nusa Cendana, antara lain prodi lain Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Budidaya Perairan, Pendidikan Kimia, Agrotek, Agribisnis, Pendidikan Geografi, Pendidikan Ekonomi, Kedokteran Hewan, Matematika, Pertambangan, Kimia.

Peserta dibagi dalam 2 kelas dan masing-masing berlatih dengan didampingi para 2 orang fasilitator. Dalam satu kelas dibagi menjadi 6 kelompok berlatih melakukan audit dokumen prodi dengan menghadirkan para Kepala Program Studi sesuai dengan dokumen SPMI yang ada.

Salah seorang peserta dalam testimoni di akhir acara menyampaikan antusiasme dan harapannya. “Harapanya dapat menjadi auditor internal perguruan tinggi yang siap melakukan audit mutu internal perguruan tinggi sendiri dan perguruan tinggi lain di sekitarnya dalam rangka pelaksanaan SPMI, khususnya pada siklus Evaluasi melaui audit mutu internal,” ujarnya. Ia pun berharap secara bertahap perguruan tinggi dapat berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan Indonesia.

Penutupan lokakarya dilakukan oleh Kepala Seksi Peningkatan Mutu, Hardiana ditandai dengan pelepasan tanda peserta perwakilan 2 kelas sekaligus penyerahan sertifikat kepesertaan. Seluruh peserta yang memenuhi syarat kelulusan akan diberikan sertifikat kelulusan yang akan dikirimkan ke perguruan tinggi masing-masing. (HZ/AE/MFR)