Pelayanan publik pada Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan TIDAK DIKENAKAN BIAYA. Jika ditemukan pelanggaran, silakan hubungi : ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id, telp: 02157946072. Maklumat Pelayanan Ditjen Belmawa.
Home » Berita

Belmawa Mendukung Kolaborasi antara Perguruan Tinggi di Indonesia dengan UC Davis

02/07/2019

Direktur Pembelajaran, Direkotrat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP., menerima kunjungan Tim Kerja sama University of California, Davis (UC Davis) yang diwakili oleh Vice Provost & Associate Chancellor, Joanna Regulska dan rekannya Nathan Camp di Gedung Kemenristekdikti Jakarta (18/6/2019).

Kunjungan Tim UC Davis bertujuan untuk menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Perguruan Tinggi di Indonesia, khususnya beberapa Perguruan Tinggi yang fokus di bidang keilmuan Agrikultur yang sangat baik.

UC Davis, sebagai perguruan tinggi dengan reputasi di bidang lingkungan hidup, agrikultur dan kesehatan menawarkan berbagai program yang dinilai akan memiliki kentungan bagi perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu, kerangka kerja sama yang ditawarkan oleh UC Davis cukup beragam, antara lain student exchange, academia exchange dan joint research. Untuk joint research, UC Davis fokus pada bidang lingkungan hidup.

Turut hadir dalam pertemuan ini perguruan tinggi yang telah memiliki kerja sama dengan UC Davis, serta yang memiliki rencana untuk memulai hubungan kerja sama dengan UC Davis. Perguruan tinggi yang hadir yaitu IPB, ITB, Unhas dan Undip. Perguruan tinggi tersebut menyambut baik tawaran kerja sama yang diajukan oleh UC Davis.

Unhas telah memiliki kerja sama dibidang lingkungan dengan UC Davis seperti pengolahan kakao serta kerja sama dalam bidang nutrisi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sulawesi Selatan. Sedangkan Undip mengajukan permintaan kerja sama dalam bidang urban development dan riset di bidang marine ecology.

ITB tertarik untuk menjalin kerja sama dalam bidang food technology yang tengah dikembangkannya, sementara IPB menawarkan kerja sama bidang agrikultur.

Dari usulan-usulan kerja sama yang diajukan perguruan tinggi tersebut, Direktorat Pembelajaran menyampaikan komitmennya untuk mendukung secara penuh rencana kolaborasi yang telah disepakati. Langkah awal yang akan diambil adalah dengan memulai menyusun Momerandum of Understanding (MoU) antara Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan dengan UC Davis.

“Pertemuan ini menghasilkan 4 kolaborasi yang dapat terjalin dibidang (1). pendidikan untuk guru SMK, (2). fokus kolaborasi di tingkat nasional, seperti bidang agriculture dan food technology, (3). kolaborasi entrepreneur, (4). fokus kolaborasi softskill seperti general education dan (5). pendidikan vokasi,” ujar Direktur Pembelajaran.

Diharapkan kolaborasi dengan UC Davis ini dapat berjalan jangka panjang dan diikuti oleh banyak Perguruan Tinggi di Indonesia. Selanjutnya diperlukan kesepakatan berupa MoU antara Perguruan Tinggi dengan UC Davis untuk mendukung kolaborasi yang akan difasilitasi oleh Kemenristekdikti. UC Davis juga berharap perguruan tinggi dapat mengirimkan perwakilan dosen untuk melakukan study sebagai langkah awal kolaborasi.