Pelayanan publik pada Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan TIDAK DIKENAKAN BIAYA. Jika ditemukan pelanggaran, silakan hubungi : ditjenbelmawa@ristekdikti.go.id, telp: 02157946072. Maklumat Pelayanan Ditjen Belmawa.
Home » Berita

Ditjen Belmawa Menyelenggarakan Evaluasi Reformasi Birokrasi

13/05/2019

Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan rapat kerja terkait reformasi birokrasi tingkat Ditjen Belmawa di Century Park Hotel, Jakarta pada Kamis hingga Jumat (9-10/05/2019).

Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan indeks reformasi birokrasi Ditjen Belmawa dari tahun 2018 yang mencapai angka 71.48%. Meski angka tersebut mengalami peningkatan dari tahun 2017, yaitu 71.23%, Dirjen Belmawa, Ismunandar mengharapkan kualitas reformasi Ditjen Belmawa dapat terus ditingkatkan.

“Reformasi birokrasi perlu ditingkatkan melalui pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” terang Ismunandar. Ia optimistis Ditjen Belmawa mampu meningkatkan kualitas birokrasi.

Keyakinan itu disambut oleh Direktur Pembelajaran, Paristianti, ia menyebutkan bahwa pada tahun sebelumnya, Direktorat Pembelajaran pernah menjadi sampel dalam uji reformasi birokrasi. “Saat ini kita sudah siap dengan tanda tangan digital untuk penyetaraan ijazah luar negeri,” sebutnya.

Selain itu, Ditjen Belmawa adalah unit utama di Kemenristekdikti yang telah memiliki tim audit reformasi birokrasi, sementara unit utama lainnya masih dalam proses perancangan dan pengembangan.

Setelah pemaparan dan evaluasi umum, agenda rapat kerja kemudian dilanjutkan dengan evaluasi. Terdapat tiga poin penting yang dibahas. Pertama, mendiskusikan Analisis Beban Kerja (ABK) yang dimiliki oleh unit kerja. Kedua, penggambaran peta proses bisnis untuk menggambarkan alir pelaksanaan sebuah program. Terakhir, membahas standar operasional prosedur (SOP) dari masing-masing kegiatan unit Ditjen Belmawa agar memberikan pelayanan publik yang optimal.

Masing-masing perwakilan Direktorat menyampaikan hasil perkembangan dari ketiga hal di atas, kemudian dilakukan evaluasi oleh tim penilai dari Biro Hukum dan Organisasi dan Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti. Selanjutnya para anggota tim memperbaiki dan melengkapi berkas yang akan dinilai.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Ditjen Belmawa dapat menerapkan sistem birokrasi yang efektif dan efisien. Yaitu untuk menjamin penyelenggaraan pemerintahan yang profesional dan berintegritas tinggi, serta mampu menyelenggarakan pelayanan prima kepada masyarakat dan manajemen pemerintahan yang demokratis agar mampu menghadapi tantangan zaman. (HKLI)