Home » Dirjen Belmawa

Jelang UTBK, Ismunandar: Kami Berikan Contoh Soal untuk Persiapan

13/04/2019

Babak lanjutan dari proses penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berlanjut. Kali ini, Ujian Terbuka Berbasis Komputer (UTBK) sebagai langkah awal sebelum memasuki Seleksi Bersama Masuk Peguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan dimulai perdana pada Sabtu (13/04/2019) di 72 Pusat UTBK PTN yang bertujuan agar dapat memudahkan peserta yang tersebar di seluruh Indonesia.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Ismunandar saat menjadi narasumber di program Indonesia Bicara di Televisi Republik Indonesia (TVRI). Ismunandar mengatakan berbeda dengan proses SBMPTN dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini calon mahasiswa harus mengikuti UTBK dan diperbolehkan untuk memilih jadwal berdasarkan sesi yang disediakan. “Sepuluh hari kemudian, peserta dapat melihat hasilnya yang dapat digunakan untuk mendaftar SBMPTN” ujarnya.
UTBK yang digunakan untuk mendaftar SBMPTN adalah agenda kedua setelah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang sudah diumumkan pada tanggal 22 Maret 2019 lalu. Dalam ujian ini, peserta diperbolehkan menempuh ujian ini sebanyak maksimal dua kali. Hal ini ini dilakukan guna memberikan kesempatan bagi peserta untuk dapat meningkatkan skor agar bisa mendapatkan yang terbaik. “Contoh soal juga sudah dapat diakses oleh peserta agar persiapan semakin matang” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terhadap UTBK yang semakin meningkat menjadikan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menambah sesi ujian ini sebanyak empat sesi. “Tahun ini, rencananya sebanyak 20 kali tes, namun melihat animo masyarakat UTBK ditambah 4 sesi” tambahnya. Dalam persiapannya, Ismunandar mengatakan peserta dikenakan biaya sebesar Rp 200.000,00 per tes. “Tetapi bagi yang sudah terdaftar sebagai penerima Bidikmisi tidak akan dipungut biaya sama sekali walaupun menempuh UTBK sebanyak dua kali” imbuhnya.
Pelaksanaan UTBK akan digelar dengan dua gelombang. Gelombang pertama digelar pada tanggal 13, 14, 20, 27, dan 28 di bulan April 2019 serta tanggal 4 dan 5 di bulan Mei 2019. Pada gelombang ini ujian dibagi menjadi sebanyak 14 sesi. Setelah itu, gelombang kedua digelar pada tanggal 11, 12, 18, 25, dan 26 di bulan Mei 2019. Gelombang kedua akan menjadwalkan 10 sesi untuk dilakukan UTBK.
Dalam kesempatan tersebut, Ismunandar yang juga didampingi oleh Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT, Budi Prasetyo dan Rektor Universitas Padjajaran, Tri Hanggono Achmad berpesan untuk selain mempersiapkan bekal akademik terkait denga materi ujian, ia mengatakan perlunya mempersiapkan fisik dan mental dengan baik. “Jangan lakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri. Jangan sampai didiskualifikasi” tutupnya. (SGD/HKLI)