Home » Berita

PHBD 2019 Tingkatkan Kualitas Demi Pembangunan Desa

14/03/2019

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) hadirkan kembali Program Hibah Dana Desa (PHBD) di tahun 2019. Program ini digarap langsung oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) dan terbuka bagi organisasi kemahasiswaan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta lembaga kemahasiswaan yang aktif di seluruh Perguruan  Tinggi (PT) seluruh  Indonesia yang berada di bawah Kemenristekdikti.

Bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung bagi masyarakat desa, Kemenristekdikti membuka kesempatan kepada calon peserta untuk mengirimkan usulan pra proposal pada 29 Maret 2019.

Berdasarkan tujuan program yang ada, PHBD diadakan agar mahasiswa bisa mengasah kemampuan soft skills selama menempuh studi di Perguruan Tinggi, selain memiliki kewajiban juga untuk mengasah hard skills melalui perkuliahan di kampus. Pengabdian untuk membangun desa ini dijadikan salah satu kegiatan yang dapat mengasah soft skills yang berguna saat lulusan perguruan tinggi memasuki dunia kerja. Hal ini juga diadakan untuk dapat mencetak mahasiswa berkualitas yang memiliki kecerdasan, baik kecerdasan secara intelektual, emosional, spiritual, serta sosial.

Program yang sudah eksis sejak tahun 2011 ini mengusung konsep pembangunan desa yang diinisiasi oleh mahasiswa serta merupakan implementasi dari pembelajaran Bela Negara yang sampai saat ini mengalami peningkatan signifikan, baik dari jumlah organisasi mahasiswa pengirim proposal, kuota bantuan yang tersedia, dan jumlah proposal yang terkirim. Pada tahun 2018, proposal yang diterima oleh Kemenristekdikti sebelum proses seleksi pra proposal adalah sebanyak 2.661 proposal. Hal ini menunjukkan semakin banyak mahasiswa yang ingin berkontribusi pada pembangunan desa.

Sebagai penyelenggara, Kemenrisekdkti melalui Ditjen Belmawa sedang berupaya untuk meningkatkan kualitas program terkait agar semakin menggugah kepedulian mahasiswa dalam membangun desa agar semakin berkembang pula.

Melalui program ini pula, diharapkan masyarakat desa dapat menemukan, mengembangkan, serta mempertahankan potensi yang sudah dirintis oleh masyarakat setempat sehingga dapat mewujudkan ketahanan nasional di wilayah Republik Indonesia (SGD/HKLI)