Home » Berita

Workshop Rencana Bisnis

12/03/2019

Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2019  tampil dengan wajah dan format baru. Dalam rangka mensosialisasikan teknis pendaftaraan KBMI ini, Ditjen Belmawa Kemenristekdikti membuat rangkaian Workshop Rencana Bisnis di sebelas wilayah dengan sasaran utama Mahasiswa. Bogor menjadi wilayah pertama dilaksanakannya workshop ini. Bertempat di Auditorium Common Class Room, Kampus Intistit Pertanian Bogor Dramaga, kegiatan ini dihadiri 300 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi diantaranya Universitas Esa Unggul, Universitas Negeri Jakarta, Institut Pertanian Bogor, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Media Kreatif dan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya di wilayah Bogor dan sekitarnya.

 

Kegiatan Workshop dibuka oleh Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan IPB, Dr. Alim Setiawan Slamet, M.Si, dalam penyampaiannya dikatakan bahwa  berwirausaha bisa menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. “Ada tiga syarat untuk bisa melakukan kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat yaitu, passion, purpose, dan value” tambahnya. Sambutan dilanjutkan oleh Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan, Kemenristekdikti, Drs  Ismet Yus Putra MM yang memberikan pemaparan mengenai kebijakan baru KBMI tahun 2019. Beliau menekankan pentingnya mahasiswa berwirausaha dengan mengikuti perkembangan di era industri 4.0 yang berbasis teknologi. Workshop ini dibagi ke dalam dua sesi, sesi pertama diperuntukkan seluruh peserta yang mendaftar dan sesi kedua diperuntukkan bagi 100 orang yang diseleksi oleh Dikti berdasarkan noble purpose yang dituliskan pada formulir pendaftaran workshop. Sesi pertama merupakan penjelasan mengenai peran dan strategi mahasiswa dalam mendukung tumbuhnya wirausaha muda mandiri, kreatif dan inovatif dan panduan program KBMI 2019 oleh Dr.Tipri Rose Kartika SE,MM dan dilanjutkan penyampaian langsung dari praktisi dan bisnis coach oleh Nurhadi Irbath mengenai noble purpose

 

Sesi kedua merupakan workshop design thinking dengan metode play based learning menggunakan business craft board game. Metode penggunaan papan bermain ini dilakukan secara kelompok. Board game ini merupakan simulasi cara memulai dan menjalankan bisnis. Tidak hanya kolaborasi dengan Ditmawa IPB, workshop ini juga melibatkan komunitas Indonesian Students Entrepreneur Network (ISEN). Seluruh rangkaian acara workshop ini bertujuan agar mahasiswa mampu membuat rencana bisnis yang baik dimulai dengan memahami tujuan mulia (noble purpose) serta dapat menjelaskan pelanggan, produk, delivery, strategi manajemen SDM serta strategi keuangan. Penggunaan board game ini sebagai gambaran lingkungan yang aman untuk bisa bebas explore memahami cara menjalankan bisnis. “Board game ini merupakan hasil riset yang relevan bagi mahasiswa yang ingin belajar bisnis, pembisnis pemula, atau bahkan yang sudah memiliki bisnis secara komprehensif” .