Home » Berita

SesDitjen Belmawa: “UTBK Menjadi Peta Siswa Kenali Kemampuannya”

09/03/2019

Sosialisasi UTBK dan SBMPTN 2019 baru saja digelar di iNews TV pada Jumat (08/03/2019) dalam acara Speak After Lunch. Acara ini didatangi juga oleh tiga narasumber yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Rinda Indiastuti, Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi, Budi Prasetyo Widyobroto, serta Koordinator Pengembangan TI LTMPT, Arif Djunaedi.

 

Dalam kesempatan ini, ketiga narasumber memaparkan terkait dengan UTBK dan SBMPTN 2019 yang akan diselenggarakan 13 April 2019 hibgga 4 Mei 2019 untuk Gelombang Pertama swrta 11 Mei 2019 hingga 26 Mei 2019 untuk Gelombang Kedua sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. "Di sini pemerintah mencoba untuk memberikan kesempatan kepada seluruh lulusan sekolah menengah di seluruh Indonesia untuk dapat mengikuti pendidikan tinggi program Sarjana di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN)" ujar Rina Indiastuti.

 

Ia juga menambahkan bahwa terdapat program Bidikmisi bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi. "Bagi siswa yang sejak SMA sudah memegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau menjadi anggota dari Keluarga Harapan (KH) bisa memiliki bantuan ini" imbuhnya. Kebijakan ini merupakan realisasi dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi bahwa PTN wajib mencari dan menjaring calon Mahasiswa yang berpotensi secara akademik tetapi kurang mampu secara ekonomi dan calon Mahasiswa dari daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

 

Bantuan Bidikmisi bisa tetap berlangsung apabila siswa yang bersangkutan tidak lolos ujian untuk masuk ke PTN. "Bagi yang tetap ingin studi di perguruan tinggi dan memutuskan untuk berkuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang pastinya juga baik bantuan ini juga bisa sampai ke PTS tersebut" tambahnya.

 

Antusiasme masyarakat menyambut UTBK 2019 pun tinggi. Mereka saling berlomba untuk bisa masuk dan berkesempatan untuk menempuh studi di berbagai PTN yang baik. "Dari UTBK siswa bisa belajar untuk mengerti peta kemampuannya. Bisa mengerti kelebihan dan kekurangannya serta bisa melatih dirinya untuk memiliki jiwa yang kompetitif" kata Rina saat ditemui di gedung MNC Center.

 

Ia berharap para peserta yang hendak menghadapi UTBK 2019 bisa semangat dan percaya diri akan potensinya masing-masing. "Dari Kementrian hanya berpesan kerjakan dan lakukan yang terbaik apapun yang bisa dikerjakan. Ini bukan hanya soal kecerdasan, seseorang yang berasal dari tempat yang jauh pun juga memiliki kesempatan untuk bisa keterima" ujarnya. Ia juga berpesan bahwa masih banyak jalan untuk meraih kesuksesan tetapi dalam menjalani itu harus memiliki persiapan yang baik. (SGD/HKLI)