Home » beasiswa

Gedung Baru Menambah Optimisme Civitas Akademik ULM

08/03/2019
Bajarmasin - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) baru saja merampungkan pembangunan 12 gedung Proyek Islamic Development Bank (IsDB) 7 In 1 yang digelar pada Selasa (5/3/2019). Gedung baru tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., AK. Dalam gelaran ini, dihadiri pula Sekretaris Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (DITJEN BELMAWA), Rina Indiastuti, Rektor ULM, serta perwakilan Gubernur Kalimantan Selatan.
Rina Indiastuti merasa tambahan sarana dan prasarana ini perlu diapresiasi. Hal ini dinilai dapat semakin menambah optimisme civitas akademika ULM untuk berkinerja.
 “Ada sinergi ULM dengan perekonomian daerah. Gubernur dan SKBD berharap betul ULM bisa berkontribusi pada pembangunan daerah” ungkapnya. Ia menilai kontribusi pada pembangunan daerah tersebut termasuk dalam salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni mendorong kegiatan penelitian. Rina juga mengatakan bahwa ada perbedaan optimisme akan tambahan sarana prasarana tersebut.
Masih dalam rangkaian acara di ULM, Menristekdikti menyempatkan diri untuk bertatap muka dengan mahasiswa bidikmisi yang ada di ULM pada saat kuliah umum. Menristekdikti memberikan hadiah berupa laptop bagi lima mahasiswa bidikmisi ULM sebagai bentuk apresiasi dalam keberhasilan mereka mencapai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi.
Di sela-sela peresmian, Menristekdikti menyempatkan untuk membahas Program Bidikmisi dalam pidatonya. Ia memaparkan bahwa penerima bantuan biaya pendidikan Bidikmisi di Kalimantan Tengah tersebar di beberapa tempat, seperti halnya di Politeknik Negeri Tanah Laut ada sejumlah 173 mahasiswa. Kemudian terdapat di Politeknik Negeri Banjarmasin sebanyak 461 mahasiswa. Lalu, LLDIKTI IX berada di angka 3.7.35 mahasiswa, serta di Universitas Lambung Mangkurat sebanyak 4.481 penerima beasiswa. Itu juga merupakan bukti bahwa program Bidikmisi sejatinya sudah mengalami peningkatan untuk penerima beasiswa ini, baik di provinsi Kalimantan Selatan maupun di level nasional sejak tahun 2015 hingga 2018.
Pilihan pekerjaan alumni penerima Beasiswa Bidikmisi pun turut diulas dalam pertemuan ini. Sebanyak 26% bekerja di pemerintahan. Di sektor swasta terdapat 49% alumni penerima Beasiswa Bidikmisi. Selain itu ada juga yang memilih berkarir sebagai wirausaha, yaitu sebanyak 8%, serta 17 lainnya berkontribusi untuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pekerjaan lainnya.  (SGD/HKLI)