Home » Berita

Dirjen Belmawa Ajak Mahasiswa UPI Kembangkan Softskill

11/02/2019

Bandung-Belmawa. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ismunandar menjadi pemateri kuliah umum pada rabu 6 februari 2019 di Universitas Pendidikan Indonesia, acara tersebut diselenggarakan oleh lingkar bidikmisi UPI (LBM UPI) yang dihadiri kurang lebih dari 1000 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) penerima Bidikmisi dari berbagai jurusan, Ismunandar menekankan bahwa mahasiswa penerima Bidikmisi harus siap menghadapi era industri 4.0 dan society 5.0 mendatang.

Dalam kuliah umum tersebut, Dirjen Ismunandar menjelaskan mengenai soft skill yang harus dimiliki oleh lulusan penerima Bidikmisi, yaitu literasi data, literasi teknologi, literasi manusia dan pembelajaran sepanjang hayat, pemahaman literasi ini perlu dikuasai oleh mahasiswa bidikmisi agar individu  dapat menyaring volume data yang sangat besar untuk menentukan informasi mana yang paling relevan. Hal tersebut sangat diperlukan dalam menyonsong bonus demografi Indonesia.

Dirjen Ismunandar memaparkan bahwa lulusan mahasiswa penerima Bidikmisi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dalam segi kualitas, terbukti dari banyaknya lulusan yang mudah terserap di dunia kerja, hal ini bedasarkan data persentase lulusan mahasiswa ITB penerima Bidikmisi pada tahun 2010 sebesar 68% alumni berkarir di perusahaan dengan penghasilan rata-rata 7,5jt/bln, 15% alumni melanjutkan studi, 5% alumni berwirausaha (penghasilan rata-rata 9,5jt/bln), 72% alumni bekerja dibidang sesuai pembelajaran kuliah, serta waktu tunggu mendapatkan pekerjaan rata-rata 3 bulan, 6,2% berdomisili di luar negeri.

Selain itu, Dirjen Ismunandar menyebutkan bahwa mahasiswa penerima bidikmisi diharapkan tidak hanya menguasai keilmuan secara teoritis di kampus, namun juga harus dibekali dengan soft skill yang di latih dengan interaksi sosial salah satunya dengan berorganisasi. “bidikmisi itu diharapkan tidak hanya bantuan biaya, melainkan di antara mereka sendiri harus ada aktivitas saling menguatkan, ada softskill dan sebagainya yang harus kita apresiasi,karena sekarang tidak hanya ilmu di bangku kuliah saja, tetapi softskill dan keterampilan juga harus ditingkatkan untuk dunia kerjaujar Dirjen yang selalu mendapatkan beasiswa semasa kuliahnya.

Selain lulusannya yang harus berkualitas dan bisa berdayasaing, Dirjen Ismunandar berharap program Bidikmisi dapat tepat sasaran, sehingga dapat memberi kesempatan kepada calon mahasiswa yang kurang mampu untuk mengenyam pendidikan tinggi dan dapat berdaya saing.(Fahrurrazi/Editor HKLI)