Home » Berita

Belmawa Dukung Aplikasi Belajar Mata Kuliah Pancasila

29/01/2019

Jakarta (29/01/19) Belmawa – Pada era Revolusi Industri 4.0 yang sejalan dengan pola pembelajaran berpusat pada mahasiswa yang lebih di kenal dengan Student  Centered Learning (SCL), pemanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih berkualitas semakin menjadi tuntutan setiap lembaga pendidikan terutama perguruan tinggi. Pembelajaran pada era teknologi memungkinkan terjadi tidak saja dalam ruang kuliah tetapi bisa dilakukan di luar ruang kuliah sehingga belajar tidak harus face to face tetapi bisa dilakukan secara on line dengan memnafaatkan teknologi, maka berbagai aplikasi belajar dikembangkan oleh perguruan tinggi untuk memberikan pelayanan belajar bagi mahasiswanya agar mahasiswa dapat belajar dengan tenang dan berbagai ilmu pengetahuan dapat diserap dengan baik.

Menyadari hal tersebut UNIKA Soegijapranata Semarang, saat ini mengembangkan aplikasi belajar untuk mata kuliah Pancasila yang berbasis Game/Permainan. Aplikasi ini merupakan salah satu upaya UNIKA Soegijapranata Semarang dalam memberikan pelayanan belajar kepada mahasiswanya dan keberadaan aplikasi ini mendapat mendukung dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Bentuk dukungan  berupa secara langsung dorongan dosen dan mahasiswa agar menciptakan inovasi serta bantuan sejumlah dana untuk merealisasikan program tersebut.  "Kami sangat berterimakasih pada Kemenristekdikti (khususnya Ditjen Belmawa) karena telah menyediakan wahana pengembangan diri bagi mahasiswa." ungkap Dr. Antonius Maria Laot Kian, Ketua Tim Bantuan Pembelajaran Inovatif Pendidikan Pancasila, Unika Soegijapranata, Semarang.

Lebih lanjut dikatakannnya bahwa aplikasi yang berbasis hybrid learing lebih disukai mahasiswa pada umumnya karena dapat menggabungkan kegiatan belajar dengan teknologi daring/online. Aplikasi pendukung mata kuliah pancasila dapat pula menjadi wadah dalam penanaman nilai-nilai kemanusiaan pada peserta didik di perguruan tinggi  "Saya secara pribadi dan juga sebagai tim merasa ini merupakan suatu progress tersendiri karena akhirnya anak-anak belajar mengenai hidupnya. Mereka dapat belajar mengenai apa yang harus diperjuangkan dan dibawa dalam hidupnya yaitu pancasila." imbuhnya.

Aplikasi Pendukung Mata Kuliah Pancasila merupakan salah satu bentuk inovasi yang menyesuaikan pembelajaran pancasila dengan Revolusi Industri 4.0.  Gagasan tentang metode belajar yang bagus serta dapat diterima oleh generasi milenial menjadi ide awal dalam pembentukan jenis kuliah berbasis aplikasi permainan. Dengan didukung instruktur dari Program Studi Sistem Informasi Unika Soegyapronoto, aplikasi ini dibentuk dengan tujuan supaya pembelajaran tidak terkesan bersifat indoktrinasi atau dari atas ke bawah tegasnya

Aplikasi yang dikembangkan oleh UNIKA Soegijapranata Semarang  untuk mendukung Mata Kuliah Pancasila yakni  1. Heroes in White, 2. Roda Nilai Pancasila 3. Pancaball, 4. PPuzzle, 5. Hoax Hunter, 6. Defence Sangsaka, 7. Idepoplogy, 8. Ideologic. "Ilmu itu untuk tanah air dan demi kemanusiaan. Mahasiswa ada baiknya diberi daya untuk berpartisipasi (dalam pengembangan ilmu). Pada Revolusi Industri 4.0., pendidikan tinggi harus segera berbenah." tegasnyanya.