Home » Berita

Direktur Kemahasiswaan Terima Kunjungan Bupati Murung Raya

14/01/2019

Jakarta-Belmawa, Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti Didin Wahidin didampingi Kasubdit Kesejahteraan  dan Kewirausahaan Ismet Yusputra, dan Kepala Bagian Hukum Heru Setiawan, menerima Kunjungan Bupati Murung Raya Kalimantan Tengah Perdie M Yoseph beserta rombongan di ruang kerja Direktur Kemahasiswaan (10/1/2018).

Kunjungan yang dilakukan oleh Bupati Perdie tak lain ingin melakukan silahturahmi dan juga berdiskusi masalah pendidikan yang ada di Kabupaten yang dia Pimpin untuk periode yang ke dua, “Pemerintah mulai melaksanakan program 1 desa 10 sarjana tahun 2019. Sudah dianggarkan di tiap desa sebesar Rp100 juta, dimana per orang yang mendapat beasiswa kuliah dialokasikan 10 juta,” tutur bupati, ini merupakan bagian dari program kami yaitu Rp. 1,5 Milyar 1 desa/kelurahan, yang Rp. 100 Juta nya diperuntukan bagi program sarjana tutur Bupati yang pandai berbahasa Sunda ini.

Hal ini sangatlah penting, mengingat Kabupaten ini terletak di tengah-tengah Pulau Kalimantan dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada, “Jarak ke ibu kota propinsi, palangkaraya dari murung raya sangatlah jauh, 8 jam perjalanan darat dengan jarak tempuh hampir 500 Km”lanjut bupati, tujuan kami berdiskusi dan silahturahmi ini agar kami dapat mengetahui hal-hal apa saja yang dapat kami lakukan agar dapat membuka keterisolasian dan ketertinggalan kabupaten murung raya dengan kabupaten dan kota lainnya terutama di bidang Pendidikan Tinggi.

Sementara itu Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti Didin Wahidin sangat mengapresiai dan mendukung sekali program yang dilaksanan Bupati, mengingat Bupati ingin meringankan beban Pendidikan bagi masyarakatnya guna mengangkat harkat dan martabat generasi muda di Kabupaten Murung Raya. “program ini sangatlah baik dan sangatlah membantu bagi masyarakat, mengingat masih banyaknya keterbatasan pemerintah pusat dalam hal pembiayan pendidikan, hal ini bagaikan oase bagi anak-anak yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan, tentu akan kami dukung asalkan tidak berbenturan dengan aturan yang ada”.

Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Ismet Yusputra dalam diskusi ini menyampaikan “Kemenristekdikti, khususnya Direktorat Kemahasiswaan memiliki beberapa skema beasiswa yang ada, diantaranya Bidikmisi yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang tidak mampu, kemudian PPA bagi mahasiswa yang memiliki nilai akademik diatas rata-rata, kemudian ADik Papua dan 3 T, serta PPE” kesemua beasiswa ini merupakan jenjang Sarjana, dan dapat di lanjutkan ke program Profesi bagi prodi yang ada program pr