Tentang Kami

Visi Kemenristekdikti 2015-2019:

“Terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan iptek dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa”
Misi Kemenristekdikti 2015-2019

  1. Meningkatkan akses, relevansi, dan mutu pendidikan tinggi untuk menghasilkan SDM yang berkualitas; dan
  2. Meningkatkan kemampuan Iptek dan inovasi untuk menghasilkan nilai tambah produk inovasi.

Sumber : Permenristekdikti No. 13 Tahun 2015 tentang Rencana Strategis Kemenristekdikti Tahun 2015-2019
 
 
Tujuan Strategis Kemenristekdikti
“Meningkatnya relevansi, kuantitas dan kualitas sumber daya manusia berpendidikan tinggi, serta kemampuan Iptek dan inovasi untuk keunggulan daya saing bangsa”
Sasaran Strategis

  1. Meningkatnya kualitas pembelajaran dan kemahasiswaan pendidikan tinggi;
  2. Meningkatnya kualitas kelembagaan Iptek dan pendidikan tinggi;
  3. Meningkatnya relevansi, kualitas, dan kuantitas sumber daya Iptek dan pendidikan tinggi;
  4. Meningkatnya relevansi dan produktivitas riset dan pengembangan; dan
  5. Menguatnya kapasitas inovasi.

 
Permenristekdikti No. 15 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemenristekdikti


Tugas Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan :

Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan.

 

Fungsi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan :
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 124, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi:

  1. perumusan kebijakan di bidang standar kualitas sistem pembelajaran dan kemahasiswaan;
  2. perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang keterjangkauan layanan pendidikan tinggi dan penyelarasan dunia pendidikan dan dunia kerja;
  3. perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan di bidang sistem penjaminan mutu internal pendidikan tinggi;
  4. pengawasan dan pengendalian bidang pembelajaran dan kemahasiswaan;
  5. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan;
  6. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan; dan
  7. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.