Pendidikan Profesi Guru

Bagian : Kasi Teknologi Pembelajaran Pendidikan Vokasi
PIC Program : Eni Susanti

Pada tahun 2005 Pemerintah mengesahkan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD), di mana dalam pasal 1 UUGD dinyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Disamping guru harus berkualitas S1, guru harus memiliki sertifikat profesi pendidik yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Berkaitan dengan hal tersebut, PP No. 74 pasal 2 tahun 2008 tentang Guru menyatakan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Oleh karena itu, dalam rangka menjalankan amanah, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan program PPG untuk mempersiapkan lulusan Kependidikan dan Non Kependidikan yang memiliki minat dan bakat menjadi guru, agar menguasai 4 kompetensi guru secara utuh dan sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik professional.

 

Sehubungan dengan pelaksanaan program PPG, Kemenristekdikti pada bulan Agustus 2017 telah menerbitkan Permenristekdikti No. 55 tahun 2017 tentang Standar Pendidikan Guru, di mana dalam pasal 1 disebutkan bahwa PPG didefinisikan sebagai program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan untuk mendapatkan sertifikat pendidik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan/atau pendidikan menengah.

Terdapat 2 jenis Program PPG berdasarkan kelompok sasaran, yaitu:

  1. PPG Pra Jabatan adalah program pendidikan yang dikhususkan untuk lulusan S1 Kependidikan dan S1/D IV Non Kependidikan serta lulusan SM-3T (Sarjana Mendidik Di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
  2. PPG Dalam Jabatan adalah program pendidikan yang dikhususkan untuk guru PNS dan bukan PNS dengan persyaratan tertentu yang sudah mengajar pada satuan pendidikan, baik yang diselenggarakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat penyelenggara pendidikan yang sudah mempunyai perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama.

PPG juga dirancang secara sistematis dengan menerapkan prinsip mutu mulai dari seleksi, proses belajar dan penilaian, hingga uji kompetensi. Saat ini, Pendidikan Profesi Guru (PPG) diselenggarakan dalam bentuk PPG Bersubsidi dan untuk selanjutnya akan diterapkan PPG Swadana dengan biaya pribadi.

Panduan :

Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi laman berikut : http://ppg.ristekdikti.go.id/