Home » Berita

Lokakarya Penyusunan Dokumen SPMI Batch X Kupang

15/11/2018

 

Direktorat Penjaminan Mutu mengakhiri rangkaian “Lokakarya Penyusunan Dokumen SPMI” tahun 2018 dengan penyelenggaraan lokakarya batch X di Kupang tanggal 8-10 November 2018.

Lokakarya diikuti 50 peserta dari 21 perguruan tinggi dengan masing-masing perguruan tinggi mengirimkan ketua penjaminan mutu dan kepala prodinya. Perguruan tinggi peserta lokakarya antara lain dari Akademi Keperawatan Maranatha Groups Kupang, Akper Intan Martapura, Politeknik eLBajo Commodus, Politeknik Negeri Ambon, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Kupang, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Mbojo, STIE Widya Gama Lumajang, STIKes Bina Usada Bali, STIKes Citra Husada Mandiri Kupang, Universitas Indraprasta PGRI, Universitas Islam Al-Azhar, Universitas Katolik Widya Mandira, Universitas Muhammadiyah Kupang, Universitas Mulawarman, Universitas Nusa Cendana, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT, Universitas San Pedro, Universitas Timor, Universitas Tribuana Kalabahi Alor, dan STFK Ledalero.

Lokakarya dibuka oleh Kasi Penguatan Mutu, Octa Nugroho dan fasilitator SPMI antara lain Prof. Nyoman Sadra Dharmawan, Prof. Tirza Hanum, Dr. Agustine Eva Maria, dan Dr. Redempta Wea.

“Dengan terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu dapat mendukung daya saing bangsa. Agar dapat bersaing, sebuah bangsa haruslah bangsa yang berkualitas, dan satu-satunya cara untuk meningkatkan kualitas sebuah bangsa adalah dengan memberikan pendidikan yang bermutu. Dengan diadakannya lokakarya ini diharapkan dapat memberikan pemahaman secara komprehensif mengenai upaya membangun budaya mutu dan menciptakan lulusan yang berkualitas,“ ujar Kasi Peningkatan Mutu.

Lokakarya berlangsung tiga hari dengan penekanan pada praktik penyusunan dokumen SPMI, antara lain Dokumen Kebijakan SPMI, Dokumen Manual SPMI, Dokumen Standar yang digunakan SPMI, dan Formulir SPMI. Peserta dibagi dalam dua kelas untuk berdiskusi dan menyusun dokumen SPMI. Di akhir lokakarya, semua dokumen hasil latihan di-share untuk semua peserta dengan harapan masing-masing PT sudah memiliki draf dokumen SPMI untuk disesuaikan dengan masing-masing kondisi PT. Direktorat Penjaminan Mutu akan melakukan monitoring dan evaluasi implementasi SPMI di PT peserta, peserta yang sukses melaksanakan diseminasi SPMI dan implementasi SPMI di PT-nya akan diikutkan dalam Lokakarta Audit Mutu Internal (AMI) di tahun beriktunya. (haz/penjamu)