Home » Berita

Sosialiasai Pembaharuan Sistem untuk Pengelola dan Operator Bidikmisi L2DIKTI

20/09/2018

Bogor-Belmawa. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan melalui Direktorat Kemahasiswaan mengumpulkan seluruh pengelola dan operator Bidikmisi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi atau L2Dikti seluruh Indonesia bertempat di Kota Hujan Bogor (19/9). Dalam sambutannya Kepala Sub Direktorat Kesejahteraan dan Kewirausahaan Ismet Yusputra mengatakan “mulai tahun ini penetapan mahasiswa Bidikmisi ditetapkan secara multi years, jika seseorang itu tercatat sebagai mahasiswa program S1, maka akan ditetapkan secara langsung selama 8 Semester atau selama 4 tahun”, mudah-mudahan cara ini dapat mempercepat proses penyaluran kita ke penerima Bidikmisi lanjutnya, tidak hanya proses penetapan saja yang disampaikan, salah satu yang cukup penting adalah pembukaan rekening secara terpusat dimana pihak Bank Mitra akan membukakan Rekening secara khusus bagi penerima Bidikmisi yang mana rekeningnya akan selalu aktif selagi mahasiswanya aktif berkuliah dan bebas biaya administrasi bulanan.

Dalam hak ketepatan sasaran, Ismet Yusputra mengharapkan ketepatan sasasarannya menjadi bukti otentik bagi penetapan, karena program ini merupakan Prioritas Nasional guna memutus mata rantai kemiskinan bagi penerima Bidikmisi.

Rosmalita selaku Anggota Tim Pengelola Bidikmisi mengatakan hal-hal yang sangat perlu di perhatikan dalam penetapan dan ketepatan sasaran, jika sudah siap segera diunggah untuk selanjutnya proses pencairan. Apabila akan ada pergantian dapat dilakukan dengan angkatan yang sama dengan yang akan digantikan, jadi linear angkatan, sebagai contoh angkatan 2016 akan digantikan oleh angkatan 2016, tidak boleh dilakukan ke angkatan yang bawah atau yang atas, sementara itu dalam proses penyaluran akan dilakukan secara persemester atau per 6 bulan, tetapi pengelola menghimbau kepada penerima agar dapat mengambil uang dilakukan secara perbulan saja, hal ini diharapkan para penerima dapat mengelola keuangannya secara bijaksana dan tidak memiliki sifat boros, terang dosen Universitas Indonesia ini.

Sementara itu Sonny Hartono selaku Tim IT Bidikmisi, menyampaikan saat ini system pengelolaan Bidikmisi selalu di perbaharui, guna memudahkan kita dalam pembuatan laporan untuk pihak-pihak yang membutuhkan, tidak hanya terkait pelaporan yang disampaikan oleh dosen IPB ini, keterkaitan dengan mahasiswa yang akan lulus juga diharapkan tidak diajukan lagi karena akan mempengaruhi di pelaporan, jadi keterkaitan oleh system bidikmisi akan selalu kita manfaatkan dan selalu dikembangkan, mengikuti perubahan dan kebijaksanaan yang berlaku. (gpk/HKLI-Edt)