Home » Berita

KKN Kebangsaan Menjadi Bekal Pemimpin yang Cinta Tanah Air

26/08/2018

Lampung-Belmawa. Sebulan penuh 642 mahasiswa  dari 55 Perguruan Tinggi (PT) melaksakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan di tiga kabupaten Provinsi Lampung. Para mahasiswa berbaur dan membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan, melihat potensi dari daerah tempat mereka ditugaskan, menumbuhkan jiwa sosial yang tinggi serta menguatkan jiwa nasionalisme. Hal tersebut merupakan tujuan dari kegiatan KKN Kebangsaan  pada laporan ketua pelaksana KKN Kebangsaan  Sri Waluyo, S.T.P., M.Si., Ph.D. bertempat di rumah dinas walikota Bandar Lampung,  pada acara Penutupan KKN Kebangsaan 2018, 25 Agustus 2018.

Selama pelaksaan para mahasiswa dibekali kedisiplinan dari TNI, untuk menghadapi situasi dalam bertugas  di 92 desa di tiga kabupaten Lampung Timur, Tanggamus, dan Tulang Bawang Barat. Pada akhir laporannya ketua pelaksana KKN Kebangsaan mengucapkan terima kasih kepada stakeholder yang telah membantu, memfasilitasi hingga selesai.

Hadir juga Wali Kota Bandar Lampung Drs. H. Herman HN, MM dalam sambutannya berpesan kepada mahasiswa, setelah mengikuti KKN Kebangsaan jangan sampai mau diadu domba, dikotak-kotakkan, kita satu yaitu Indonesia. Kalian calon  pemimpin masa depan harus dekat dengan rakyat, berani bicara yang benar untuk kepentingan rakyat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para pemimpin perguruan tinggi, kepala daerah, mudah-mudahan adik-adik menjadi anak yang berguna, kita harus bersatu NKRI harga mati buat kita, disambut tepuk tangan mahasiswa dan mengamini pesan Wali Kota. Kami ucapkan terima kasih kepada panitia, mudah-mudahan adi-adik ini diberi kesehatan agar kita bisa bersatu kembali dilain kesempatan”, tutup Wali Kota dalam sambutannya.

Pada sambutaanya Rektor Universitas Negeri Lampung(UNILA) Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P.  Mengucapkan selamat kepada mahasiswa dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terkait atas pelaksanaan KKN Kebangsaan selama 1 bulan. “Provinsi lampung bukan hanya milik warga lampung, ini milik bangsa Indonesia”, jadi tidak usah merasa asing disini, tegas Rektor UNILA kepada seluruh mahasiswa  yang sudah terjun kelapangan melihat masyarakat lampung yang dikenal dengan piil senggiri-nya artinya ramah kepada semua pendatang.

Kegiatan ini merupakan kegiatan intrakulikuler yang mengabungkan tridharma perguruan tinggi, sebagai peserta KKN  sudah ditempa untuk berempati, bagaimana belajar dengan masyarakat dan kelak sudah mendapatkan gambaran masyarakat untuk dipimpim nantinya.

Kelebihan yang diterima oleh peserta dari KKN ini adalah terbentuknya jaringan yang luas dari sabang sampai merauke, “alangkah baiknya membangun silaturahmi yang berkepanjangan dalam membangun bangsa ini, kalian adalah duta terbaik dari Perguruan Tinggi masing-masing,  saudara-saudara ini lah yang akan menjadi pemimpin kelak”, ucap Hasriadi.

Pada sambutannya rektor UNILA juga menambahkan bahwa masiswa juga telah berhasil membuat  Grand Design Geowisata Batu Tegi, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus.
Atas nama unila saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, peserta dan sangat baik pengaturannya mudah-mudahan tidak meninggalkan kesan yang tidak baik. Panitia sudah berusaha sekuat mungkin untuk mensukseskan KKN Kebangsaan ini, terima kasih, Tutup  Hasriadi.

Mendengar laporan dan hasil kegiatan KKN Kebangsaan Direktur Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dr. Didin Wahidin, M. Pd mengapresiasi panitia dan pihak yang terkait dalam kegiatan KKN Kebangsaan di Provinsi Lampung. “Kepada mahasiswa selama KKN anda sudah diupayakan untuk belajar hal-hal yang mungkin selama ini  luput dari perhatian  kita, kalian langsung  ke masyarakat. Belajar complex problem solving, anda diterjunkan, kemudian anda diminta untuk menyelesaikan persoalan kompleks dimasyarakat”,  Didin menyampaikan pada sambutan.

“Ini bukan KKN biasa, ini KKN kebangsaan, Anda betul-betul sudah memiliki wawasan yang lebih terkait pemecahan masalah yang kompleks. Kalian melihat persoalan didalam masyarakat dengan menerapkan multidisipliner untuk memecahakan masalah, pengalaman ini menjadi bekal yang baik ketika anda menjadi pemimpin kelak, untuk mecapai tujuan nasional, KKN Kebangsaan mempunyai nuansa untuk menanamkan rasa cinta tanah air, juga akumulasi dari upaya  untuk menciptakan bela negara”atas nama Kemenristekdikti kami mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada Wali Kota Bandar Lampung, Rektor UNILA, Pimpinan Perguran Tinggi yang telah mengirimkan mahasiswanya semoga kita diberikan kekuatan, saya yakin Allah SWT akan mebalas kebaikan anda semua, tegas Didin dalam sambutannya.

Dalam sambutannya Direktur Kemahasiswaan berpesan, “Hari kita sedang dibawa mengarungi era Revolusi Industri 4.0, semoga melalui KKN Kebangsaan kalian delegasi milenial dapat mencapai jati diri masing-masing. Supaya anda maju menjadikan bangsa ini semakin jaya. “Maju tanpa kehilangan jati diri!”. Kami mengucapkan selamat kembali ketempat asal, salam buat orang tua anda, kita sudah bertemu dalam keanekaragaman, tanpa persatuan kita akan cerai berai. Jadikan KKN ini sebagai modal untuk menumbuhkan cinta ranah air. Mudah-mudahan membawa hikmah besar bagi bangsa ini.
Terima kasih bapak Wali Kota, Rektor Unila, Pimpinan Perguruan Tinggi, Bupati Lampung Timur, Tanggamus, dan Tulang Bawang Barat dan seluruh pihak yang terkait  atas terlaksananya KKN Kebangsaan 2018 di Provinsi Lampung, terima kasih. (WAS/Editor HKLI)