Home » Berita

Lokakarya Audit Mutu Internal di Pontianak

31/07/2018

Peningkatan mutu pendidikan tinggi melaui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) terus diupayakan Direktorat Penjaminan Mutu. Salah satu tahap dalam SPMI adalah evaluasi melaui audit, dan salah satu kegiatan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan audit yaitu dengan penyelenggarakan Lokakarya Audit Mutu Internal (AMI) yang diselenggarakan di Pontianak tanggal 23-25 Juli 2018.

Lokakarya AMI ini masih dalam rangka keberlanjutan pelaksanaan Lokakarya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) tahun 2017 serta untuk meningkatkan jumlah auditor mutu internal di masing-masing perguruan tinggi, Lokakarya AMI batch ke-IV diselenggarakan di hotel Mercure Pontianak bekerja sama dengan Universitas Panca Bhakti dan Universitas Muhammdiyah Pontianak sebagai PT auditee.

Lokakarya AMI di Pontianak dibuka oleh Kepala Subdirektorat Penguatan Mutu, Masluhin Hajaz. Lokakarya dihadiri oleh 53 peserta dari 28 Perguran Tinggi (PT) wilayah Kalimantan, lokakarya dilaksanakan selama 3 hari dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan audit mutu internal sebagai salah satu cara evaluasi penjaminan mutu di institusinya. Sebanyak 5 prodi dari Universitas Panca Bhakti  dan 5 prodi dari Universitas Muhammadiyah Pontianak berpartisipasi menjadi PT auditee.

Lokakarya AMI dimulai dari pemberian materi teori audit mutu internal dan dilanjutkan dengan praktik implementasi audit mutu yaitu audit dokumen dan audit lapangan. Peserta mempersiapkan daftar tilik sebagai panduan ketika bertemu dengan perwakilan dari prodi Universitas Panca Bhakti dan Universitas Muhammadiyah Pontianak. Peserta lokakarya mempelajari temuan/ketidaksesuaian antara penyelenggaraan pendidikan tinggi di PT dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) dan standar yang ditetapkan oleh perguruan tinggi, serta mengidentifikasi ruang peningkatan yang dapat dilakukan oleh masing-masing prodi.

Narasumber lokakarya merupakan tim fasilitator SPMI Direktorat Penjaminan Mutu, yaitu Setyo Pertiwi dari IPB, Retno Indrati dari UGM, Aris Dwiatmoko dari Universitas Sanata Dharma, dan Eva Maria dari Universitas Katolik Soegijapranata. Dengan penilaian kedisiplinan, pretest-postest, serta keterampilan ketika praktik audit diharapkan peserta yang lulus dalam Lokakarya AMI ini dapat menjadi auditor mutu di institusi masing-masing dan berperan dalam rangka penerapan SPMI khususnya pada siklus Evaluasi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia (tisa/hz).