Home » Berita

Belajar Nilai-Nilai Kebangsaan di Bumi Ruwa Jurai

23/07/2018

Lampung-Belmawa. Merajut Kebersamaan dan Kesamaan dalam Kebhinekaan (Piil Pesenggiri) Menjadi tema Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan 2018 bertempat di Gedung Bagas Raya, Lampung. KKN Kebangsaan 2018 diikuti oleh 641 mahasiswa dari 55 Perguruan Tinggi di Indonesia, kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Juli hingga 25 Agustus 2018. Seluruh mahasiswa akan diturunkan ke lokasi KKN yang tersebar di 92 desa di tiga kabupaten yakni, Lampung Timur, Tanggamus, dan Tulang Bawang Barat.

Pada kesempatannya Rektor Universitas Lampung Hasriadi Mat Akin menyampaikan bahwa tema KKN Kebangsaan Tahun 2018 di Provinsi Lampung adalah Piil Pesenggiri, yang merupakan falsafah hidup masyarakat Lampung yang adiluhung dan masih sangat relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

Hasriadi menambahkan Lampung merupakan representasi Indonesia mini, dimana masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, agama, dan kebudayaan.

Sebelum diturunkan ke lokasi KKN, mahasiswa dibekali materi tentang kedisiplinan, penanaman etos kerja, penumbuhan sikap dan jiwa bela Negara, potensi kemaritiman Indonesia serta nilai-nilai kebangsaan lainnya. Dan harapannya, dapat meningkatkan peran kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat.

Tidak lupa pada akhir laporannya Hasriadi mengucapkan terima kasih kepada pihak yang bekerjasama, Kemenristekdikti, Gubernur Lampung,Bupati Lampung timur, Tanggamus, Tulang Bawang Barat, Keluarga Besar AL, POLDA Lampung, Pimpinan Perguruan Tinggi yang terlibat, dan segala jajaran yang mendukung jalannya KKN Kebangsaan 2018.

Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar, mewakilkan Gubernur Provinsi Lampung Berpesan kepada peserta KKN Kebangsaan agar melalui kegiatan ini dapat dapat mempererat persaudaraan, Sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, sebagai agen persatuan dan kesatuan bangsa, dan juga sarana menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

Pada akhir sambutannya Sulpakar kepada mahasiswa agar menjaga nama baik Universitas, dan Keluarga. Selamat melaksanakan KKN, kami berharap agar dapat sejalan, dapat mensosialisasikan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa  senantiasi memeberikan bimbingan kepada kita semua.

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang diwakilkan oleh staf ahli Menteri Bidang Akademik, Paulina Pannen menyampaikan bahwa peserta KKN Kebangsaan kedepan dapat menjadi garda terdepan dalam pembangunan nasional dan meningkatkan daya saing bangsa. Saya berpesan kepada mahasiswa agar mampu beradaptasi, berkompetensi sesuai bidang ilmu yang anda kuasai, menjadi agen perubahan, Tegas Paulina. Pada akhir sambutannya Paulina berpesan, pahami kemampuan diri saudara dan Selamat mengikuti KKN kebangsaan, jangan sia-siakan, ambil manfaat dari kegiatan ini, kami menantikan peran dan kontribusi saudara-saudara sekalian, tutup Paulina, dilanjutkan dengan pemukukan gamelan sebagai tanda dimulainya KKN Kebangsaan 2018.

DSC_2072

Acara kemudian dilanjutkan dengan Pemakaian topi KKN Kebangsaan secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa yang akan melaksanakan  kegiatan KKN Kebangsaan. Hadir juga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam materinya menyampaikan, manusia maju atau tidak tergantung pada pendidikannya. Adek-adek yang datang kemari dari 55 kampus, beruntung lah suadara-saudara. Semoga KKN kebangsan ini melahirkan karya-karya terbaik, mahasiswa yang dapat membantu masyarakat.

DSC_1963

“Pendiri negeri ini rela menumpahkan darah untuk apa? Bung Karno berkata merdeka dulu baru bersatu, kemudian berdaulat, jika kita berdaulat kita berlaku adil, setara dan harmoni”, tegas Zulkifli

Kita adalah negara kesepakatan bukan negara satu kelompok, kalau masih ribut soal suku, agama mundur kita dari negara berdaulat! Siapkan diri kalian sebaiknya, kemudian disambut tepuk tangan peserta yang hadir.(WAS/Editor HKLI)