Home » Berita

“Andai Aku Adalah Dia” Bimbingan Teknis Tutor Pendidikan Khusus

06/06/2018

Serang – Belmawa. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, menerbitkan Panduan Layanan Pendidikan Untuk Mahasiswa Disabilitas. Panduan tersebut disosialisasikan dalam bentuk bimbingan teknis kepada para dosen di PT melalui Training of Trainer (TOT) agar mereka dapat memberikan layanan yang tepat bagi mahasiswa disabilitas di Perguruan Tinggi.

Acara yang dihadiri 70  dosen dari 44 perguruan tinggi swasta  di bawah koordinasi Kopertis Wilayah III ( Jakarta dan Banten) dilaksanakan di Hotel Horison Ratu Serang, Provinsi Banten diawali dengan pembukaan dari Kasubdit Pembelajaran Khusus, Uwes Anis Chaeruman, M.Pd yang juga mewakili Direktur Pembelajaran.

Tujuan dari diadakannya bimbingan teknis tutor pendidikan khusus ini adalah untuk  mensosialisasikan Kebijakan Belmawa tentang program pendidikan khusus/pendidikan inklusif di Perguruan Tinggi. Mendorong PT dapat mengembangkan sistem dan program layanan khusus bagi mahasiswa disabilitas melalui pembentukan unit layanan mahasiswa disabilitas di PT. Meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan sensitifitas para dosen di PT tentang tata cara dan tata kelola layanan pendidikan untuk mahasiswa disabilitas di PT. Meningkatkan kompetensi dosen dalam pemberian layanan pembelajaran terhadap mahasiswa disabilitas sehingga mereka dapat mengembangkan potensinya secara optimal meskipun dengan keterbatasan yang dialami. Menyiapkan calon pelatih/Instruktur PT dari kalangan Dosen yang akan memberikan pelatihan calon pendamping mahasiswa disabilitas di PT masing-masing.

Hadirnya sosok Surya Sahetapy sahabat Tuli yang juga didampingi interpreter dari Pusat Layanan Bahasa Isyarat membuat peserta TOT antusias menyimak kisah suksesnya dalam memperoleh Pendidikan Inklusi di Indonesia. Narasumber pada kesempatan ini pun sangat kompeten dibidangnya; DR. Budiyanto, M.Pd dari Universitas Negeri Surabaya dengan materi Praktik Layanan Mahasiswa Tunarungu, Nur Azizah, PhD dari Universitas Negeri Yogyakarta dengan membawakan materi Praktik Layanan Mahasiswa Tunadaksa, Drs. Subagya, M.Si dari Universitas Sebelas Maret Solo membawakan materi Praktik Layanan Mahasiswa Tunanetra, Dr. Joko Yuwono, M.Pd dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang membawakan materi Falsafah Pendidikan Inklusi di Perguruan Tinggi, Budi Santoso, M.Pd dari Universitas Negeri Jakarta yang juga membawakan materi Pedoman Layanan Mahasiswa Disabilitas.

Diharapkan dengan adanya pelatihan Dosen dapat membantu mahasiswa disabilitas di PT serta dimaksudkan sebagai upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan tinggi bagi semua mahasiswa termasuk mahasiswa.

(IW/HKLI)