Home » Berita

114 Dosen di Medan Berpartisipasi dalam Sosialisasi Pendidikan Khusus dan Sosialisasi Hibah Inovasi Pendidikan Pembelajaran Khusus

17/05/2018

Medan – Direktorat Pembelajaran melalui sub direktorat Pembelajaran Khusus mengadakan sosialisasi pendidikan khusus dan sosialisasi hibah inovasi pembelajaran pendidikan khusus yang dilaksanakan di Kopertis Wilayah I Medan pada tanggal 14 Mei 2018. Kegiatan ini selain bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai penyandang disabilitas, juga mensosialisasikan hibah inovasi pembelajaran khusus yang dapat diajukan oleh perguruan tinggi.

Sekitar 114 dosen dari 44 perguruan tinggi hadir berpartisipasi pada acara sosialisasi tersebut. Acara sosialisasi yang dimulai pukul 08.00 dibuka oleh Heriyanto, S.Sos selaku Kepala Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Ketenagaan dan Sirin Wahyu Nugroho selaku Pelaksana Harian (Plh). Kepala Sub Direktorat Pembelajaran Khusus. Beliau mengatakan bahwa “manusia diciptakan dengan berbagai keberagaman, ada yang tinggi, ada yang kaya dan ada yang miskin, ada yang sempurna dan ada yang memerlukan perhatian secara khusus”. Dalam hal ini, beliau menegaskan mahasiswa disabilitas atau berkebutuhan khusus perlu adanya bimbingan atau perlakuan khusus serta perlu adanya penyediaan fasilitas untuk mahasiswa disabilitas di perguruan tinggi.Narsum Sosialisasi Pendidikan Khusu

Selanjutnya Budiyanto selaku narasumber kegiatan sosialisasi pendidikan khusus  menjelaskan tentang pendidikan inklusif serta kebijakan dan strategi Pendidikan Inklusif di Perguruan Tinggi di Indonesia. Pada sesi kedua, diisi oleh Nur Azizah yang menjelaskan tentang pemahaman disabilitas sekaligus menjelaskan panduan hibah inovasi pembelajaran khusus. Beliau menjelaskan bahwa hibah inovasi pembelajaran ini dapat dilaksanakan dalam bentuk model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus di perguruan tinggi yang diwujudkan dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Semester (RPS), RPP, bahan ajar, dan video pembelajaran.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan peserta sosialisasi mendapatkan pemahaman terkait mahasiswa penyandang disabilitas dan dapat diimplementasikan di perguruan tinggi masing-masing. Selain itu, diharapkan perguruan tinggi dapat berpartisipasi mengajukan proposal hibah dengan mengembangkan model pembelajaran inovatif bagi mahasiswa berkebutuhan khusus di perguruan tinggi. (FNP/HKLI)