Home » Berita

Kemenristekdikti Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing SDM Dengan KRI

12/05/2018

Jakarta, 12 Mei 2018. Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menggelar Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional II di Universitas Tarumanegara (Untar), Jakarta.

KRI merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia dalam menghadapi era evolusi Industri 4.0. Di masa ini, robot telah melekat dalm berbagai aktivitas manusia, terutama ditunjang oleh internet of things (IoT). Karenanya, Kemenristekdikti bertugas untuk menciptakan pendidikan yang multidisiplin dan berperan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

“Teknologi yang nyata tersebut harus dibuat sedemikian rupa agar menjadi menarik, dinamis dan tidak membosankan, di mana dosen dan mahasiswa perlu dilibatkan bersama secara multidisiplin,” tutur Prof. Intan Ahmad dalam sambutannya selalu Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Upaya Ristekdikti ini disambut antusias tinggi oleh civitas akademika di regional II diikuti sebanyak 96 Tim Robot dari 5 Divisi. Jumlah peserta yang tinggi diharapkan menghasilkan persaingan kompetitif guna meningkatkan kualitas dan kuantitas mahasiswa yang berprestasi.

“Peserta harus mengeksplorasi kemampuannya dalam perancangan, implementasi, dan strategi serta harus0 mengembangkan ide-ide nya untuk dapat membuat dan merancang suatu wahana bergerak berbentuk robot dengan berbagai bentuk dan struktur serta kecerdasan,” imbuh Intan. Maka sangat diharapkan bahwa pertarungan kemampuan teknologi mahasiswa ini dapat berlangsung sesuai dengan tema dan aturan yang telah ditetapkan serta dilandasi sportivitas yang tinggi dari tiap peserta.

KRI dirancang dengan berbagai tahapan, mulai dari penyisihan hingga babak final, demi mendapatkan juara terbaik yang akan bertarung kemudian di tingkat nasional. Jenis robot yang dikompetisikan beragam, disesuaikan dengan berbagai jenis kebutuhan dalam industri teknologi. Misalnya jenis robot berkaki, beroda, hingga robot humanoid. Tampak peserta sudah mempersiapkan kemampuan mereka secara matang. Mulai saat riset dan pengembangan di kampus masing-masing hingga percobaan di arena pertarungan yang diberikan kesempatan pada hari Jumat (11/03/2018), tepatnya di Hall Sport Center Gedung Blok P lantai 8.

Akhirnya, seraya membuka acara, Intan mengharapkan kompetisi ini menghasilkan tim robot yang berkualitas dan berbasis high-tech untuk bersaing pada Kontes Robot Nasional dan Internasional. (FSY/NH)

Layanan Informasi
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti

Email : layin.belmawa@ristekdikti.go.id
HP : 081289331670

TAG: Berita