Memaknai Pancasila Secara Kekinian

WhatsApp Image 2017-09-27 at 11.10.32Bekasi – Belmawa. Sering dikatakan bahwa masa depan suatu negara terletak pada generasi mudanya. Bahkan Presiden pertama Indonesia pernah menyerukan “Berikan aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. Sepenting itu peran generasi muda bagi kelangsungan pembangunan Indonesia, termasuk juga peran mahasiswa sebagai Generasi Emas Indonesia 2045. Tak hanya harus berwawasan luas dan berprestasi, mahasiswa juga harus kritis, kreatif, dan inovatif. Hal tersebut yang disasar oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, khususnya di Direktorat Kemahasiswaan.

Tak seperti program-program kemahasiswaan lainnya, Selasa lalu (26/9) diselenggarakan pembukaan Festival Film Mahasiswa Indonesia (FFMI) 2017, yaitu sebuah ajang tingkat nasional yang diprakarsai oleh Direktorat Kemahasiswaan dengan partisipan mahasiswa-mahasiswa yang terdaftar di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak di bidang seni atau perfilman. Di waktu yang sama, diselenggarakan pula Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) yang diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam kedua ajang tersebut, tema yang diangkat adalah terkait dengan Pancasila. Seperti KPKM yang mengajak seluruh pesertanya untuk berlomba membuat essay terbaik dengan tema Pancasila, FFMI 2017 pun mengusung tema “Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara”. Tujuannya adalah agar mahasiswa tergerak untuk semakin kritis dan kreatif namun tetap mempertahankan jiwa nasionalisme mereka.

Pada FFMI 2017, jenis film yang dilombakan adalah film fiksi atau film pendek dengan durasi 5 – 30 menit, dengan kriteria film yang diikutsertakan dalam lomba adalah pembuatan film tahun 2016 dan 2017. Tak kurang sebanyak 62 film kreasi sineas muda dari berbagai perguruan tinggi sangat antusias mengambil bagian dalam FFMI 2017. Untuk ajang tersebut, disediakan total hadiah sebesar 75 juta rupiah serta Piagam Penghargaan.

WhatsApp Image 2017-09-27 at 11.10.28Kepala Sub Direktorat Penalaran dan Kreativitas Direktorat Kemahasiswaan yang sekaligus menjadi Ketua Panitia FFMI 2017, Widyo Winarso, menyampaikan harapannya bahwa FFMI dapat melahirkan sineas-sineas muda Indonesia yang kreatif dan dapat menghidupkan industri perfilman dalam negeri, serta dapat berkiprah di kancah Internasional.

“FFMI tahun 2017 ini kami harap dapat menjadi sarana untuk penguatan ideologi Pancasila di kalangan generasi muda. Maka dari itu tema film yang dilombakan berkaitan dengan Pancasila, sehingga generasi muda dapat memaknainya dalam situasi kekinian,” lanjut Widyo pada pembukaan FFMI 2017 yang digelar di Hotel Horison Bekasi Selasa lalu (26/9).