Membangun Scientific Attitude Mahasiswa Indonesia Melalui PIMNAS

Intan Ahmad Membuka PIMNAS 30, MakassarMakassar – Belmawa. Mahasiswa merupakan salah satu kunci penggerak pembangunan nasional, karena generasi yang berprestasi dan kreatif dalam berinovasi adalah harapan bangsa dalam meningkatkan daya saing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Tak hanya prestasi secara kurikuler, namun prestasi secara ekstrakurikuler dan ko-kurikuler juga menjadi komponen utama, yang salah satunya diwadahi dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Karena pentingnya hal tersebut, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-30, yang tahun ini bertempat di Universitas Muslim Indonesia, Makassar.

Sebanyak 420 tim terdaftar sebagai peserta PIMNAS tahun ini, yang terdiri dari 1.845 mahasiswa yang berasal dari 89 perguruan tinggi. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 3.918 proposal PKM dari 422 perguruan tinggi yang didanai pada tahun 2017. Mulai hari ini, 24 Agustus hingga tanggal 26 Agustus 2017 nanti, seluruh peserta akan berkompetisi memperebutkan medali PIMNAS dengan menampilkan presentasi, artikel ilmiah, poster, dan gelar produk PKM terbaik.

Secara keseluruhan, terdapat enam bidang kegiatan PIMNAS, yaitu PKM Penelitian (PKM-P) yang kemudian dikelompokkan lagi ke dalam bidang eksakta (PKM-PE) dan sosial humaniora (PKM-PSH), PKM Kewirausahaan (PKM-K), PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M), PKM Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM Karsa Cipta (PKM-KC), dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT). Dan tahun ini, terdapat tiga perguruan tinggi dengan jumlah tim terbanyak yang terdaftar sebagai peserta, yaitu Institut Pertanian Bogor, Universitas Brawijaya, dan Universitas Gajah Mada, yang ketiganya berhasil meloloskan 31 tim unggulannya untuk bersaing dalam tujuh kelas tersebut.

Membuka agenda tahunan tersebut malam tadi (23/8), Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad berharap PIMNAS 2017 dapat menjadi ajang silaturahmi ilmiah dan wahana pengembangan kreativitas mahasiswa yang diharapkan akan menjadi pintu gerbang munculnya karya-karya inovatif intelektual muda Indonesia yang akan mengangkat harkat derajat Bangsa.

“PIMNAS tahun ini kita persembahkan sebagai salah satu bentuk kontribusi dan keunggulan kita semua dalam rangka memperkuat daya saing bangsa Indonesia tercinta,” ujar Intan.

Intan juga menyampaikan harapannya agar melalui PIMNAS dapat terbentuk sikap ilmiah (scientific attitude) di kalangan mahasiswa, seperti sifat jujur, teliti, lapang dada, berani karena benar, objektif, dan sikap positif lainnya, yang diharapkan dapat mengantarkan Indonesia untuk berjaya menghadapi tantangan globalisme. (DRT/Editor/HKLI)