Kerjasama Negara Asia Tenggara Bidang Pendidikan Tinggi SEAMEO RIHED dan Seminar Curriculum Structure and Development for Southeast Asian Higher Education

Jakarta, 3 Agustus 2017.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan pada pukul 10.00 WIB pagi ini melakukan pertemuan dengan para Dirjen Perguruan Tinggi negara-negara ASEAN di Sultan Hotel Jakarta guna melakukan beberapa kerjasama. Kerjasama regional ini menjadi harapan negara-bangsa di ASEAN untuk membangun kesejahteraan bersama, khususnya Pendidikan Tinggi. Pemerintah menyadari perlunya kerjasama ini guna menghadapi tantangan global bagi penyelenggaraan Perguruan Tinggi. Pada 15-16 September 2016 lalu telah dilaksanakan 24th SEAMEO RIHED Government Board Meeting di Royal Angkor Resort, Siem Reap, Kamboja dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kamboja. SEAMEO RIHED merupakan pertemuan antar Pemerintah dalam bidang Pendidikan Tinggi yang membahas 3 topik utama yaitu kebijakan, manajemen, dan administrasi SEAMEO RIHED. Dr. Chantavit Sujatanod selaku Direktur Pusat SEAMEO RIHED melaporkan bahwa pertemuan ke 24 yang dilaksanakan di Kamboja pada tahun fiskal 2015/2016 memfokuskan pada pembahasan tentang pengembangan pendidikan tinggi dan harmonisasi yang berkotribusi pada usaha menekankan prinsip hubungan antar manusia dan menegakkan hubungan regional ASEAN.

Pada tahun ini, pertemuan berlanjut dengan menyelenggarakan seminar SEAMEO RIHED Governing Board Meeting, dilanjutkan dengan acara seminar Curriculum Structure and Development for Southeast Asian Higher Education. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari tanggal 3 dan 4 Agustus 2017. Pada hari ini, tanggal 3 Agustus 2017 dilangsungkan pembukaan oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof Intan Ahmad, hadir pula Dr. Paristiyanti Nurwardani, Direktur Pembelajaran; kemudian sambutan oleh Dr. Gatot Hari Priowirjanto, Direktur Sekretariat SEAMEO; acara ini dilanjutkan pidato Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Pada hari kedua besok akan dilangsungkan acara seminar dengan tajuk Curriculum Structure and Development for Southeast Asian Higher Education yang dihadiri oleh pemangku kebijakan dalam bidang Pendidikan Tinggi, Pimpinan Universitas, anggota Fakultas, dan para ahli untuk berdiskusi membahas tren yang berkembang. Tajuk diskusi pada seminar ini yaitu mempersiapkan para sarjana agar memiliki pandangan global yang dapat berdampak kepada institusi pendidikan tinggi dengan karakteristik masing-masing. Selanjutnya bagaimana instutitusi penyelenggara Pendidikan Tinggi secara cerdas dan efektif memilih metode, dan sumber pembelajaran sehingga diharapkan dapat mengidentifikasi pendekatan regional untuk menyusun dan mengimplementasikan kurikulum bagi para sarjana sesuai dengan arah pengembangan Pendidikan Tinggi Asia Tenggara.

Dalam pertemuan nanti para peserta akan mempresentasikan model pengembangan metode kurikulum sarjana pada setiap negara. Kemudian, hasil presentasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan secara regional untuk menyusun desain dan implementasi kurikulum yang berorientasi pada kerjasama antar Pendidikan Tinggi sesama anggota SEAMEO.  (Layanan Informasi, Editor/HKLI)