Harapan Mahasiswa Kedokteran Berkarier di Manajemen Rumah Sakit

UKMPPD2Belmawa – Medan. Mahasiswa fakultas kedokteran (FK) sekarang ini tidak dapat secara langsung terjun ke masyrakat dan menyandang gelar dokter. Mereka harus mengikuti Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) secara nasional.

Program UKMPPD Periode Mei 2017 diselenggarakan pada Jumat s/d Sabtu tanggal 12 – 13 Mei 2017 serentak di 5 (lima) perguruan tinggi di Indonesia, yaitu di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi), Universitas Sam Ratulangi – Manado, Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sari Mutiara Medan, diikuti oleh seluruh mahasiswa kedokteran di Indonesia. UKMPPD merupakan tindaklanjut amanat dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran yang ditandatangani tanggal 6 Agustus 2013.

Pelaksanaan UKMPPD di FK UISU diikuti oleh 146 peserta dari 150 orang yang terbagi dalam 2 (dua) sesi. Peserta pada 2 (dua) sesi tersebut tidak dapat saling bertemu karena peserta pertama dikarantina sampai dimulainya sesi kedua untuk mencegah terjadinya kebocoran soal.UKMPPD

Pada sesi wawancara dengan dr. Abdul Harris Pane, Dekan FK UISU, disampaikan bahwa guna memaksimalkan jumlah kelulusan mahasiswanya dalam uji kompetensi, FK UISU telah melaksanakan bimbingan teknis berupa pembahasaan soal-soal dari perkuliahan yang diberikan. Seleksi juga dilakukan dengan cara try-out bagi peserta ujian pertama (1st taker) dan juga terhadap re-taker dengan nilai kelulusan 70, jauh di atas nilai kelulusan yang disyaratkan UKMPPD. Seleksi digunakan sebagai uji coba guna proses pembimbingan yang selanjutnya dilakukan try-out akhir untuk melihat hasil pembimbingan.

Pemahaman terhadap peraturan tentang uji kompetensi ini juga dilakukan kepada peserta yang telah mengikuti ujian sebanyak 4x dengan masa studi paling lama 6 (enam) bulan, termasuk sosialisasi kepada orang tua mahasiswa. Mahasiswa dan orang tua berharap kiranya ada kebijakan lain dari Pemerintah terhadap mahasiswa kedokteran yang tidak lulus menjadi dokter dapat berkarier di bidang manajemen di rumah sakit.

Disampaikan juga bahwa ujian kompetensi merupakan ujian teori yang terkadang berbeda dengan keseharian praktek lapangan mahasiswa sehingga ujian kompetensi bukan satu-satunya cara untuk menguji mahasiswa kedokteran menjadi seorang dokter. (mg/editor HKLI)