Home » Berita

Sosialisasi Bidikmisi: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan

06/04/2017

Musi Rawas – Belmawa. Salah satu program unggulan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) adalah program Bidikmisi, yang jangkauannya hingga ke seluruh pelosok negara Indonesia. Meskipun program tersebut bersifat nasional, masih banyak pertanyaan yang diajukan terkait dengan program tersebut, baik mengenai persyaratan hingga kendala-kendala yang dihadapi. Oleh karena itulah Direktorat Jenderal Belmawa secara terus menerus melakukan sosialisasi program Bidikmisi, seperti yang dilakukan oleh Direktorat Kemahasiswaan Rabu lalu (5/4) di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Direktorat Kemahasiswaan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Bantuan Pendidikan Bidikmisi kepada sejumlah sekolah yang berada di sekitar Kabupaten Musi Rawas, yang Rabu lalu bertempat di SMA Negeri Terawas. Membuka kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SMA Negeri Terawas, Henni Kristianty menyambut kedatangan Direktur Kemahasisawaan beserta rombongan dan Wakil Bupati Musi Rawas.

“Pemerintah Kabupaten Musi Rawas sangat mendukung sosialiasi Bidikmisi ini, mengingat daerah kami yang masih tertinggal, sehingga kami akan sangat terbantu dengan adanya bantuan pendidikan yang diberikan kepada daerah kami, agar kami dapat menghasilkan SDM unggul sesuai dengan program dari Bupati Musi Rawas yaitu Mura Cerdas Sempurna,” papar Wakil Bupati Musi Rawas Suwarti dalam sambutannya.

Menanggapinya, Direktur Kemahasiswaan Didin Wahidin menyampaikan bahwa negara hadir untuk membantu calon mahasiswa yang berprestasi secara akademik namun tidak mampu secara ekonomi, yaitu melalui program Bantuan Pendidikan Bidikmisi, yang tentunya bertujuan untuk menciptakan generasi yang berdaya saing. “Untuk itu kami melaksanakan sosialisasi ini agar kami dapat memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi anak-anak di negeri ini untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi dan berkontribusi untuk negeri ini,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, salah seorang peserta dari MAN 2 Lubuklinggau mengajukan pertanyaan yang cukup sering ditanyakan terkait Bidikmisi. “Mengapa kami dari MAN yang ingin mendaftar ke UIN  tidak bisa mendaftar di Bidikmisi?” tanyanya.

musi-rawas02Pertanyaan serupa juga cukup sering ditanyakan kepada Direktorat Jenderal Belmawa. Menjawab hal tersebut, Kepala Sub Direktorat Kesejahteraan dan Kewirausahaan, Direktorat Kemahasiswaan, Ismet Yus Putra menjelaskan bahwa untuk mendaftar ke institusi tersebut, calon mahasiswa dipersilakan untuk mendaftar melalui Kementerian Agama yang membawahi UIN. “Bidikmisi yang disosialisasikan saat ini ditujukan untuk perguruan tinggi yang berada dibawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Beberapa perguruan tinggi Islam masih berada di bawah naungan Kementerian Agama,” jelas Ismet.

Direktur Kemahasiswaan Didin Wahidin juga menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut sangat penting dilaksanakan, agar para calon mahasiswa memahami dengan betul cara pengisian dan pendaftaran Bidikmisi. Diharapkan melalui sosialisasi tersebut, semakin banyak generasi muda yang mendaftar ke perguruan tinggi, dan semakin banyak generasi muda yang menyadari bahwa negara Indonesia tidak pernah membiarkan kendala ekonomi untuk menghalangi mereka dalam meraih cita-cita. (GPK/Editor/HKLI)