Pemupukan The Perfect Secretary and Personal Assistant di Lingkungan Ditjen Belmawa

Pelatihan sekretaris ditjen belmawa

Pelatihan sekretaris ditjen belmawa

Salah satu kualitas pimpinan ditentukan dari kualitas sekretaris yang dimiliknya. Hal ini menjadi alasan penting bagi dilakukannya kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan bekerja sama dengan Indonesian Secretary Training atau IST Center dalam rangka meningkatkan keterampilan sekretaris di lingkungan Ditjen Belmawa. Kegiatan yang berlangsung tanggal 17 hingga 19 Maret 2017 di Hotel 101 Bandung ini diikuti dengan penuh antusias oleh 12 orang peserta dari seluruh unit Eselon II di lingkungan Ditjen Belmawa.

Acara Pelatihan dibuka pada hari Jumat tanggal 17 Maret 2017 oleh Kepala Bagian Umum, Dr. Syahril Chaniago, di dalam sambutannya Syahril menyampaikan bahwa tugas seorang sekretaris adalah mensupport tugas Pimpinan diantaranya membuat time schedule serta menyiapkan keperluan bagi Pimpinan dan tidak mengabaikan tugas untuk berkoordinasi dengan unit lainnya.

Pelatihan yang diselenggarakan dengan tema “The Perfect Secretary and Personal Assistant” tersebut tidak hanya diikuti oleh para sekretaris, tetapi juga para Kepala Tata Usaha dan staf akademik. Selama pelatihan inhouse training ini, peserta mendapatkan pelatihan kesekretariatan yang meliputi pemahaman peran seorang sekretaris dan personal assistant, penataan, dan penyusunan arsip. Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan dan strategi komunikasi. seperti kemampuan mendengarkan, memahami lawan bicara, dan memberikan tanggapan terhadap lawan bicara. Sementara untuk materi personal skill, peserta traning mendapatkan wawasan terkait manajemen stres dan peran diri.

Pelatihan ditutup secara resmi pada hari Minggu tanggal 19 Maret 2017 oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Intan Ahmad. Dalam pengarahannya, Intan menyampaikan bahwa setelah pelatihan selesai, diharapkan peserta training dapat bekerja lebih professional, dapat menjaga amanah, kehormatan, kerahasiaan, dan tanggung jawab institusi sebagai seorang sekretaris. Selain itu, beliau juga menghimbau peserta untuk menjadi seorang yang pro aktif  karena saat ini keahlian sebagai seorang yang pro aktif dan kreatif sangat dibutuhkan untuk membantu tugas seorang pimpinan. (HLMY/Editor/HKLI)