Home » Berita

Workshop Penyusunan Dokumen SPMI di Kopertis Wilayah VIII

30/11/2016

Denpasar – Belmawa. Direktorat Penjaminan Mutu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen. Belmawa) bekerjasama dengan Kopertis Wilayah VIII (Propinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Denpasar (23-24/11-2016). Hadir dalam workshop ini Koordinator Kopertis VIII, Prof. Dasi Astawan dan Antari W. Mawarti, Kepala Subdit Penguatan Mutu. Workshop diikuti 100 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Bali, NTB dan NTT.

Antari W. Mawarti mengatakan dalam laporan dan sambutannya menyampaikan agar peserta diharapkan menghindari pengisian borang yang cenderung mengarang dengan mengimplementasikan SPMI dengan baik di perguruan tinggi masing-masing, karena hal ini untuk peningkatan institusi di kemudian hari.

Acara pembukaan oleh Koordinator Kopertis VIII, Prof. Dasi Astawa, “Mantapkan SPMI, jadikan Ibu/Bapak sekalian sebagai episentrum untuk kemajuan PT masing-masing. Ibu/Bapak harus bertransformasi untuk kebaikan PT Bapak Ibu sekalian,” tegas Dasi Astawa. Ada 3 (tiga) kunci keberhasilan PT yaitu: satu, Leadership dari pimpinan; dua,  Komitmen/Sinergi pimpinan PT dan Yayasan; dan, tiga Integrated System, yaitu adanya sistem yang terintegrasi dalam institusi yang akan memudahkan pengelolaan organisasi,“ ujar Dasi.

Workshop hari pertama diisi dengan paparan Kebijakan Nasional SPM Dikti oleh Prof. Sadra Dharmawan, dilanjutkan dengan paparan Kebijakan Nasional SPMI oleh Prof. Tirza Hanum. Selanjutnya, paparan dari Prof. Hartanto Nugroho mengisi dengan paparan tentang Standar.

Peserta dibagi dalam 3 (tiga) kelompok yaitu Kelompok Pendidikan, Kelompok Penelitian, dan Kelompok  Pengabdian Kepada Masyarakat. Kelompok Pendidikan dengan fasilitator pusat Prof. Sadra dan fasilitator wilayah Untari, Kelompok Penelitian dengan fasilitator pusat Prof. Tirza Hanum dan fasilitator wilayah Ida Ayu, dan Kelompok Pengabdian dengan fasilitator pusat Prof. Hartanto Nugroho dan fasilitator wilayah Prof. Kardana. Seluruh fasilitator merupakan para pakar di bidangnya dari berbagai perguruan tinggdi di Indonesia.

Seluruh kelompok melaksanakan kertas kerja yang sama yaitu Dokumen Standar dan Manual mulai dari Manual Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan. Yang membedakan adalah pada dokumen standar dan manual, sesuai dengan nama kelompoknya yaitu, Dokumen Standar dan Manual Pembelajaran untuk Kelompok Pendidikan, Dokumen Standar dan Manual Penelitian untuk Kelompok Penelitian dan Dokumen Standar dan Manual Pengabdian Kepada Masyarakat untuk Kelompok Pengabdian.

Kegiatan selanjutnya adalah pembuatan dokumen dengan paparan dari masing-masing kelompok selama 10 menit dan diikuti dengan diskusi peserta dan fasilitator. Diharapkan para peserta dapat menerapkan hasil yang didapat pada institusi masing-masing. (haz/penjamu/Editor/HKLI)