Home » Berita

Workshop Penyusunan Dokumen SPMI di Kopertis Wilayah I Sumatera Utara

30/11/2016

Medan – Belmawa. Direktorat Penjaminan Mutu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen. Belmawa) bekerjasama dengan Kopertis Wilayah I menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Medan (24-25 November 2016). Hadir dalam workshop ini Koordinator Kopertis I Prof. Dian Armanto dan Kepala Seksi Revitalisasi Program, Masluhin Hajaz. Fasilitator Pusat Prof. Johannes Gunawan, Prof. Bernadette M. Waluyo, dan Prof. Tirza Hanum, dan fasilitator wilayah yang turut mendukung kegiatan ini adalah Prof. Dadan, Dr. Nyimas, dan Dr. Yan Hendra.

Workshop diikuti oleh 85 peserta dari berbagai perguruan tinggi swasta (PTS) di Wilayah Sumatera Utara, antara lain: Universitas Simalungun, Universitas Quality, Universitas Prima Indonesia, Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah, Universitas Katolik Santo Thomas, Universitas Islam Sumatera Utara, dan lain-lain.

Masluhin Hajaz mengatakan dalam laporan dan sambutannya, “Worskhop ini merupakan batch ketiga setelah di Jakarta dan Bali, dan akan diakhiri nantinya di Kopertis Wilayah II Palembang. Kurang lebih ada 80an peserta yang mengikuti workshop kali ini, dimana sebagian besar peserta dari Program Studi (Prodi) dengan akreditasi C dengan harapan setelah kegiatan ini dapat mengimplementasikan SPMI di Prodi dan institusi masing-masing, dan ke depannya diharapkan memiliki budaya mutu untuk meningkatkan akreditasi Prodi masing-masing menjadi B sehingga target Rencana Strategis Ditjen. Belmawa sejumlah 12.000 Prodi unggul dapat tercapai,” jelas M. Hajaz.

Acara sambutan sekaligus pembukaan oleh Koordinator Kopertis Wilayah I, Prof. Dian Armanto, “Ada 248 PTS dan 1.016 prodi di Kopertis Wilayah I, dan diantaranya 453 terakreditasi C,“ Papar Dian Armanto. Koordinator Kopertis Wilayah I juga menyampaikan agar para peserta bersungguh-sungguh mengikuti worskshop dimana diharapkan hasilnya dapat bermanfaat bagi perguruan tinggi masing-masing utamanya bisa meningkatkan akreditasi Prodi dan institusinya.

Workshop hari pertama diisi dengan paparan Kebijakan Nasional SPM Dikti oleh Prof. Johannes Gunawan, dilanjutkan dengan paparan Kebijakan Nasional SPMI oleh Prof. Bernadette M. Waluyo. Paparan siang hari setelah Sholat Jumat oleh  Prof. Tirza Hanum yang mengisi dengan paparan tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).

Sesi selanjutnya peserta dibagi dalam 3 kelompok yaitu Kelompok Pendidikan, Kelompok Penelitian, dan Kelompok  Pengabdian Kepada Masyarakat. Kelompok Pendidikan dengan fasilitator pusat Prof. Johannes Gunawan dan fasilitator wilayah Yan Hendra, Kelompok Penelitian dengan fasilitator pusat Prof. Bernadette dan fasilitator wilayah Dadan Ramdan, dan Kelompok Pengabdian dengan fasilitator pusat Prof. Tirza Hanum dan fasilitator wilayah Nyimas Yanqoritha.

Seluruh kelompok melaksanakan kertas kerja yang sama yaitu Dokumen Standar dan Manual mulai dari Manual Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan. Yang membedakan adalah pada dokumen standar dan manual, sesuai dengan nama kelompoknya yaitu, Dokumen Standar dan Manual Pembelajaran untuk Kelompok Pendidikan, Dokumen Standar dan Manual Penelitian untuk Kelompok Penelitian dan Dokumen Standar dan Manual Pengabdian Kepada Masyarakat untuk Kelompok Pengabdian.

Setiap penyusunan dokumen standar dan  manual dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing kelompok selama 10 menit dan diikuti dengan masukan dan tanya jawab dari fasilitator dan peserta workshop. File perbaikan dokumen setelah diskusi diserahkan kepada panitia untuk selanjutnya didistribusikan kepada seluruh peserta.

Acara diakhiri dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan peserta dan pembagian sertifikat kepesertaan secara simbolis dan diikuti dengan penutupan secara resmi oleh Kepala Sub Direktorat Penguatan Mutu, Antari W. Mawarti. (haz/penjamu/Editor/HKLI)