Home » Berita

Pendampingan Audit Mutu Internal di Politeknik Negeri Cilacap

12/10/2016

Cilacap – Belmawa (7/10/2016). Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi terutama untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Baru, Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Mutu Internal untuk PTN Baru. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia termasuk penyebarluasan implementasi audit internal perguruan tinggi di PTN Baru.

Politeknik Negeri Cilacap termasuk PTN Baru yang menerima kegiatan pendampingan, yang dilaksanakan pada Jum’at, 7 Oktober 2016. Tim Direktorat Penjaminan Mutu hadir dengan fasilitator pusat Prof. Hartanto Nugroho dan Dr. I Gde Nyoman Merthayasa (Tim Pengembang SPMI), serta fasilitator wilayah Abdul Haris, M.T. , yang didampingi oleh  Octa Nugroho, Kasi Peningkatan Mutu, Direktorat Penjaminan Mutu.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Soedihono, Direktur Politeknik Negeri Cilacap (PNC), M. Yusuf, Wakil Direktur PNC, Bayu Aji, Kepala Pusat Penjaminan Mutu PNC, para Kepala Program Studi dan dosen. Dalam sambutannya, Soedihono menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan status negeri baru kepada PNC pada tanggal 6 Oktober 2014 sebagai PTN Baru dan terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh PNC, diantaranya adalah dosen dan tenaga kependidikan yang ada masih terbatas dan dalam status proses peralihan menjadi PNS. Walaupun demikian, Soedihono yang bertugas sebagai pimpinan PNC sejak 2012 berupaya keras untuk membangun dan mengembangkan kapasitas PNC menjadi politeknik handal, baik secara kelembagaan dan organisasi, sumber daya manusia serta penjaminan mutunya. Cilacap1

Dari diskusi pendampingan audit mutu internal yang dilakukan, diketahui bahwa PNC telah melaksanakan kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internasl (SPMI), namun masih harus berupaya menyempurnakannya. Audit mutu telah dilaksanakan secara periodik 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun yang dilakukan oleh 6 (enam) auditor Audit Mutu Internal (AMI) maupun International Organization for Standardization (ISO). Pimpinan PNC sangat memperhatikan peningkatan dan keberlanjutan AMI sebagai persiapan pergantian pimpinan institusi, namun karena masa jabatan direktur tinggal 2 (dua) tahun lagi, maka perlu dipikirkan strategi yang tepat sehingga budaya mutu tetap meningkat secara berjenjang dan berlanjut.

Diskusi diakhiri dengan perumusan dan penyerahan rekomendasi dari tim Direktorat Penjaminan Mutu yang diwakili oleh Prof. Hartanto Nugroho kepada Direktur PNC. Kegiatan Pendampingan Mutu untuk PTN Baru diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan buku-buku SPMI dan AMI sebagai bahan untuk menanamkan budaya mutu di PNC kelak.(oct/hz/Editor/HKLI)