Home » Berita

Uji Kompetensi Dorong Profesionalitas Lulusan Ners

28/09/2016

Makassar – Belmawa. Akhirnya pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa (UKOM) Ners kembali digelar secara serentak di berbagai TUK yang tersebar di Universitas Negeri/Swasta. Tidak terkecuali di Universitas Muslimin Indonesia (UMI) Makasar. Bertempat di ruang CBT Fakultas Kedokteran UMI, UKOM Ners berjalan dengan baik dan lancar tanpa ditemukan pelanggaran. Jumlah keseluruhan peserta sebanyak 531 orang ini berasal dari 4 (empat) STIKES dan satu Universitas. Universitas yang didirikan sejak tahun 1954 ini menyelenggarakan UKOM Ners dalam 6 sesi dari Sabtu hingga Senin (24-26 September 2016). Di Makasar sendiri, terdapat beberapa tempat TUK yang diberi kewenangan selenggarakan UKOM, seperti Universitas Hasanudin dan STIKES NANI.

Ditemui di sela-sela pelaksanaan UKOM, Hj. Murtini SKM, M.Kes,  Ketua Prodi Keperawatan menyampaikan peserta yang ikut  dari UMI hanya 53 orang namun dari luar lebih dari 450 sehingga jumlahnya menjadi 538 orang. “Pada pertama kali kami ikut UKOM Ners, yang lulus hanya 37% lalu kami minta dosen-dosen untuk memberikan bimbingan kepada mereka 2 bulan sebelum UKOM lalu  try out dilakukan seperti yang diujikan di CBT. Baru satu angkatan yang lulus, dengan prosentase 37% dari 95 peserta. Kami baru meluluskan tiga angkatan. Untuk ujian ini, UMI mengikutsertakan  52 orang. Mudah-mudahan bisa lulus semua,” ujar Murtini dengan penuh optimisme.

Aris Junaidi, Direktur Penjaminan Mutu, Ditjen Belmawa, Kemenristekdikti ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa dengan adanya UKOM diharapkan mutu lulusan tenaga-tenaga profesi tersebut dapat terjamin dan terstandar secara nasional. “UKOM sebagai salah satu upaya penjaminan mutu lulusan mengarahkan implementasi kurikulum dan dasar proses pembinaan mutu pendidikan bidang kesehatan bagi kementerian,”  ujarnya.

Retno Rahayu, Kasubdit Penjaminan Mutu, Ditjen Belmawa menyampaikan bahwa untuk UKOM bidang keperawatan, kebidanan dan Ners, saat ini masih dalam tahap awal untuk implementasi uji kompetensi sebagai exitUKOM Ners di UMI MAkassar exam secara penuh sesuai amanah UU No.36/2014 tentang Tenaga Kesehatan dan UU No.38/2014 tentang Keperawatan. Uji kompetensi diselenggarakan secara nasional 2 kali dalam 1 tahun dengan menggunakan 2 jenis uji, yaitu uji pilihan jamak/multiple choice questions (MCQ) menggunakan komputer (Computer Based Test/CBT) untuk profesi Ners. Peserta yang lulus uji kompetensi nasional mendapatkan sertifikat kompetensi bagi lulusan pendidikan vokasi atau sertifikat profesi bagi lulusan pendidikan profesi. Jumlah peserta dari tahun ke tahun cenderung meningkat.

“Semoga para peserta Ners yang ikut Uji Kompetensi berhasil semua dan menerima sertifikasi kompetensi yang nantinya akan dapat digunakan untuk mendapatkan “Surat Tanda Registrasi” dari Dinas Kesehatan, sebagai perwujudan dari Permenkes No. 148 tahun 2010”, Ujar Maria Astrid, Panitia Pusat yang bertugas di UMI.  (AS/Editor/HKLI)