Home » Berita

SPMI Sebagai Langkah Awal Mutu PTN Baru

21/09/2016

Manado – Belmawa. Direktorat Penjaminan Mutu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan melaksanakan batch terakhir Tahun Anggaran 2016 kegiatan bertajuk Sosialisasi dan Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Baru di Manado, 15 -16 September 2016. Sebagian besar peserta berasal dari PTN Baru Indonesia Bagian Timur yang dinegerikan pada periode 2014 – 2015.

Acara dibuka oleh Kepala Sub Direktorat Penguatan Mutu, Antari W. Mawarti didampingi Kepala Seksi Revitalisasi Program, Masluhin Hajaz; dan Kepala Seksi Penguatan Mutu, Octa Nugroho.  Dalam sambutan sekaligus pembukaannya, Antari mengharapkan agar peserta PTN Baru bersemangat dan bersedia membantu menyebarkan dan menerapkan SPMI di perguruan tinggi masing-masing dan sekitarnya. “Sebagai perguruan tinggi baru malah seharusnya lebih mudah memulai membudayakan mutu dengan menerapkan SPMI sebaik-baiknya di perguruan tinggi Bapak/Ibu sekalian,” harap Antari.

Pelatihan diikuti 55 peserta dari PTN baru antara lain: Universitas Timor, Universitas Sulawesi Barat, Politeknik Negeri Bengkalis, Politeknik Negeri Fakfak, Politeknik Negeri Nusa Utara, Institut Seni Budaya Tanah Papua, Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Politeknik Negeri Batam, dan Universitas Sembilanbelas November Kolaka.

Sosialisasi dan Workshop akan berlangsung selama 2 (dua) hari. Acara hari pertama, terdiri dari pleno dengan materi paparan-paparan dari para fasilitator, dan pada hari ke-2 peserta dibagi dalam 4 (empat) kelompok untuk mendapatkan pendalaman materi dan paparan rencana kegiatan pelaksanaan SPMI di masing-masing institusinya. Pada hari pertama, paparan diawali oleh Dr. I Gde Nyoman yang membawakan materi Kebijakan Nasional SPM Dikti, dilanjutkan paparan Prof. Bambang Suryoatmono tentang Kebijakan SPMI, paparan Kebijakan SPME oleh Prof. Moses L. Singgih, dan paparan Kebijakan Evaluasi Mutu Internal oleh Prof. Tirza Hanum. Sementara paparan tentang Kebijakan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) disampaikan oleh Dr. I Gde Nyoman dan setiap sesi paparan diakhiri dengan tanya jawab.manado SPMI

Hari kedua peserta dibagi dalam 4 (empat) kelompok. Sesi pagi masing-masing kelompok diberikan waktu selama 2 jam untuk berdiskusi kelompok didampingi seorang fasilitator untuk membuat paparan kelompok. Pada sesi paparan, setiap kelompok diberikan kesempatan paparan materi rencana pelaksanaan SPMI dari masing-masing institusi selama 20 menit termasuk tanya jawab dan tanggapan dari para fasilitator. Acara ditutup oleh Kasubdit Penguatan Mutu, Antari W. Mawarti dan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepesertaan kepada perwakilan kelompok diskusi. (hz/Editor/HKLI)