Home » Berita

Direktorat Penjaminan Mutu Belmawa Fasilitasi Pelatihan Calon Pelatih SPMI di Lombok

31/08/2016

Lombok – Belmawa. Direktorat Penjaminan Mutu Ditjen Belmawa terus berupaya meningkatkan mutu Pendidikan Tinggi melalui pelatihan bertajuk Pelatihan Calon Pelatih SPMI dengan mencetak Pelatih Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Hal ini sesuai dengan  amanat UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

“Seluruh perguruan tinggi di Kopertis VIII menyambut baik adanya Pelatihan Calon Pelatih SPMI di Wilayah Timur ini, dengan harapan agar mutu pendidikan tinggi di Wilayah Timur segera bisa setara dengan wilayah lain,” ungkap Prof. I Nengah Dasi selaku Koordinator Kopertis VIII saat memberikan sambutannya. Astawa menambahkan, “Ada 753 prodi aktif dan baru 521 yang terakreditasi di wilayahnya. Enam diantaranya terakreditasi A, 198 terakreditasi B, dan sisanya 317 terakreditasi C.”

Pelatihan Calon Pelatih (ToT) SPMI kali ini dilaksanakan di Kota Mataram NTB pada tanggal 24-26 Agustus 2016. Kegiatan ini diikuti 34 peserta berasal dari Wilayah Timur, antara lain dari Kopertis VIII, Kopertis XII (Maluku dan Maluku Utara), Kopertis XIV (Papua dan Papua Barat), dan sebagian kecil dari kopertis lain sebagai peserta tambahan. Kasubdit Penguatan Mutu, Antari W Mawarti pimpin pelatihan ini dengan didampingi Kasi Revitalisasi Program, Masluhin; Kasi Peningkatan Mutu, Octa Nugroho; serta Koodinator Kopertis VIII, Prof. Nengah Dasi Astawa.

Pelatihan berlangsung selama 3(tiga) hari dengan fasilitator Tim Pengembang Pusat SPMI antara lain : Prof. Nyomana Sadra Dharmawan, Prof. Hartanto Nugroho, Prof. Tirza Hanum, dan Dr. Setyo Pertiwi. Agenda hari pertama: Paparan Kebijakan SPM Dikti, Kebijakan SPMI, Kebijakan SPME, dan Kebijakan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti), Kebijakan Evaluasi Melalui Audit Mutu Internal. Khusus untuk Kebijakan SPME dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi dibawakan langsung oleh narasumber BAN-PT, Prof. Mansyur Ma’ruf dan Sdr. Naser dari PD Dikti. Hari kedua diisi dengan latihan pembuatan standard-standar sesuai dengan SN Dikti diakhiri dengan tugas praktik pembuatan dokumen standard dan paparan hasilnya secara individual. Hari ketiga pelatihan diakhiri dengan penyampaian Kode Etik Fasilitator.

Direktur Penjaminan Mutu, Prof. Aris Junaidi yang hadir dalam acara penutupan pelatihan, menyerahkan  sertifikat  secara simbolis kepada  2 orang peserta terbaik dari Kelas A yaitu Wiwid Wiediartini (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya) dan Ni Ketut Elly Sutrisni (Undiknas) dari Kelas B. Pelatihan secara resmi ditutup oleh Direktur Penjaminan Mutu dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (HZ/editor/HKLI)