Home » Berita

Diseminasi SPMI di Kopertis Wilayah IX

18/08/2016

Kendari – Belmawa. Pelaksanaan Diseminasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari (15-8-2016) merupakan lanjutan kegiatan diseminasi yang sama di perguruan tinggi (PT) di seluruh Indonesia. Acara Diseminasi SPMI di Kopertis Wilayah IX ini diawali dengan paparan oleh Kepala Sub Direktorat Pengembangan Sistem Mutu, Dr. Syahrul Aminullah, yang menyampaikan tentang kebijakan pengembangan sistem mutu dan program kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2016.

Selanjutnya, sambutan sekaligus pembukaan acara diseminasi oleh Rektor UM Kendari, Mohammad Nur, SP, Msi, yang menyampaikan rasa terimakasihnya atas kepercayaan yang diberikan sebagai penyelenggara diseminasi SPMI untuk wilayah IX dan berharap agar dapat diikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian Ristekdikti di masa yang akan datang.

Koordinator Kopertis Wilayah IX, Dr. Hawignyo, MM. menyampaikan bahwa di Kopertis Wilayah IX terdapat 1.200 Program Studi yang sebagian besar masih berakreditasi C, hanya beberapa yang telah berakreditasi B. Hal ini terjadi karena adanya permasalahan antara Yayasan PT dengan Rektor PT tersebut, dimana permasalahan tersebut seharusnya tidak harus terjadi jika telah sama-sama memahami SPMI dengan baik, selain itu juga masalah kekurangan dosen pengajar di PT.

Sebagai pokok acara, Fasilitator SPMI Pusat, Prof. Dr. Tirza Hanum menyampaikan bahwa diseminasi SPMI sangat penting untuk memberi inspirasi pada setiap PT tentang apa, mengapa, siapa, dimana, bilamana dan bagaimana melaksanakan penjaminan mutu di PT, dan agar setiap PT menyadari bahwa tanggung jawab mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di PT tersebut tidak lagi sepenuhnya di tangan pemerintah, melainkan di tangan perguruan itu sendiri.Diseminasi SPMI

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Intan Ahmad memberikan pengarahan dan menyampaikan program dan kegiatan di Direktorat Penjaminan Mutu yang terkait dengan SPMI yang bertujuan agar PT dapat meningkatkan mutu pendidikan tingginya, mutu itu merupakan sesuatu yang abstrak, jadi tidak sekedar dibuat saja akan tetapi harus diimplementasikan, setelah itu baru dapat dilihat hasilnya melalui lulusannya.

Selanjutnya, Dr. Gentur Sutapa yang juga Fasilitator SPMI Pusat menyampaikan materi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti). Kemudian dilanjutkan oleh Prof. Ki Supriyoko, dari BAN-PT yang menyampaikan Sistem Penjaminan Mutu Ekternal (SPME). Dari Pusat Data dan Informasi, Kemenristekdikti, yang diwakili oleh M. Taufik menjelaskan mengenai Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti).

Sebelum menutup acara Diseminasi SPMI, Aris Junaedi menyampaikan bahwa acara ini merupakan salah satu dari 5 (lima) fokus kegiatan yang menjadi agenda tahun 2016, yakni Diseminasi SPMI, Bimbingan Teknis SPMI, Klinik SPMI, Pelatihan Auditor Internal dan Training of Trainers (TOT) SPMI. Selanjutnya untuk tahun 2017 akan dilakukan hibah kepada Kopertis untuk melaksanakan Diseminasi SPMI di wilayahnya dan PT Asuh dimana PTN dan PTS yang telah mempunyai kemampuan dalam melaksanakan SPMI akan mengasuh PT di wilayahnya mengenai Sistem Penjaminan Mutu. (Susis/MGEditor/HKLI)