Home » Berita

Audit Mutu Internal untuk Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

16/08/2016

Surakarta – Belmawa. Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi kembali menyelenggarakan Pelatihan Auditor Internal Bersertifikat pada Rabu – Sabtu, 10 – 13 Agustus 2016 di Surakarta. Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian acara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HAKTEKNAS) ke-21 yang pada tahun 2016 ini dipusatkan  di Surakarta.

Acara ini diselenggarakan untuk melatih auditor mutu internal perguruan tinggi (PT) yang siap melakukan audit mutu internal di masing-masing PT dan PT lain di sekitarnya dalam rangka pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti).

Tujuan Audit mutu internal bukan untuk mencari-cari kesalahan pihak teraudit, namun untuk mencocokan kesesuaian antara standar pendidikan tinggi yang ditetapkan oleh PT dengan kenyataannya di lapangan, dan dimaksudkan pula untuk mencari peluang-peluang bagi peningkatan mutu internal masing-masing program studi. Hal ini untuk pencapaian mutu sesuai harapan seluruh pemangku kepentingan pendidikan tinggi sesuai dengan Undang-Undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi khususnya Pasal 52, ayat 2 “Penjaminan mutu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar pendidikan tinggi.” Dan Evaluasi sebagaimana dimaksud pada Pasal 52 ayat 2 UU Dikti di atas dapat dilakukan dengan evaluasi diagnostik, evaluasi formatif, evaluasi sumatif serta Audit Mutu Internal (AMI).

Acara dibuka oleh Kepala Sub Direktorat Penguatan Mutu, Antari W. Mawarti yang dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa Pelatihan AMI diikuti oleh 64 peserta dari berbagai PT di Indonesia yang merupakan peserta lulus pada pelatihan ToT SPMI di 3 batch sebelumnya yaitu di Semarang, Jakarta dan Makassar. Peserta pelatihan AMI diharapkan menjadi auditor mutu internal dan ditunjuk dengan surat pengangkatan dari pimpinan PT masing-masing.

Acara diisi dengan presentasi yaitu teori Audit Mutu Internal,  teori Perencanaan Audit Internal, teori Pelaksanaan Audit Internal,  dan teori Penyusunan Laporan Audit oleh para fasilitator Tim Pengembang Fasilitator SPMI Pusat yang terdiri dari para ahli di bidangnya dari berbagai perguruan tinggi, yaitu Prof. Gentur Sutapa dari Universitas Gajah Mada (UGM), Prof. Setyo Pertiwi dari Universitas Borneo Tarakan, Prof. Tirza Hanum dari Universitas Lampung, Prof. Nyoman Sadra dari Universtias Udayana, Prof. Lilik Soetiarso dari UGM, dan Prof. Kusminarto dari UGM. Selain melakukan desk audit (audit dokumen), peserta yang dibagi dalam 10 kelompok juga melakukan audit di lapangan dengan melakukan visitasi ke sejumlah program studi di Universitas Muhammadyah Surakarta antara lain prodi Pendidikan Matematika, Geografi, Farmasi, Keperawatan, PGSD, Gizi, Arsitektur, Psikologi, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Dalam sambutan sebagai mengawali acara pelatihan, Prof. Gentur Sutapa menyampaikan bahwa auditor ini berbeda dengan auditor-auditor lain, auditor mutu internal adalah mencari ruang-ruang untuk meningkatkan kualitas. “Temuan-temuan audit mutu internal harus dilaksanakan bila perguruan tingginya ingin maju dan meningkat mutunya,” demikian ujar Gentur Sutapa. (MG/Haz/Editor/HKLI)