Home » Berita

Kopertis IX Wilayah Sulawesi Sambut Baik ToT SPMI Batch Makassar

26/07/2016

“Saya menyambut baik adanya pelatihan SPMI di wilayah Sulawesi, saya yakin kegiatan ini sangat bermanfaat dan saya berharap agar  hasilnya bisa ditularkan kepada yang lain. Di Kopertis IX ada 369 PTS  dan 353 diantaranya PTS aktif,” papar Andi Niartiningsih selaku koordinator Kopertis IX dalam kata sambutan sekaligus pembukaan ToT SPMI batch Makassar.

Pelatihan calon pelatih (ToT) SPMI kali ini diselenggarakan di Makassar diikuti 30 peserta dari beberapa perguruan tinggi di Sulawesi dan 2 dari luar Sulawesi, antara lain dari Universitas Islam Makassar, Universitas Bosowa, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) LAN Makassar, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STTP) Gowa, Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado, Politeknik Negeri Bali, Universitas Internasional Batam, Sekolah Tinggi teknologi Kelautan Balik Diwa Makassar, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Akper Baramuli Airmadidi, Universitas Muhammadiyah Pare-Pare, Universitas Hasanuddin, Universitas Tadulako, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Halu Oleo, UIN Alauddin Makassar, dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pare-pare.

Kegiatan ToT SPMI di Makassar dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 19-21 Juli 2016 bertempat di Hotel Aryaduta Makassar, kegiatan dibuka oleh Koordinator Kopertis IX, Andi Niartiningsih dan dihadiri oleh Kepala Subdit Penguatan Mutu Direktorat Penjaminan Mutu Ditjen Belmawa, Antari W. Mawarti serta Kasi Revitalisasi Program, Masluhin Hajaz dan Kasi Peningkatan Mutu, Octa Nugroho.

Sebagaimana ToT SPMI sebelumnya, pelatihan dibimbing oleh beberapa fasilitator dari Tim Pengembang SPMI Pusat, antara lain Prof. Johannes Gunawan, Prof. Bernadette, Prof.  Moses L Singgih, dan Prof. Bambang Suryoatmono. Untuk melengkapi pengetahuan para peserta pelatihan, materi tentang Kebijakan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi dan Kebijakan Nasional SPME (Akreditasi) dipaparkan langsung dari narasumber  terkait yaitu dari BAN-PT  dan Pusdatin Kemenristekdikti. Prof. Natsir Nessa dari BAN-PT dengan judul “Konsep Dasar dan Kebijakan Akreditasi BAN-PT” dan Wawan Gunawan (Kepala Bidang PDDikti) dengan judul “Pangkalan Data Pendidikan Tinggi”.

Pelatihan diakhiri dengan post test dan penyerahan secara simbolis piagam kepesertaan kepada 2 orang peserta dengan nilai tertinggi, untuk Kelas A yaitu Prof. Dr. Guntur Yusuf, MS dari Universitas Islam Makassar dan dan Kelas B yaitu Dr. Anshari Shafar, M.Sc. dari Universitas Tadulako.

Sebelum penutupan, peserta diminta memberikan feedback penyelenggaraan pelatihan dengan mengisi kuesinoner secara online. “SPMI sangat penting bagi perguruang tinggi, sebaiknya sosialisasi bentuk sosislisasi dilanjutkan dalam bentuk pelatihan teknis tentang penyusunan dokumen dan segala perangkatnya. Kemudian diperjelas kapan BAN PT akan mulai menerapkan sistem evaluasi sesuai SPMI,” tulis salah seorang peserta. (haz/editor/HKLI)