Home » Berita

Diseminasi SPMI di Wilayah Kopertis XII

25/07/2016

Ambon – Belmawa. “Di Wilayah Kopertis XII belum ada PTS yang mempunyai Prodi berakreditasi A. Untuk B pun masih sekitar kurang lebih 50%”, demikian Dr. Zainuddin Notannubun, M.Pd., Koordinator Kopertis Wilayah XII (Maluku, Maluku Utara) dalam kata sambutannya pada pembukaan Diseminasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Ambon (22/7-2016). Selanjutnya disampaikan pentingnya pelaksanaan diseminasi SPMI ini karena SPMI merupakan media bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk saling berkomunikasi mengenai mutu dan kualitas PTS dan menjadi tugas bersama untuk mencapai yang lebih baik lagi terutama untuk membenahi kekurangan-kekurangan yang ada di masing-masing PTS.

Diseminasi SPMI di Ambon ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang pada bulan Juli ini dilaksanakan di Wilayah Kopertis XII (Maluku dan Maluku Utara).

Bertempat di Ruang Serbaguna Kopertis Wilayah XII, acara Diseminasi SPMI dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan Laporan Panitia penyelenggara Dr. Syahrul Aminullah, Kasubdit. Pengembangan Sistem Mutu, Ditjen Belmawa yang menyampaikan tujuan diselenggarakannya Diseminasi SPMI yaitu untuk mensosialisasikan atau mendiseminasikan SPMI ke PTS-PTS. “Diseminasi SPMI dimaksudkan agar PTS yang belum mengenal dan mengetahui arti pentingnya SPMI akan memahami bahwa SPMI merupakan kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi yang harus dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi yang secara otonom dan mandiri guna mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan”, demikian ujar Syahrul Aminullah.Diseminasi Ambon

Dalam acara Diseminasi SPMI disampaikan beberapa pokok bahasan, dimulai dengan Kebijakan Direktorat Penjaminan mutu yang disampaikan oleh Dr. Syahrul Aminullah Direktur Penjaminan Mutu. Dilanjutkan oleh fasilitator pusat, Prof. Dr. Lilik  Sutiarso dan Dr. I Gede Nyoman Merthayasa yang menyampaikan materi Diseminasi SPMI antara lain: Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti), SPMI, Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti). Kemudian, Prof. Dr. Mansyur Ramly, Ketua BAN-PT menyampaikan Sistem Penjaminan Mutu Ekternal (SPME), sedangkan dari Pusat data dan Informasi, Kemenristekdikti yang disampaikan oleh Taufik menyampaikan mengenai Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.

Selanjutnya acara diskusi dan tanya-jawab yang berlangsung cukup semangat dan aktif. Kesan dan Pesan dari peserta antara lain bahwa kegiatan diseminasi ini sangat berguna dan berharga bagi peserta dan PTS yang diwakilinya, karena SPMI ini memang kewajiban dan harus dilaksanakan dengan baik dan merupakan acuan untuk mencapai akreditasi PTS yang diharapkan. (Susis/Editor/HKLI)