Home » Berita

Pemuda Sebagai Pondasi Mempererat Kesatuan ASEAN pada AUG ke-18

13/07/2016

Singapura – Belmawa. Beda negara, beda cara penyelenggaraannya. Itulah tepatnya penyelenggaraan the 18th ASEAN University Games (AUG) di Singapura. The 18th AUG akan berlangsung sejak 9 Juli dan berakhir pada 19 Juli 2016 di Nanyang Technlogical University (NTU) Singapura. Berbeda dari biasanya, dimana upacara pembukaan even olahraga diselenggarakan di ruang terbuka dengan seluruh model acara bergaya sporty, AUG ke-18 di Singapura diselenggarakan di ruang tertutup yaitu di Auditorium di area kompleks NTU yang asri, dan bergaya ‘resmi’ dengan jas dan dasi dari tuan rumah penyelenggara. Namun demikian semuanya berjalan dengan rapih dan berlangsung cukup meriah.

Dengan mengangkat tema Celebrating Diversity and Unity (Merayakan Keanekaragaman dan Kesatuan) dan dipandu oleh 2 (dua) mahasiswa sebagai pembawa acara, upacara pembukaan AUG ke-18,  tgl. 10 Juli 2016 dimulai. Acara diawali dengan menampilkan NTU Chinese Orchestra, NTU Philharmonic Band, dan grup dari Singapore Institute Technology (SIT). Masing-masing grup musik membawakan 2 (dua) lagu dengan keunikan tersendiri. NTU Chinese Orchestra dengan alat musik kecapi dan sitar, NTU Philharmonic dengan berbagai jenis alat musik tiup klarinet, dan SIT dengan menggunakan kotak kayu yang dipukul, ditabuh atau diketuk sudah menghasilkan instrumen musik perkusi.

Perkenalan tiap delegasi sebagai pengganti acara defile dilakukan dengan mengundang perwakilan delegasi untuk berjalan menuju podium diikuti olehAUG Games1 sukarelawan yang membawa bendera negara masing-masing menuju panggung. Delegasi the 18th AUG terdiri dari 11 anggota negara-negara ASEAN, yaitu Brunei Darussalam, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, Timor Leste, Vietnam, dan Singapura, dengan jumlah lebih dari 1.500 atlet dan official, untuk 173 pertandingan dari 16 cabang olahraga yang ditempatkan di 9 venue di Singapura.

Dalam sambutannya, Dr. Tan Eng Liang, Chairman of the Organising Committee and Vice President of the Singapore National Olympic Council mengatakan, “Keberhasilan Olimpiade tidak hanya tergantung pada medali dan hasil, tapi dari suatu persahabatan yang baru dibuat dan kenangan yang tidak akan terlupakan”.  Dr. Tan, yang juga menjadi ketua pada 2 (dua) event sebelumnya di Singapura melanjutkan, “Saya sudah menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa selama 20 tahun terakhir dalam hal skala pertandingan dan tontonan. Saya juga tersentuh oleh emosi dan semangat dari atlet yang bersaing, dan mencoba memberikan yang terbaik untuk memenangkan medali. Saya juga terkesan dengan antusiasme dan komitmen dari ribuan sukarelawan. Pesan saya hanya satu, yaitu bagaimana agar semua peserta mendapatkan pengalaman yang mengesankan selama bertanding”. Disampaikan pula bahwa ajang AUG dapat dijadikan sebagai pondasi untuk generasi penerus mempersatukan ASEAN di masa depan.

Selanjutnya Mr. Ong Ye Kung, Acting Minister for Education (Higher Education and Skills) & Senior Minister of State, Ministry of Defence menyampaikan bahwa tujuan AUG dimaksudkan untuk mempromosikan ASEAN pada generasi muda melalui olahraga, memberikan kesempatan bagi atlet sekolah untuk patokan bakat olahraga mereka di kawasan ASEAN, dan memberikan kesempatan bagi atlet sekolah untuk berinteraksi dan terlibat dalam pertukaran budaya dalam ASEAN. Dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh ketua delegasi dari tiap negara, dan seluruh peserta, Mr. Ong Ye Kung membuka AUG ke-18 diiringi letusan kembang api. (MG/Editor/HKLI)