Home » Berita

Mencetak Pelatih Melalui Pelatihan Calon Pelatih SPMI Batch Jakarta

03/06/2016

Jakarta – Belmawa.  Dalam rangka memenuhi target 100 Pelatih SPMI Tingkat Nasional pada tahun 2016 yang tercantum dalam Permenristekdikti No. 13 Tahun 2015 tentang Renstra Kemenristekdikti, maka Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan serangkaian Pelatihan Calon Pelatih Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada tahun 2016. Pelatihan kali ini berlangsung pada tanggal 31 Mei – 2 Juni 2016 di Jakarta setelah sebelumnya pelatihan yang sama diselenggarakan di Semarang pada awal bulan Mei. Peserta yang lulus dalam pelatihan nantinya diharapkan  dapat menjadi pelatih SPMI di institusi dan wilayahnya masing-masing dan bisa mengikuti pelatihan berikutnya yaitu Pelatihan Auditor Internal.

Dalam sambutan pembukaan, Kasubdit Penguatan Mutu, Antari W Mawarti mengharapkan agar peserta bisa menerapkan SPMI di perguruan tinggi masing-masing dan menjadi agen untuk menyebarkan SPMI di wilayah masing-masing secara berkelanjutan. “Bapak Ibu sekalian setelah lulus pelatihan diharapkan menjadi fasilitator wilayah dan menjadi ujung tombak dalam peningkatan mutu perguruan tinggi di wilayah masing-masing,” harap Antari. Selain memberikan sambutan, Antari juga menyampaikan bahwa acara pelatihan calon pelatih SPMI diikuti oleh 34 peserta dari 17 perguruan tinggi, antara lain: Politeknik Negeri Samarinda, Universitas Mulawarman, Universtas Lambung Mangkurat, STIE Indonesia Banjarmasin, Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak.

Pelatihan berlangsung selama 3 (tiga) hari, acara pada hari pertama dalam bentuk pleno dengan materi: Kebijakan Nasional SPM Dikti oleh Prof. Bambang Suryoatmono, Kebijakan Nasional SPMI oleh Prof. Tirza Hanum, Kebijakan Nasional SPME oleh Prof. Dwi Wahju Sasongko (BAN-PT), Kebijakan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi oleh staf Pusdatin, dan Kebijakan Evaluasi Pelaksananaan Standar SPMI oleh Dr. Gentur Sutapa.  Adapun pada pelaksanaan pelatihan di hari kedua peserta dibagi menjadi dua kelas, kelas A difasilitatori oleh Prof. Bambang Suryoatmaono dan Prof. Tirza Hanum sedangkan kelas B difasilitatori oleh Dr. Gentur Sutapa dan Dr. I Gede N. Merthyasa. Di setiap sesi paparan materi diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab. Selain pendalaman materi, pada hari kedua  peserta mendapat tugas yang berbeda-beda untuk menyusun Perancangan Dokumen SPMI dan selanjutnya memapaparkannya di hadapan fasilitator dan peserta. Pada paparan tugas masing-masing, peserta bisa saling berinteraksi satu dengan yang lain di kelompoknya dengan diskusi dan tanya jawab.  Pada hari ketiga pelatihan disampaikan materi Kode Etik Fasilitator  oleh Dr.  I Gede Nyoman Merthyasa.

Direktur Penjaminan Mutu, Prof. Aris Junaidi, Ph.D. berkenan hadir dan memberikan wejangan kepada para peserta pada sesi penutupan. “Direktorat Penjaminan Mutu memiliki beberapa program nasional terkait peningkatan mutu perguruan tinggi antara lain pelatihan calon pelatih SPMI yang sekarang sedang Bapak/Ibu laksanakan dan jika lulus akan berlanjut ke pelatihan Auditor Mutu Internal,” papar Aris Junaidi.

Acara diakhiri dengan penutupan dengan bacaan hamdalah dan penyerahan sertifikat oleh Direktur Penjaminan Mutu kepada dua perwakilan peserta dengan nilai tertinggi dari Kelas A yaitu Dr. H. A. Oramahi, M.P. dari Universitas Tanjungpura dan Kelas B Abdul Malik,Ph.D dari Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary Banjarmasin.  (hz/editor/HKLI)