Home » Dirjen Belmawa

Dokter Berkompeten dijamin Mutu dengan UKMPPD

21/05/2016

Jakarta – Belmawa. Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UK-MPPD) dengan menggunakan metode ujian berbasis komputer Computer Based Testing (CBT) dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada Sabtu (21/5/2016). Ujian ini tersentral di beberapa kota, seperti Jakarta, Yogyakarta, Padang, Medan, Lampung dan Semarang. Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad menyaksikan pembukaan segel hardisk berisi file soal dan akun peserta dan memberikan dukungan kepada peserta di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (FK UKI) Jakarta. Dalam arahannya, Intan Ahmad menyampaikan kepada peserta Ujian UK-MPPD bahwa ini adalah satu ujung dari perjalanan studi di perkuliahan kedokteran. Untuk menjamin mutu dokter yang kompeten maka ini harus dilakukan.

“Adik-adik sekalian telah banyak mengikuti proses untuk sampai kesini mulai dari kuliah, kemitraan, kemudian untuk menjamin mutu dokter yang kompeten maka pemerintah mengadakan program UK-MPPD. Dan ini merupakan suatu langkah Negara Indonesia yang luar biasa untuk menjamin dokter yg diluluskan adalah dokter yang memiliki mutu yang bagus,” ungkap Intan.

Intan lagi, “ujian adalah sesuatu yang harus kita lewati mulai dari bangku SMA dengan dengan bermacam-macam dinamika dan pastinya sudah terbiasa dengan hal itu. Kalian sudah belajar selama masa pendidikan yang lama jadi jangan menambah beban diri dengan stress yang bertambah. Poin saya seperti ini, saya selalu katakan kepada masiswa, sudah belajar bertahun-tahun, jangan terburu-buru. Kita sudah belajar selama masa kuliah, tutuplah buku dan yakin sudah belajar. Selanjutnya, kerjakan ujian pelan-pelan dan tenang, dalam waktu yang telah disediakan. Kami harap makin banyak yang peserta lulus, makin menunjukan kompeten dokter di Indonesia. Semoga lulusan ini mampu membimbing masyarakat untuk sehat dan sejahtera dan memberikan kontribusi yang besar kepada generasi selanjutnya. Selamat berjuang !”

Walaupun begitu, pendidikan yang baik itu tidak mungkin meluluskan semua orang 100% pada waktu bersamaan.”Itu tidak mungkin, pendidikan yang baik adalah meluluskan orang-orang yang LAYAK untuk lulus, apalagi ini adalah profesi dokter,” Intan Ahmad menekankan. Untuk itu, peserta harus menanamkan rasa percaya diri dan objektif sehingga bisa mengerjakan ujian lebih tenang.

Di samping itu, Dirjen belmawa mengapresiasi FK UKI karena telah memfasilitasi kegiatan ini. Beliau berterimakasih dan mengharapkan proses Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter berjalan dengan lancar.

Di kota terpisah, Sekretaris Direktur Jenderal Pembelajaran Sutrisna Wibawa melakukan monitoring dan evaluasi di Yogyakarta. Sementara itu, Direktur Penjaminan Mutu Aris Junaedi bertugas pula mengawasi pelaksanaan kegiatan ujian ini di Padang. (HKLI/Editor:Febi)