Home » Berita

Ditjen Belmawa: Kualitas Pendidikan Dokter Gigi Diharapkan Meningkat Melalui UKMP2DG

04/05/2016

Bandung – Belmawa.  Pemerintah Indonesia melalui Ditjen Belmawa Kemenristekdikti telah menyelenggarakan  Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Gigi ( UKMP2DG)  serentak di beberapa Universitas yang ditunjuk. “Di Universitas Padjajaran sendiri, terdapat  61 peserta yang berasal dari beberapa universitas yaitu Unpad, Universitas Sriwijaya, Universitas Andalas, Universitas Maranatha dan Universitas Sam Ratulangi manado, diharapkan para peserta dapat lulus dengan nilai maksimal sehingga mereka punya daya saing yang tinggi dalam Masyarakat Ekonomi Asean”.  Demikian disampaikan oleh Prof Dr. Ahmad Syawqie, wakil dekan FKG Unpad Bandung selaku Penanggung Jawab Tempat Uji Kompetensi di Unpad pada 30 April 2016

“Pelaksanaan UKMP2DG kali ini semakin baik dan tertib, UKOM ini salah satu upaya untuk menjaga kompetensi lulusan dokter gigi. Kemristekdikti berupaya untuk selalu meningkatkan kualitas pelaksanaan UKMP2DG.  Dengan jumlah 15 (lima belas) tempat Uji Kompetensi di Perguruan Tingi diharapkan akan dihasilkan lebih banyak lagi dokter gigi yang siap melayani masyarakat”.  Demikian disampaikan Prof Dr Aris Junaidi, Direktur Penjaminan Mutu Ditjen Belmawa ketika dihubungi via whatsapp. Guru besar UGM ini juga berkesempatan melihat secara langsung  UKMP2DG di Universitas Gajah Mada dengan  didampingi Andika Fajar, PhD, Kepala Pusdatin Kemenristekdikti.

Dari data Dit Penjamu Ditjen Belmawa  total peserta  yang ikut UKMP2DG adalah 678 ; 152 CBT; 39 OSCE; 487 OSCE dan CBT.  Kasubdit Kompetensi Lulusan, Rahayu Retno Sunarni dalam keterangan terkait UKOM ini  menyampaikan bahwa Uji Kompetensi Dokter Gigi merupakan ukuran mahasiswa yang berkompeten menjadi profesi dokter gigi. Hasil Uji kompetensi juga dapat menjadi salah satu pertimbangan bahwa program studi penyelenggara telah menuju ke kualitas mutu, dan mendorong perguruan tinggi untuk selalu melakukan evaluasi sehingga dapat memperbaiki prosentasi kelulusan mahasiswanya yang tentunya sejalan dengan menjamin mutu lulusannya.

Ditjen Belmawa bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) telah menyusun UKMP2DG yang mewajibkan semua mahasiswa dokter gigi harus mengikuti Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi (UKMP2DG) untuk menjamin kualitas dokter gigi yang mumpuni. Uji kompetensi ini digunakan sebagai alat uji bagi calon dokter gigi, selain itu juga dapat dijadikan alat ukur kualitas institusi pendidikan dokter gigi. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan  melakukan pembinaan pada institusi pendidikan serta disiplin ilmu yang belum memberikan hasil memuaskan pada uji kompetensi peserta didiknya.

Saat ini Direktorat Penjaminan Mutu Ditjen Belmawa menjadi lembaga yang diamanahkan untuk memfasilitasi uji kompetensi dokter gigi dan menentukan nilai batas lulus yang berhulu pada Standard Setting yang menunjukan peningkatan kualitas lulusan institusi pendidikan dokter gigi. (Abdoels/editor/HKLI)